A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Selamat tinggal April selamat datang Mei…, walau sebenarnya tidak ada yang unik namun menghargai setiap waktu yang berlalu adalah hal-hal yang unik yang dapat kita sentuh dalam keseharian.

Sebenarnya saya ingin mengucapkan selamat tinggal pada halaman blog ini, ah…, tapi biarlah dulu seperti ini. Kesibukan saya semakin padat, dulu saya berpikir kalau membuat artikel terjadwal yang terbit setiap hari – maka saya bisa mengatur waktu dengan baik…, ah, tapi ternyata tidak ada penjadwalan untuk tanggapan yang masuk bukan?

What would this May be…?

Lebih sedikit artikel yang disajikan, mungkin hanya satu atau dua artikel per minggu, ha ha… lebih dikit ga apa-apalah, saya tidak pelit. Saya tidak memiliki penulis tamu, dan memang belum berniat menyebar undangan untuk itu, jadinya ya, paling akan ada waktu-waktu yang kosong.

Tema untuk bulan Mei adalah “memori” – “Small Fountain of Tiny Memories”, kenangan dari masa kanak-kanak…

Jika ada yang mengikuti tulisan blog tidak penting ini selama beberapa waktu, mereka pastilah tahu bahwa ingatan saya adalah hal yang paling buruk yang saya miliki.

Namun di lokasi terburuk itulah saya akan menggali, untuk mendapatkan mata air ini… – yang disebut orang sebagai kenangan…

Karena tidak ada banyak yang berharga di bulan ini, saya masih tetap menyarankan agar tidak seorang pun mengikuti blog ini baik melalui umpan sindikasi maupun melalui surat elektronik – tidak penting sama sekali kok.

Artikel Baru Terbit

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

59 tanggapan

  1. Avatar kikakirana
    kikakirana

    wah… kalo ini sich masih mending maz cahya…. lha QK malah sering menghilang tanpa pamit… lalu selanjutnya muncul juga tanpa di undang 😀
    tapi QK bukan jelangkung loh maz 😆

    btw, selamat berbagi waktu lah ya 😉

    HIDUP!!! ^_^

  2. Avatar Lea Ramdhani
    Lea Ramdhani

    hehehe…iyaya saya nyerah deh dengan cahya..kalo soal yg begituan cahya pakarnya 🙂

  3. Avatar agung

    Haha..
    Mungkin maksud saya tadi diperuntukan kepada pemain baru yang agresif/spontan 😀

  4. Avatar agung

    ” saya masih tetap menyarankan agar tidak seorang pun mengikuti blog ini baik melalui umpan sindikasi maupun melalui surat elektronik – tidak penting sama sekali kok. “
    tanda centang dibawah kolom komentar ini di-default kosong saja gitu mas Cahya hehe 😀

    1. Avatar Cahya

      agung,

      Yang default itu kan untuk mengikuti pendapat para pembaca yang lainnya, kalau mengikuti tulisan saya sih tidak disarankan – tapi pendapat pembacanya yang sering kali memiliki nilai lebih untuk bisa diikuti dan didiskusikan bukan? 😆

  5. Avatar mocca_chi

    hahaha… kata orang hiatus namanya, tpi ah, jangan memaksakan diri ut tetep menulis selama nda mampu.

    1. Avatar Cahya

      mocca_chi,

      Ha ha…, saya sedang belajar memaksa diri untuk tidak tetap menulis 🙂

  6. Avatar Aldy
    Aldy

    Kayaknya benar-benar dimulai dah, postingan tidak menentunya 😉

    1. Avatar Cahya

      Pak Aldy,

      Tidak menentu seperti angin…, hmm…, mungkin karena saya menyukai angin 🙂

  7. Avatar Lea Ramdhani
    Lea Ramdhani

    Kebiasaan adalah satu-satunya pelayan yang akan bekerja untuk Anda tanpa bayaran..Cukup bangunlah kebiasaan tersebut dan kebiasaan itu akan berjalan dengan sendirinya tanpa Anda sadari. (Frederick Whitaker)…okelah kalo begitu..!! 😀

    1. Avatar Cahya

      Lea Ramdhani,

      Tapi kebiasaan bisa mengorbankan sesuatu yang sangat penting, yaitu kesadaran dalam setiap napas yang terselimuti dalam kabut kebiasaan 🙂

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca