A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Baru saja menyelesaikan setengah perjalanan dalam kehidupan sebagai koass, tapi rasanya masih banyak kekurangan. Kita tak tak bisa menelan dan mencerna begitu saja semua ilmu-ilmu yang ada, banyak yang harus dipelajari di kemudian hari.

Interna baru saja terlewatkan, dan untuk awal stase berikutnya adalah di bagian dermatologi dan venerologi. Tentu saja akan lumayan menyibukkan, kasus-kasus yang ada sangatlah beragam. Aku belum menyiapkan semua bahan-bahan yang diperlukan, namun setidaknya jauh-jauh hari yang lalu sudah kusiapkan atlas-atlas yang mungkin dapat kugunakan esok.

Hari kosong kugunakan untuk sekadar upgrade Windows-ku dari Vista awal ke Service Pack 1. Wah…, ternyata (walau dengan koneksi Wifi Tipe G/N di kampus) lumayan lama untuk mendapatkan instalasi yang sempurna, perlu waktu sejam lebih…, dan selama peng-install-an mampu mengkonsumsi 1,2 GHz RAM yang ada di notebook-ku. Wah, aku berpikir apakah ini akan membuat sistem-ku gagal. Ah… ternyata setelah sejam berjalan, semuanya baik-baik saja, dan stabil hingga kini (terhitung 2-3 hari sejak instalasi). Kemudian aku juga meng-update Nokia PC Suite ke edisi yang terbaru. Namun aku akhirnya mendapat masalah sendiri, walau semua perangkat keras Nokia 2865 dapat terdeteksi dengan baik, namun proses modem putar nomor (dial-up) tidak bisa dilakukan, sementara Windows tak bisa menemukan adanya kesalahan. Aku sudah mencoba beberapa perintah tambahan seperti at+crm=1 atau +crm=1;+cso=33, namun tetap saja, seolah-olah saat berusaha dipanggil, modem itu menjadi menghilang begitu saja. Mungkin nanti jika sempat harus kubawa langsung ke Nokia Service Center di Jalan Mangku Bumi untuk menemukan solusinya. Artinya sementara ini aku harus bergantung pada fasilitas Hi-Speed Wifi yang ada di kampusku dan gratis :p

Beberapa masalah lama tampaknya sudah berlalu, dan beberapa masalah baru seperti akan bermunculan, setidaknya aku masih tahu kemana harus melangkah… (mungkin aku perlu tambahan jas untuk siklus mendatang). Oh … satu lagi, eMail yang beralamat di Bluebottle sudah tidak kuaktifkan lagi (mereka tidak lagi menyediakan FreeMail) padahal fasilitasnya lumayan bagus. Sebagai gantinya, eMail dari Indonet, kalian masih bisa menghubungiku dengan email baru ini…., atau Gmail (silakan lihat di webpage-ku)

Artikel Baru Terbit

  • Siklotimia: Ketika “Naik-Turun Suasana Hati” Bukan Sekadar Karakter
    Siklotimia adalah gangguan mood kronis yang ditandai ayunan hipomania dan depresi ringan selama minimal dua tahun, sering disalahartikan sebagai kepribadian labil. Artikel ini membahas kriteria diagnostik DSM-5-TR, risiko berkembang menjadi bipolar, serta tata laksana yang menempatkan psikoterapi sebagai lini pertama sebelum farmakoterapi.
  • Buah Delima dan Jantung yang Kaku: Mengenal Urolithin A, Harapan Baru untuk Gagal Jantung HFpEF
    Urolithin A, senyawa yang dihasilkan dari konsumsi buah delima, menunjukkan potensi dalam mengobati gagal jantung HFpEF dengan memperbaiki relaksasi otot jantung melalui aktivasi protein PKGIα. Meskipun hasil uji pada hewan dan jaringan manusia menjanjikan, uji klinis pada pasien masih diperlukan sebelum penerapan terapi ini.
  • Cyclospora: Parasit Mikroskopis yang Mengintai di Balik Sayuran dan Buah Segar
    Wabah cyclosporiasis melanda ratusan warga Amerika Serikat pada musim panas 2026, disebabkan parasit mikroskopis Cyclospora cayetanensis yang mencemari sayur dan buah segar. Artikel ini mengulas biologi parasit, gejala diare “meledak-ledak”, tantangan diagnosis laboratorium, terapi TMP-SMX, hingga relevansinya bagi keamanan pangan dan kewaspadaan klinis di Indonesia.
  • Ngopi Pagi di Sragen, Otot Lebih Padat: Apa Kata Riset Terbaru soal Kopi dan Komposisi Tubuh?
    Studi kohort Finlandia menemukan bahwa peminum kopi rutin memiliki lemak viseral lebih rendah dan massa otot lebih tinggi meskipun indeks massa tubuh serupa dibanding peminum kopi jarang. Pada pria, konsumsi kopi juga terkait dengan profil testosteron dan SHBG yang lebih baik, namun studi ini bersifat observasional dan tidak membuktikan hubungan sebab-akibat.
  • Faktor Kesuburan Pria: Sisi yang Sering Terlewat dalam Pencarian Momongan
    Faktor pria berkontribusi pada sekitar separuh kasus infertilitas pasangan, namun sering luput dari pemeriksaan awal. Artikel ini mengulas standar analisis sperma terbaru WHO edisi keenam serta bukti terkini mengenai pengaruh rokok, alkohol, berat badan, paparan panas, dan konsumsi gula terhadap kualitas dan integritas DNA sperma.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca