A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Meskipun belum menginjak ke dalam tahapan ini, alangkah ada baiknya kusisipkan dalam dalam catatanku ini. Setiap dokter yang telah menyelesaikan pendidikan kedokteran di Indonesia akan dilantik menjadi seorang dokter dan melafalkan sumpah dokter yang juga merupakan sumpah jabatan dengan landasan hukumnya.

Lafal Sumpah Dokter
(Berdasarkan Rakernas Majelis Kehormatan Etik Kedokteran – Majelis Pertimbangan dan Pembelaan tanggal 20 – 22 Maret 1993)


Ikuti saya:

Bagi yang beragama Islam: Demi Allah, saya bersumpah
Bagi yang beragama Kristen & Katolik: Demi Allah saya berjanji
Bagi yang beragama Hindu: Oh Atah Parama Wisesa
Bagi yang beragama Budha: Nammo Sanghyang Adhi Budhaya

Semuanya:

  1. Saya akan membaktikan hidup saya guna kepentingan perikemanusiaan
  2. Saya akan memelihara dengan sekuat tenaga martabat dan tradisi luhur jabatan kedokteran
  3. Saya akan menjalankan tugas saya dengan cara yang terhormat dan bersusila sesuai dengan martabat pekerjaan saya sebagai dokter
  4. Saya akan menjalankan tugas saya dengan mengutamakan kepentingan masyarakat
  5. Saya akan merahasiakan segala sesuatu yang akan ketahui kepada orang lain karena pekerjaan saya dan keilmuan saya sebagai dokter
  6. Saya tidak akan mempergunakan pengetahuan ilmu kedokteran saya untuk sesuatu yang bertentangan dengan perikemanusiaan, sekali pun diancam
  7. Saya akan menghormati setiap kehidupan insani, mulai dari saat pembuahan
  8. Saya akan senantiasa mengutamakan kesehatan penderita
  9. Saya akan berikhtiar dengan sungguh-sungguh supaya saya tidak terpengaruh oleh pertimbangan keagamaan, kebangsaan, kesukuan, politik kepartaian atau kedudukan sosial dalam menunaikan kewajiban terhadap penderita
  10. Saya akan memberikan kepada guru-guru saya dan bekas guru saya penghormatan dan pernyataan terima kasih yang selayaknya
  11. Saya akan memperlakukan teman sejawat saya sebagaimana saya sendiri ingin diperlakukan
  12. Saya akan menaati dan mengamalkan Kode Etik Kedokteran Indonesia yang berdasarkan Pancasila
  13. Saya ikrarkan sumpah ini sungguh-sungguh dan dengan mempertaruhkan kehormatan diri saya.

http://viewer.docstoc.com/
Lafal Sumpah Dokter

Artikel Baru Terbit

  • Mitos Kesehatan Jiwa yang Masih Dipercaya: Membedah Stigma di Balik Fakta
    Mitos seputar kesehatan jiwa—dari anggapan bahwa gangguan jiwa langka hingga stigma “gila” pada skizofrenia—masih membebani masyarakat Indonesia. Data SKI 2023 mengungkap kesenjangan akses pengobatan yang lebar dan praktik pemasungan yang bertahan. Artikel ini membedah sebelas mitos populer dengan bukti ilmiah dan konteks kebijakan kesehatan jiwa nasional.
  • Berapa Jam Sebenarnya Kita Butuh Tidur? Lima Mitos yang Perlu Diluruskan
    Kebutuhan tidur bervariasi berdasarkan usia dan individu, bukan sekadar “8 jam”. Tubuh tidak dapat dilatih untuk butuh tidur lebih sedikit. Tidur siang singkat 10–20 menit justru bermanfaat. Tidak semua hewan tidur seperti manusia. Terlalu banyak tidur juga berisiko. Dan meski kurang tidur jarang membunuh langsung, microsleep akibatnya menewaskan ribuan orang di jalan Indonesia setiap tahun.
  • Gula Darah Tinggi yang Diam-Diam Merusak: Memahami Diabetes Melitus Tipe 2
    Diabetes melitus tipe 2 menyerang diam-diam—hanya satu dari 4-5 penyandang di Indonesia yang menyadari kondisinya. Artikel ini membahas patofisiologi resistansi insulin, kriteria diagnosis PERKENI, peran SGLT2 inhibitor dan GLP-1 receptor agonist dalam terapi terkini, serta kesenjangan akses pembiayaan JKN/BPJS terhadap golongan obat baru tersebut.
  • Empat Pembaruan Kunci Pedoman Malaria WHO 2026: Apa yang Berubah dan Apa Artinya bagi Indonesia
    WHO mengeluarkan pembaruan pedoman malaria pada September 2026, mencakup empat perubahan penting: pencegahan malaria pada ibu hamil dengan HIV, batas penggunaan primakuin dosis tunggal, formulasi baru artemether-lumefantrine untuk bayi <5 kg, serta peninjauan jadwal vaksin. Pembaruan ini relevan untuk Indonesia, khususnya Papua sebagai daerah berisiko tinggi.
  • Vaksin RSV untuk Ibu Hamil: Ketika Antibodi Ibu Jadi Perisai Pertama Bayi
    Vaksin RSV maternal (Abrysvo) terbukti menurunkan risiko penyakit saluran napas bawah berat pada bayi hingga 90% dalam 90 hari pertama bila diberikan pada minggu ke-28–36 kehamilan. WHO baru mengesahkan vial multidosisnya untuk memperluas akses global. Di Indonesia, vaksin ini sudah terdaftar BPOM namun belum masuk program nasional.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca