Sejak ada pembukaan resto baru di sepanjang Jalan Kaliurang (Hoka Hoka Bento), di sana sering kali jadi biang kemacetan. Dan saya orangnya paling ndak suka kemacetan. Sayangnya di dekat situ juga adalah lokasi bengkel Yamaha yang sering saya kunjungi untuk servis resmi.
Saya pun mencari bengke yang agak jauh, di Ring Road Utara, dekat perempatan dengan Jalan Afandi. Bengkel ini kecil tapi resmi melayani servis motor Yamaha. Ini tempat terdekat yang bisa saya tuju. Tapi rasanya tetap saja jauh.
Pro: layanan cepat, biaya servis dan harga sparepart sedikit lebih terjangkau, servis cepat karena tidak terlalu ramai, ada akuarium dengan pemandangan ikan-ikan lucu.
Kontra: ruang tunggu terbuka, kalau ada yang merokok jadi tidak nyaman, bising karena suara bengkel bercampur dengan suara jalan kendaraan di jalanan besar.
Akhirnya cuma kurang dari 15 menit, servis selesai, soalnya hanya ganti lampu depan. Dan dikenakan biaya Rp 32.000,00 – untuk pembelian dan pemasangan dua lampu depan yang asli.
Panduan konsolidasi WHO 2026 memperbarui definisi kasus HIV dan menambahkan indikator pemantauan penyakit HIV lanjut. Ini penting bagi Indonesia, yang memiliki 564.000 ODHIV, untuk mengevaluasi kesiapan SIHA 2.1 dalam mendukung pencapaian target eliminasi HIV pada tahun 2030, dengan data diharapkan lebih akurat dan terintegrasi.
Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Tinggalkan Balasan