A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Ada laut-laut yang tenang karena tak menyimpan apa pun di dasarnya. Dan ada laut yang tenang justru karena ia menyimpan segalanya—setiap rahasia yang terlalu berbahaya untuk dibiarkan terbangun, setiap dendam yang terlalu tua untuk dilupakan begitu saja. Laut di Djerba adalah jenis yang kedua.

Di permukaannya, ia tampak biasa: ombak yang datang dan pergi, perahu nelayan yang pulang saat senja, anak-anak yang bermain di tepian. Tapi di bawahnya, sebuah formasi penyegelan kuno menahan sesuatu yang lebih tua dari peradaban manusia itu sendiri—dan formasi itu mulai retak.

Ke pulau inilah seorang anak laki-laki berusia tiga belas tahun kembali, membawa luka yang tak terlihat dan rahasia yang bisa mengubah nasib seseorang yang ia kasihi.

Terra Nova: Laut yang Tidak Pernah Tidur

Cael Ardent Bukan Pahlawan yang Anda Kira

Inilah yang menarik dari Terra Nova: Laut yang Tidak Pernah Tidur—protagonisnya bukan anak terpilih yang menemukan kekuatannya secara kebetulan. Cael Ardent sudah memikul beban itu sejak lama. Lahir dari keluarga yang namanya bergetar di seluruh Federasi, ia justru melarikan diri dari bayangan warisannya sendiri, mengembara selama tiga tahun melintasi tujuh dimensi—bukan untuk mencari kekuatan, tapi untuk mencari sesuatu yang lebih sederhana dan lebih sulit: dirinya sendiri.

Ia membawa pulang topeng yang menyembunyikan identitas yang tak ingin ia akui, sebuah pencarian yang belum selesai, dan satu kebenaran yang ia rahasiakan bahkan dari orang-orang yang mempercayainya.

“Rumah bukan tempat. Rumah adalah mereka yang menunggumu kembali.”

Kalimat itu menjadi jantung dari keseluruhan kisah—sebuah pengingat lembut di tengah dunia yang penuh sirkuit mana, segel kuno, dan organisasi bayangan yang bergerak dalam diam.

Dunia yang Bernegosiasi dengan Hukum Fisika

Terra Nova bukan dunia fantasi biasa. Empat dekade sebelum cerita ini dimulai, sebuah peristiwa bernama Rift Awakening merobek batas antara realitas, membiarkan mana—energi purba dari luar dimensi—mengalir masuk dan menulis ulang aturan main kehidupan manusia. Teknologi lama runtuh. Dimensi-dimensi asing terbuka. Dan dari kekacauan itu, lahirlah generasi Awakened: manusia dengan sirkuit mana yang mengalir dalam diri mereka, mampu menekuk kemungkinan menjadi kenyataan.

Di tengah dunia yang sedang menyusun ulang dirinya inilah Djerba berdiri—pulau kecil di lepas pantai Tunisia, rumah bagi cabang Akademi Horizon Nexus, dan tanpa diketahui penduduknya, penjaga salah satu segel paling berbahaya yang pernah dibangun.

Mengapa Membaca Terra Nova

Bagi Anda yang menyukai dunia yang megah namun tetap berpijak pada emosi manusia yang jujur—pertanyaan tentang identitas, keluarga yang dipilih bukan yang diwariskan darah, dan harga yang harus dibayar untuk setiap kekuatan—Terra Nova adalah undangan untuk menyelami laut yang tidak pernah benar-benar tenang.

Ini adalah kisah tentang seorang anak yang berusaha menjadi dirinya sendiri di tengah nama besar yang membayanginya, tentang persahabatan yang tumbuh di tempat yang tidak terduga, dan tentang kesadaran bahwa fajar selalu datang—bahkan setelah malam yang paling panjang.


Tentang Buku

Judul: Terra Nova: Laut yang Tidak Pernah Tidur Penulis: Cahya Legawa Penerbit: CV. Jendela Sastra Indonesia Press (JSI Press) Ukuran: 14 x 21 cm Jumlah halaman: viii + 140 halaman Harga: Rp95.000 Genre: Fantasi Epik / Petualangan / Young Adult (15+)

Cara Memesan

Buku ini dapat dipesan melalui:

Laut tidak pernah tidur. Pertanyaannya: beranikah Anda menyelaminya?

Artikel Baru Terbit

  • Ketika Gula Darah Anak Terjun Bebas: Panduan Penanganan Hipoglikemia Pediatrik Sesuai Pedoman Terbaru
    Hipoglikemia pada anak adalah kondisi darurat yang membutuhkan penanganan cepat. Anak sadar harus diberikan glukosa oral 0,3 g/kg, sedangkan anak tidak sadar membutuhkan dekstrosa 10% intravena 2 mL/kg atau glukagon. Pengambilan sampel kritis sebelum terapi penting untuk identifikasi penyebab hipoglikemia secara tepat.
  • Diabetes: Membongkar Mitos yang Masih Dipercaya di Indonesia
    Sebelas mitos seputar diabetes—dari anggapan gula sebagai penyebab langsung hingga klaim obat herbal penyembuh instan—dibedah dengan bukti ilmiah dan data terbaru. Prevalensi diabetes Indonesia mencapai 11,7% (SKI 2023), namun mayoritas penyandang belum terdiagnosis. BPOM memperingatkan bahaya produk herbal ilegal yang mengklaim menyembuhkan “kencing manis”.
  • Bukan Sekadar Ramah di Loket: Memahami Patient-Centered Care sebagai Sistem Kerja
    Patient-centered care kerap disalahpahami sebagai keramahan petugas atau kelengkapan berkas akreditasi. Artikel ini menelusuri definisi, bukti ilmiah terbaru, dan payung regulasi Indonesia — UU 17/2023, STARKES KMK 1596/2024, serta indikator nasional mutu — lalu menawarkan langkah praktis tiga lapis bagi klinisi, kepala unit, dan manajemen fasilitas kesehatan.
  • Hari Keberapa Demamnya? Cara Membaca Pemeriksaan Penunjang Dengue, DBD, dan Sindrom Syok Dengue Secara Tepat
    Diagnosis dengue bergantung pada hari demam. NS1 dan RT-PCR berguna pada hari 1–7, serologi IgM setelah hari ke-7. Di Indonesia, sensitivitas NS1 RDT hanya 73–80%, sehingga hasil negatif tidak menyingkirkan dengue. Kombinasi NS1+IgM meningkatkan sensitivitas. Pemantauan hematokrit dan trombosit serial tetap penentu utama keselamatan pasien.
  • Membaca Demam yang Tak Kunjung Turun: Peta Lengkap Pemeriksaan Penunjang Demam Tifoid
    Diagnosis demam tifoid bertumpu pada pemeriksaan yang lambat namun akurat, atau cepat namun meleset. Artikel ini membedah kultur darah, kultur sumsum tulang, Widal, Tubex, Typhidot, dan PCR — sensitivitas, spesifisitas, teknik pengambilan sampel, serta cara membacanya bersama probabilitas pra-uji agar antibiotik tidak diberikan sia-sia.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

  1. … reposted this!

  2. … reposted this!

  3. … reposted this!

  4. … reposted this!

  5. … reposted this!

  6. … reposted this!

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca