Twhril adalah desktop client untuk twitter terpopuler ketiga setelah aplikasi web dan TweetDeck. Tapi bagi saya sendiri TweetDeck agak berat untuk aktiitas personal sehingga saya mencari alternatif lain dan mencoba twhirl (huruf T paling depan memang tidak menggunakan huruf kapital) – yang pada awalnya, namanya cukup terdengar aneh bagi saya.
Aplikasi ini kembali juga berbasis Adobe AIR, sehingga bisa dijalankan di Windows (2000/XP/Vista/Win7) dan Mac OSX. Mendukung beberapa jejaring sosial lain seperti Friendfeed, Seesmic Video, Iaconi.ca, dan lain-lain.
Tampilan twhril agak kuno, mengingatkan pada peranti lunak seperti Winamp klasik dengan berbagai skin-nya. Pun demikian sudah mendukung aero glass di Vista.
Tampilan twhril pada Desktop Windows Vista
Beberapa fitur standar seperti pemendek URL dengan layanan dari bit.ly, atau unggah gambar via yfrog juga tersedia.
Keunggulan aplikasi ini menurut saya adalah kesederhanaannya. Pada Windows Vista saya dengan satu akun twitter saja, menghabiskan memori sekitar 54 MB, lumayan memang jika dibandingkan yang berbasis peramban yang hanya menghabiskan sekitar 10 MB memori (baca kembali: Antara Chromed Bird dan Plurkium).
Silakan menuju halaman beranda twhirl untuk mengunduh dan memasang versi terakhirnya: http://www.twhirl.org
Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.
Evaluasi terbaru oleh JECFA (2026) menunjukkan risiko arsenik dalam makanan tidak hanya terkait kanker, tetapi juga penyakit jantung pada dosis lebih rendah. Beras menjadi sumber utama paparan, termasuk di Indonesia, di mana data dari Sulawesi Utara menunjukkan melampaui ambang aman. Perlu ada langkah kehati-hatian dan pembaruan regulasi keamanan pangan.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
@Abdul Hakin, oh, sama juga sih 🙂 – mesti hemat lebar pita bulanan.
@Mas Rismaka, ha ha, iya tuh, kecomot ndak sengaja – lumayan diiklankan.
Saya peramban default-nya kan Opera, tidak ada widget yang bagus di Opera. Jadinya saya pilih yang satu ini. Saya rasanya ogah balik ke Firefox karena boros resource, tunggu nanti yang versi 4.0 dirilis :donkey:
Tinggalkan Balasan