Setiap tanggal 1 Oktober, dunia memperingati Hari Lansia Sedunia sebagai momen refleksi dan penghormatan bagi para lanjut usia—mereka yang telah menapaki perjalanan panjang kehidupan, menyimpan kebijaksanaan, dan menjadi penjaga nilai-nilai lintas generasi.
Hari Lansia Sedunia (International Day of Older Persons) ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 1990. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran tentang isu-isu yang dihadapi lansia, seperti kesehatan, kesejahteraan, dan hak-hak sosial, serta untuk mengapresiasi kontribusi mereka dalam masyarakat.
Tema global tahun ini adalah: “Aging in Dignity: Building Inclusive Societies for All Ages” (Menua dengan Martabat: Membangun Masyarakat Inklusif untuk Semua Usia)
💬 Mengapa Penting?
Di tengah perubahan demografi global, jumlah lansia terus meningkat. Di Indonesia sendiri, menurut data BPS, populasi lansia diperkirakan akan mencapai lebih dari 40 juta jiwa pada tahun 2035. Ini bukan sekadar angka—ini adalah panggilan untuk membangun sistem yang lebih ramah usia: dari layanan kesehatan, transportasi, hingga ruang sosial yang inklusif.
Lansia bukan beban, mereka adalah aset. Mereka adalah guru kehidupan, penjaga tradisi, dan sumber inspirasi yang tak ternilai.
💡 Apa yang Bisa Kita Lakukan?
Berikut beberapa cara sederhana namun bermakna untuk merayakan Hari Lansia:
🧓 Berbagi waktu dan cerita: Dengarkan kisah mereka, ajak ngobrol, dan hadir sepenuh hati.
🏥 Dukung kesehatan lansia: Ikut serta dalam kampanye kesehatan, bantu akses layanan medis, atau edukasi tentang pencegahan penyakit kronis.
🎨 Libatkan mereka dalam kegiatan kreatif: Seni, kerajinan tangan, atau menulis memoar bisa menjadi terapi sekaligus cara memperkuat koneksi sosial.
Hari Lansia Sedunia bukan hanya tentang mereka yang berusia lanjut—ini tentang kita semua. Tentang bagaimana kita membangun masyarakat yang menghargai setiap tahap kehidupan. Karena pada akhirnya, kita semua akan menua. Dan cara kita memperlakukan lansia hari ini, mencerminkan nilai-nilai yang akan kita wariskan esok.
Menua itu pasti, tapi banyak “kebenaran umum” tentangnya ternyata mitos—dari olahraga yang katanya sia-sia hingga demensia yang dianggap tak terhindarkan. Artikel ini membedah tujuh mitos penuaan berdasarkan bukti ilmiah terbaru, sekaligus mengulas realitas populasi lansia Indonesia yang kian menua namun berpotensi tetap sehat dan produktif.
Tiga studi terbaru 2026 menegaskan: tak ada batas aman minum alkohol. Dua gelas sehari menaikkan risiko kanker kolorektal 91%, konsumsi rendah tetap menurunkan aliran darah otak, dan satu gelas sehari berkontribusi pada kematian dini akibat kanker serta sirosis. Simak bukti lengkapnya dan artinya bagi kesehatan masyarakat Indonesia.
Cystic fibrosis adalah kelainan genetik langka yang mengganggu transpor cairan di paru, pankreas, dan organ lain, menyebabkan infeksi paru berulang serta gangguan pencernaan. Meski jarang di Asia, kasus tetap ditemukan di Indonesia. Artikel ini membahas patofisiologi, diagnosis melalui uji keringat, serta era baru terapi CFTR modulator dan tantangan aksesnya.
Studi fase 3 UP-AA1/UP-AA2 di JAMA Dermatology menunjukkan upadacitinib—obat rematik golongan JAK inhibitor—membantu hingga 55% penderita alopesia areata berat menumbuhkan kembali minimal 80% rambut kulit kepala dalam 24 minggu. Meski menjanjikan, obat ini belum disetujui resmi untuk indikasi ini di Indonesia maupun global.
Siklotimia adalah gangguan mood kronis yang ditandai ayunan hipomania dan depresi ringan selama minimal dua tahun, sering disalahartikan sebagai kepribadian labil. Artikel ini membahas kriteria diagnostik DSM-5-TR, risiko berkembang menjadi bipolar, serta tata laksana yang menempatkan psikoterapi sebagai lini pertama sebelum farmakoterapi.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Tinggalkan Balasan