Halo, teman-teman semua! Apa kabar? Semoga sehat dan bahagia selalu, ya. 😊
Om Swastiastu,
Pada kesempatan kali ini, saya ingin menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi bagi Umat Hindu di Indonesia yang jatuh pada Senin, 11 Maret 2024, Tahun Baru Saka ke 1946. Nyepi adalah hari suci yang dirayakan oleh umat Hindu dengan cara menjalani empat brata, yaitu amati geni (tidak menyalakan api atau lampu), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak keluar rumah), dan amati lelanguan (tidak bersenang-senang).
Nyepi adalah hari untuk merenungkan diri, membersihkan pikiran dan hati, serta memperbaharui hubungan dengan Tuhan, sesama, dan alam. Nyepi juga merupakan hari untuk menghormati alam dengan mengurangi polusi dan konsumsi sumber daya. Nyepi adalah hari untuk menemukan kedamaian dan keharmonisan dalam diri kita.
Saya sangat mengagumi umat Hindu yang menjalankan Nyepi dengan penuh kesabaran dan ketulusan. Saya juga merasa terinspirasi oleh nilai-nilai yang terkandung dalam Nyepi, yaitu nilai-nilai toleransi, kesederhanaan, kebijaksanaan, dan keseimbangan. Saya berharap kita semua bisa belajar dari Nyepi dan menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Saya berdoa semoga Nyepi membawa berkah bagi umat Hindu dan seluruh bangsa Indonesia. Semoga kita semua bisa hidup rukun, damai, dan sejahtera. Semoga kita semua bisa menjadi manusia yang lebih baik, lebih bijak, dan lebih berbakti.
Selamat Hari Raya Nyepi! Om Shanti Shanti Shanti Om. 🙏
Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.
Evaluasi terbaru oleh JECFA (2026) menunjukkan risiko arsenik dalam makanan tidak hanya terkait kanker, tetapi juga penyakit jantung pada dosis lebih rendah. Beras menjadi sumber utama paparan, termasuk di Indonesia, di mana data dari Sulawesi Utara menunjukkan melampaui ambang aman. Perlu ada langkah kehati-hatian dan pembaruan regulasi keamanan pangan.
Leishmaniasis kutaneus dan PKDL adalah dua wajah dari infeksi parasit Leishmania yang ditularkan lalat pasir—jarang ditemukan di Indonesia, namun tetap relevan lewat kasus impor dari personel yang bertugas di kawasan endemik. Artikel ini mengulas gejala, diagnosis banding dengan kusta, dan tata laksana berdasarkan panduan terbaru WHO SEARO
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Tinggalkan Balasan