yED Graph Editor adalah sebuah aplikasi yang memungkinkan Anda untuk membuat dan mengedit diagram dengan mudah dan cepat. Aplikasi ini tersedia untuk berbagai sistem operasi, termasuk openSUSE. Berikut adalah langkah-langkah untuk menginstal yED Graph Editor pada openSUSE:
Buka terminal dan masuk ke direktori tempat Anda menyimpan file instalasi. Misalnya, jika Anda menyimpannya di folder Downloads, ketik perintah berikut:
cd ~/Downloads
Atau Anda bisa langsung ke direktori penyimpanan dan membuka melalui klik kanan –> open in terminal. Seperti contoh berikut:
Ubah hak akses file instalasi agar dapat dieksekusi. Misalnya, jika nama file instalasi adalah yEd-3.21.1_with-JRE14_64-bit_setup.sh, ketik perintah berikut:
chmod +x yEd-3.21.1_with-JRE14_64-bit_setup.sh
Jalankan file instalasi dengan perintah berikut:
./yEd-3.21.1_with-JRE14_64-bit_setup.sh
Langkah di atas juga bisa diganti dengan klik kanan pada berkas instalasi –> run as program, seperti pada contoh berikut.
Ikuti petunjuk yang muncul di layar untuk menyelesaikan proses instalasi.
Tampilan di komputer Anda mungkin berbeda
Setelah instalasi selesai, Anda dapat menjalankan yED Graph Editor dari menu aplikasi atau dengan perintah berikut:
yed
Pilihan instalasi lain adalah dengan mengakses yEd LIVE di peramban seperti Microsoft Edge atau Google Chrome, kemudian memilih memasangnya sebagai aplikasi desktop.
Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.
Evaluasi terbaru oleh JECFA (2026) menunjukkan risiko arsenik dalam makanan tidak hanya terkait kanker, tetapi juga penyakit jantung pada dosis lebih rendah. Beras menjadi sumber utama paparan, termasuk di Indonesia, di mana data dari Sulawesi Utara menunjukkan melampaui ambang aman. Perlu ada langkah kehati-hatian dan pembaruan regulasi keamanan pangan.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Tinggalkan Balasan