A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Antropometer WHO

Belakangan ini aku sibuk dengan pediatri, membuat beberapa presentasi.

Dalam setiap pemeriksaan pediatri selalu ada bagian penghitungan status gizi yang erat kaitannya dengan tumbuh kembang anak. Karena banyak penyakit yang memiliki faktor risiko gizi yang kurang baik, dan banyak penyakit yang menghasilkan kondisi gizi anak menjadi kurang baik.

Penghitungan dasar seperti panjang/tinggi badan, berat badan, lingkar kepala, lingkar dada, lingkar perut, lingkar lengan anak, ketebalan lapisan lemak, ada tidaknya edema, merupakan kaidah dasar untuk perhitungan antopometri pada pediatri. Untuk kemudian dibandingkan pada rentangan nilai statistik rerata sehingga ditemukan nilai-nilai banding yang diharapkan.

Manual penghitungan untuk BMI (Body Mass Index) atau Indeks Masa Tubuh, kemudian Z-Scores dan penghitungan persentil dan standar deviasi masing-masing metode terkadang menyenangkan, namun tidak ramah jika harus mengerjakan untuk banyak klien, atau jika kita sedang dalam proses penelitian. Karena memasukkan banyak data, dan melakukan penghitungan dengan rumus-rumus tertentu akan menyita waktu yang tidak sedikit.

Apa dapat kita lakukan sebagai opsi yang lainnya?

Saya menemukan sebuah piranti lunak yang disediakan oleh WHO (World Health Organization), sebuah software yang disebut WHO Anthro, dalam jendela keterangannya tertulis:

WHO Anthro is a software developed for the global application of the WHO Child Growth Standards in monitoring growth and motor development in individuals and populations (0-60 months)

Jadi software ini bisa digunakan pada penghitungan antropometri pada individu maupun populasi, sehingga saya rasa juga sesuai diterapkan di posyandu suatu lingkungan. Terdapat program di dalamnya, yaitu: Anthropometric calculator, individual assesment dan nutritional survey.

Software dalam versi 3.0.1 ini berjalan baik di sistem yang saya gunakan (Windows Vista Buisness Service Pack 1). Jika Anda tertarik untuk mencobanya, silakan melihat informasi lebih lengkap di situs resminya di: http://www.who.int/childgrowth/en/, sebelum mengunduh mohon membaca dulu izin perjanjian di sini, dan mengunduh software bisa dilakukan dari halaman software WHO Anthro (atau langsung di sini), dan jangan lupa untuk melengkapi sistem Windows anda dengan Net Framework agar bisa menjalankan software ini.

Apa Anda pengguna OS X atau Linux, versinya juga tersedia dengan mengunjungi halaman: http://www.who.int/childgrowth/software/en/

Semoga bermanfaat.

Tag Technorati: {grup-tag}WHO Anthro,antopometri,software,piranti lunak,pediatri,tumbuh kembang,pemantauan,open license,individual,populasi,Windows,Linux,OS X

Artikel Baru Terbit

  • Kaki Gajah yang Tak Sekadar Bengkak: Mengurai Filariasis Limfatik dari Cacing hingga Perawatan Diri
    Filariasis limfatik atau kaki gajah bukan sekadar bengkak biasa, melainkan hasil kerusakan sistem getah bening bertahun-tahun akibat cacing yang ditularkan nyamuk. Artikel ini mengulas gejala, diagnosis, manajemen limfedema tujuh tahap, dan tantangan unik Indonesia sebagai satu-satunya negara dengan tiga spesies cacing filaria sekaligus.
  • Debu, Bor, dan Bangsal Pasien: Mengelola Risiko Infeksi Selama Konstruksi Rumah Sakit
    Setiap kali rumah sakit direnovasi, debu konstruksi membawa risiko infeksi jamur yang bisa mengancam nyawa pasien imunokompromais. Artikel ini mengulas metode ICRA—dari matriks klasik hingga pembaruan ASHE ICRA 2.0—bukti ilmiah di balik aspergilosis terkait konstruksi, kedudukannya dalam regulasi Indonesia, serta praktik terbaik yang seharusnya diterapkan setiap fasilitas kesehatan.
  • Kenapa Pindah ke Linux Terasa Sulit di Awal? (dan Siapa yang Justru Cepat Beradaptasi)
    Perpindahan ke Linux sering kali menimbulkan “kejutan budaya” bagi pengguna baru yang terbiasa dengan Windows atau macOS. Tantangan meliputi manajemen paket yang asing, ketersediaan software, masalah driver, penggunaan command line, dan pilihan distro. Adaptasi lebih mudah bagi developer, power user, dan gamer, sementara pengguna awam mungkin kesulitan. Kesiapan mental dan pemilihan distro yang tepat sangat penting untuk transisi yang baik.
  • Ketika Amarah Pasien Berubah Jadi Ruang Belajar: Menata Keluhan sebagai Bagian dari Mutu Layanan Kesehatan
    Keluhan pasien bukan ancaman, melainkan peluang mutu. Artikel ini mengulas asal-usul kerangka L.E.A.S.T dan L.A.T.T.E dari ilmu manajemen jasa, bukti bahwa pelatihan komunikasi saja tak cukup mengatasi hambatan sistemik dan burnout staf, serta bagaimana hak mengadu pasien dalam UU 17/2023 perlu diimbangi sistem pendukung di faskes Indonesia.
  • Apakah Rumah Sakit Wajib Melakukan Penetration Test? Menelusuri Dasar Hukumnya
    Tidak ada pasal tunggal yang mewajibkan pentest bagi rumah sakit di Indonesia — tetapi UU PDP, kategorisasi risiko sistem elektronik, status Infrastruktur Informasi Vital, dan ekspektasi akreditasi bersama-sama menciptakan kewajiban de facto yang sulit dihindari. Artikel ini memetakan empat jalur regulasi tersebut dan memberi rekomendasi realistis sesuai skala fasilitas.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

3 tanggapan

  1. Avatar dani
    dani

    cakmoki aja dah keliling desa pake PDA 🙂 tapi yang di kota mungkin lebih seneng make BB buat join milis ama mikroblog 🙂

  2. Avatar Cahya
    Cahya

    Hmm…, masalahnya kalau ditaruh di PDA akan digunakan untuk apa? Mungkin saya belum kepikiran mengenai manfaat teknologi yang canggih 😀 Kalau di komputer jelas bisa bantu bikin tugas laporan bagi mahasiswa, atau penelitian bagi peneliti, atau pemantauan populasi bagi pusat kesehatan. Sayangnya kalau udah denger ada yang di PDA (mau ga mau) jadi tertarik buat mencicipi 🙂

  3. Avatar dani
    dani

    kalo ngga salah, dulu ada perangkat lunak untuk PDA, namanya stat apa gitu, bisa sekalian muncul grafik tumbuh kembangnya, entah make standar WHO yang mana.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca