Kemudian Tuhan datang padanya, kelinci kecil itu melompat kegirangan, Dia bertanya apakah Tuhan datang untuk mengabulkan permintaannya. Tuhan menjawab ya, lalu kelinci itu bertambah senang, ia meminta agar dapat persediaan wortel seumur hidup. Kelinci ini selalu khawatir akan tidak bisa makan esok hari.
Lalu Tuhan bilang itu tidak bisa, kelinci kecil itu protes, mengapa tidak, sudah setahun saya berdoa, dan tidak Kamu kabulkan – katanya. Tahukah Kamu betapa susahnya hidup saya selama ini…, ia merengek-rengek.
Oh maaf ini April Mop, kata Tuhan – berkilah. Cobalah berdoa lebih keras lagi, siapa tahu tahun depan saya bisa mengabulkannya.
Tentu Anda bisa menebak apa yang akan terjadi tepat setahun lagi.
Lalu salahkah Tuhan berbohong saat April Mop, tidak – karena tiap tahun demikian dan kelinci kecil itu dapat hidup tanpa persediaan wortel seumur hidup untuk setiap tahunnya dapat bertemu Tuhan dan meminta hal yang sama.
Tuhan mungkin sebenarnya membiarkan kelinci kecil itu belajar bahwa permintaannya tidak perlu selalu dipenuhi agar dia bisa bertahan hidup. Selama ia selalu bergerak untuk hidup, ia akan hidup, dibandingkan mengkhawatirkan hal itu, mungkin lebih baik ia menjalani hidup tanpa kekhawatiran.
Toh Tuhan selalu punya waktu untuk mengawasinya dan menghadiahkan "joke" padanya setiap tahun.
Panduan konsolidasi WHO 2026 memperbarui definisi kasus HIV dan menambahkan indikator pemantauan penyakit HIV lanjut. Ini penting bagi Indonesia, yang memiliki 564.000 ODHIV, untuk mengevaluasi kesiapan SIHA 2.1 dalam mendukung pencapaian target eliminasi HIV pada tahun 2030, dengan data diharapkan lebih akurat dan terintegrasi.
Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
10 tanggapan
Decy
hmmm.. aku selalu percaya Tuhan selalu membantu saat kita membutuhkan . tetapi masih dalam batas kewajaran , sesuatu yg masih mungkin , dan bukan secara ” ajaib ”
tetapi setelah membaca postingan ini…
tampaknya masih banyak yg harus aku pikirkan tentang hal itu ..
tidak semua yg kita inginkan baik untuk kita,karena itu kita kalo berdoa minta aja yg terbaik menurut Allah,karena DIA lebih tahu apa yg baik untuk kita. seperti firmanNYA berikut ini yg merupakan ayat kesukaan saya :
… Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS 2 : 216)
Sebuah cerita yang menggugah. Karena tidak selalu apa yang kita inginkan akan terkabulkan seperti permintaan dan kemauan sendiri. Yang Maha Kuasa selalu mempunyai cara-cara terbaik, penuh kejutan misterius, untuk mengabulkan permintaan itu, demi kebaikan diri kita sendiri dan yang lainnya.
Ini hanyalah kisah kecil untuk menginspirasi.
Terima kasih untuk award-nya, tapi jika saya ambil saya akan melanggar TOS blog ini sendiri. Sebagai gantinya, Mbak boleh ambil penawaran hadiah yang saya berikan hari ini 😉
Tinggalkan Balasan