A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Toko Busana Jegeg Bagus adalah sebuah toko busana tradisional Bali yang berlokasi di Jalan Raya Beringkit, tepatnya di Desa Bringkit, Kecamatan Mengwitani, Kabupaten Badung. Toko ini menyediakan berbagai busana tradisional Bali dengan ragam dan corak yang unik.

Nama yang diambil cukup unik, “Jegeg Bagus” dalam bahasa Bali berarti tidak hanya bermakna Cantik dan Ganteng, namun juga nyaman dan menarik dipandang. Mungkin diharapkan setiap busana yang ditawarkan di toko ini menjadi nyaman dikenakan oleh si pembeli dan menjadi enak dipandang oleh siapa pun.

Toko ini tidak hanya menyediakan kebaya, kain atau pun udeng untuk pakaian tradisional. Namun juga ada beberapa pakaian kasual sehari-hari, baik untuk remaja mau pun anak-anak. Bahkan ada perhiasan perak untuk wanita. Walau toko ini kecil, tapi lumayan lengkap, apalagi harganya cukup terjangkau bagi masyarakat umum dengan pilihan mode yang unik.

Ibu saya sering membicarakan tentang toko ini, sampai saya sendiri baru sekarang dapat mengunjunginya.

Akhirnya saya mengambil beberapa foto toko untuk kenang-kenangan, siapa tahu suatu saat saya perlu dan kembali lagi kemari. Jika Anda sedang berada di Bali dan berminat dengan busana Bali, saya sarankan berkunjung ke toko Jegeg Bagus di Jalan Raya Beringkit no. 7. Atau hubungi pengelolanya Bu Nyoman di no. 085 237 353 555.

Terkirim dari telepon Nokia E71 | http://www.legawa.com

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Nutri‑Level: Ketika Segelas Boba Mulai Punya “Rapor” Kesehatan
    Kementerian Kesehatan Indonesia menerbitkan KMK Nomor HK.01.07/MENKES/301/2026 untuk mengatur label gizi pada minuman siap saji, dikenal sebagai Nutri-Level. Sistem ini bertujuan mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih, yang dapat menyebabkan penyakit tidak menular. Kebijakan ini diharapkan meningkatkan kesadaran konsumen dan mendorong reformulasi produk.
  • Ketika Angka Kasus HIV Tidak Menceritakan Seluruh Kisah: Menata Ulang Surveilans di Era Penyakit Lanjut
    Panduan konsolidasi WHO 2026 memperbarui definisi kasus HIV dan menambahkan indikator pemantauan penyakit HIV lanjut. Ini penting bagi Indonesia, yang memiliki 564.000 ODHIV, untuk mengevaluasi kesiapan SIHA 2.1 dalam mendukung pencapaian target eliminasi HIV pada tahun 2030, dengan data diharapkan lebih akurat dan terintegrasi.
  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
  • The Dream That Keeps Breathing
    What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca