A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Sahabat sekalian, mungkin kalian tidak sempat kuberi tahu satu persatu bahwa aku sekarang tengah memindahkan satu lagi blog-ku ke alamat ini. Ada beberapa alasan mengapa aku melakukan ini.

Pertama, blog adalah tempat berbagi. Aku ingin membaginya ke semua orang tanpa terkecuali. Namun tentu saja memenuhi hal ini adalah sesuatu yang sangat sulit, kita tidak tahu jalan mana yang akan ditempuh setiap orang menuju blog kita.

Mungkin kalian akan mendapati, bahwa blog ini adalah pindahan dari Catatan Kaki Cahya versi lama. Tulisan-tulisan lama-ku telah kupindahkan kemari, walau mungkin beberapa akan tampak acak-acakan karena perbedaan struktur antara mesin blogger dan wordpress.

Beberapa sahabat sudah mengeluh dan memberi masukan padaku, bahwa mesin blog blogger sangat berat untuk diakses, terutama oleh jaringan putar pakai (dial up). Ya, terutama blogger gigih Dani Iswara yang menjunjung tinggi kesamaan hak untuk dapat mengakses konten (isi) sebuah web bagi semua pihak (kecuali plagiator). Ha ha, dan tentunya aku sendiri merasa berat jika harus mengakses blog-ku sendiri, itu kan melelahkan. Jadi kuharap dengan berpindah ke wordpress akan lebih mudah diakses. Aku sudah mencoba menggunakan Nucleus atau pun b2Evolution, namun mesin-mesin itu menyulitkanku.

Artikel Baru Terbit

  • Ketika Diabetes Mengancam Penglihatan: Mengenal Retinopati Diabetik
    Retinopati diabetik adalah komplikasi mikrovaskular diabetes yang dapat merusak penglihatan tanpa gejala awal. Prevalensinya di Indonesia berkisar 10–32%, dengan satu dari empat pasien berisiko mengalami kondisi mengancam penglihatan. Skrining fundus rutin, kontrol glikemik ketat, serta terapi laser atau anti-VEGF menjadi kunci mencegah kebutaan akibat diabetes.
  • Ketika Diabetes Menjadi Kegawatdaruratan: Mengenal Ketoasidosis Diabetik
    Ketoasidosis diabetik adalah kegawatdaruratan metabolik diabetes melitus berupa trias hiperglikemia, ketonemia, dan asidosis, dipicu terutama oleh infeksi atau penghentian insulin. Tata laksana berpusat pada terapi cairan, insulin intravena kontinu, dan koreksi kalium, dengan pemantauan ketat untuk mencegah hipoglikemia, hipokalemia, dan komplikasi mengancam nyawa lainnya.
  • Bukan Sekadar Pikun: Menyimak Pedoman Nasional Tata Laksana Demensia 2026
    Pedoman Nasional Pelayanan Klinis (PNPK) Tata Laksana Demensia 2026 memberikan panduan untuk penanganan demensia di Indonesia. Dengan jumlah penderita yang diproyeksi meningkat, pedoman ini mencakup diagnosis, penanganan, dan strategi pencegahan. Kaya akan rekomendasi medis, hal ini penting untuk memastikan perawatan yang efektif bagi pasien demensia.
  • Satu Kali Kejang, Lalu Apa? Membaca Pedoman Nasional Tata Laksana Epilepsi Dewasa 2026
    Kejang pertama pada orang dewasa tidak otomatis berarti epilepsi, tetapi tidak boleh diabaikan. Artikel ini merangkum Pedoman Nasional Pelayanan Klinis epilepsi dewasa 2026: cara membedakan kejang dari pingsan, pertolongan pertama yang benar, peran pemeriksaan penunjang, prinsip terapi, hingga tantangan stigma dan akses obat di Indonesia. Untuk awam dan tenaga kesehatan.
  • Sang Peniru Ulung yang Bisa Diobati: Membaca Pedoman Nasional Tata Laksana Sifilis
    Indonesia kini memiliki Pedoman Nasional Pelayanan Klinis Tata Laksana Sifilis (KMK 291/2026). Artikel ini merangkum stadium penyakit, alur tes serologi, terapi penisilin, tindak lanjut, penanganan pasangan, serta perlindungan ibu hamil dan bayi, disertai catatan kritis agar fasilitas kesehatan, dari Puskesmas hingga rumah sakit rujukan, siap menerapkannya dengan aman dan konsisten.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

6 tanggapan

  1. Avatar santidiwyarthi
    santidiwyarthi

    Halo cahya, tumben liat ke sini juga

    1. Avatar Cahya

      Lha, ini kan blog lama yang sering Mbak Santi kunjungi, hanya saja pindah alamat dan ganti cat 🙂
      .-= Cahya´s last blog ..Cicak Vs Buaya: Antara Politisasi dan Realita Negeriku =-.

  2. Avatar wira
    wira

    hallo, tumben saya main kesini 🙂
    .-= wira´s last blog ..Definisi dan Manfaat Blogwalking =-.

    1. Avatar Cahya

      He he, Bli Wira. Maaf blog ini memang baru pindahan dari blogspot, jadi memang belum banyak yang tahu, dan jarang-jarang isinya dipublikasikan 🙂

  3. Avatar cahya

    Nucleus sepertinya lumayan ringan, hanya saja rasanya bermasalah dengan sistem publikasi atom dan XML-RPC.

    Yah, mungkin nunggu nanti blogger jadi lebih ramah saja mungkin 😀 (tapi kapan).

    Wah kalau masalah valid saya belum ngecek, nantilah, he he….

    Ga juga, CMDA saya lebih stabil daripada GPRS/EDGE, soalnya di sini sering lompat-lompat GPRS/EDGE ke HSDPA/HSUPA dan sebaliknya (pas lompat koneksinya malah ketunda buat menyesuaikan dengan jaringan baru).

    Wah, dimonetisasi, gimana caranya ya, he he (padahal kemarin tertarik sama yang ada banyak banner-nya, habis desainnya lucu-lucu) 😀

  4. Avatar dani
    dani

    sudahlah, pake wordpress aja. 🙂 pilihan yang tepat untuk kebutuhan sebuah blog.
    sebenarnya saya tidak perlu mengeluh lagi. karena kebiasaan disable ini itu saat berselancar masih terbawa. jadi, terasa relatif lebih cepat saat blogwalking. kecuali situ pengen di-review (aksesibilitas dan usability) lebih dalem lagi. dengan catetan xhtml ama css sudah valid. 😀

    sedikit banyak, kode xhtml yang terstruktur di wordpress lebih enak dibaca oleh peramban. 🙂

    busyet, dengan koneksi cdma, ngga susah ngoleksi banyak situs? kalo pas sudah punya banyak, bisa dimonetisasi buat balik modal. 😀
    .-= dani´s last blog ..Cara Difabel Mengakses Web =-.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca