Lebih dari sepekan yang lalu, laptop baru saya, Dell Inspiron 7460 mengalami masalah kegagalan baterai. Saya tidak tahu bagaimana ini bisa terjadi, namun pada awalnya laptop mulai menunjukkan bahwa baterai tidak bisa diisi, kemudian baterai tidak ditemukan (walau masih bisa digunakan) dan dalam beberapa hari menjadi baterai sama sekali ‘lenyap’.
Karena notebook ini baru saja hanya saya pegang sebulan sejak tiba di tangan saya, maka saya membawanya ke pusat servis resmi Dell di Jogja (Jl. Kol. Sugiyono No.63, Keparakan, Mergangsan, Kota Yogyakarta). Tidak sulit menemukan tempat servis ini karena bersebelahan dengan kantor tempo, dan tidak jauh dari RS Pratama yang baru-baru ini mulai beroperasi.
Kantornya depannya tidak begitu luas, cukup untuk dua petugas penerima klien, dan hanya ada satu petugas di sana. Antrian juga tidak banyak, dan saya dengan segera dilayani.
Saya menyampaikan keluhan saya, dan petugas melalukan sejumlah pemeriksaan awal pada laptop lalu menyimpulkan bahwa memang ada kegagalan pada baterai laptop. Untungnya saya membawa serta kartu garansi dan nota bukti pembelian laptop yang bisa digunakan untuk mengurus garansi.
Laptop untuk keperluan servis ditinggal selama sepekan di Dell, dan baru beberapa hari yang lalu saya ambil. Prosesnya sama, hampir tidak lama. Saya juga pada akhirnya menambah RAM sebesar 8GB (sehingga sekarang total RAM bawaan adalah 12 GB). Karena penambahan RAM tidak termasuk layanan garansi, maka saya dikenakan biaya sebesar Rp 150.000,00. Proses peningkatan RAM ini ditunggu sekitar 10-20 menit, dan langsung bisa selesai saat itu juga.
Saya merasa puas dengan pelayanan di servis senter Dell (mungkin saya juga tidak banyak bertanya, karena setiap penjelasan yang diberikan cukup jelas).
Di akhir kata, saya dijelaskan bahwa ternyata untuk servis garansi Dell, pelanggan sebenarnya cukup menelepon call service yang ada di kartu garansi, dan petugas Dell akan ‘jemput bola’ ke tempat pelanggan. Ah, tahu seperti itu, saya lain kali akan pakai telepon saja, tapi semoga tidak ada kerusakan lagi ke depannya.
Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.
Evaluasi terbaru oleh JECFA (2026) menunjukkan risiko arsenik dalam makanan tidak hanya terkait kanker, tetapi juga penyakit jantung pada dosis lebih rendah. Beras menjadi sumber utama paparan, termasuk di Indonesia, di mana data dari Sulawesi Utara menunjukkan melampaui ambang aman. Perlu ada langkah kehati-hatian dan pembaruan regulasi keamanan pangan.
Leishmaniasis kutaneus dan PKDL adalah dua wajah dari infeksi parasit Leishmania yang ditularkan lalat pasir—jarang ditemukan di Indonesia, namun tetap relevan lewat kasus impor dari personel yang bertugas di kawasan endemik. Artikel ini mengulas gejala, diagnosis banding dengan kusta, dan tata laksana berdasarkan panduan terbaru WHO SEARO
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
4 tanggapan
Fajrian
bagaimana kabar laptopnya sekarang gan ? masih aman ?
Tinggalkan Balasan