A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Setelah kita mencoba twhirl beberapa waktu yang lalu (sampai lidah saya serasa terplintir mengucapkannya), sekarang kita akan mencoba klien twitter yang lain yang bernama TweetZ. Tentunya TweetZ paling cocok digunakan untuk akun personal, dan selalu tampil di desktop dengan mudah dan cepat.

TweetZ adalah sebenarnya adalah peralatan untuk desktop Windows 6.0 alias gadget untuk Windows Vista dan Windows 7. Sehingga hanya bisa dijalankan dikedua sistem operasi tersebut. Tentu akan cocok dipasang di desktop yang lebar tanpa banyak item dan ikon yang berserakan di hadapan mata.

Tampilan TweetZ di Win7

TweetZ memiliki tampilan standar sebagaimana klien twitter lainnya, termasuk fitur pemendek URL dari is.gd. Tampilannya berwarna gelap (mayoritas hitam) dengan teks putih, tentunya juga mendukung fitur aero. Tidak seperti twhirl, klien yang satu ini tidak memiliki pengunggah foto dan tidak memiliki sistem skin (kulit GUI).

Jika tertarik untuk mencobanya silakan mengunduh di:

blueonionsoftware.com/downloads.aspx

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Nutri‑Level: Ketika Segelas Boba Mulai Punya “Rapor” Kesehatan
    Kementerian Kesehatan Indonesia menerbitkan KMK Nomor HK.01.07/MENKES/301/2026 untuk mengatur label gizi pada minuman siap saji, dikenal sebagai Nutri-Level. Sistem ini bertujuan mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih, yang dapat menyebabkan penyakit tidak menular. Kebijakan ini diharapkan meningkatkan kesadaran konsumen dan mendorong reformulasi produk.
  • Ketika Angka Kasus HIV Tidak Menceritakan Seluruh Kisah: Menata Ulang Surveilans di Era Penyakit Lanjut
    Panduan konsolidasi WHO 2026 memperbarui definisi kasus HIV dan menambahkan indikator pemantauan penyakit HIV lanjut. Ini penting bagi Indonesia, yang memiliki 564.000 ODHIV, untuk mengevaluasi kesiapan SIHA 2.1 dalam mendukung pencapaian target eliminasi HIV pada tahun 2030, dengan data diharapkan lebih akurat dan terintegrasi.
  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
  • The Dream That Keeps Breathing
    What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

10 tanggapan

  1. Avatar Cahya

    Fiya,

    Wah, memangnya lagi di mana sampai ndak sempat online?

  2. Avatar fiya

    wahhh..
    Speertinya layak dicoba..
    Nnti klo oL kompie coba dL ah..

    Semangatt

  3. Avatar Yohan Wibisono
    Yohan Wibisono

    Artikel yang menarik sekali, semoga bisa saya coba secepatnya. sukses selalu..thx,slm kenal

  4. Avatar Cahya

    @Ipul,
    Setahu saya tidak ada versi Linux Mas, tapi kan Linux punya client twitter sendiri 🙂

    @Mr. Kem,
    Versi yang ada di Windows Galery rasanya lebih stabil daripada yang dari situsnya langsung – jika ingin mencoba.

    @Yohan Wibisono,
    Salam kenal juga. Kalau mau mencoba harus menggunakan Windows Vista atau Windows 7 lho 🙂

  5. Avatar Mr, Kem
    Mr, Kem

    walopun belum tau, pengen nyoba aah..

  6. Avatar rismaka
    rismaka

    Betul mas, echofon sangat banyak penggemarnya. 🙂

    Mengapa tidak ngefans dengan firefox?

    O iy mas, maaf OOT. Saya mau tanya browser sniffer (pembaca sistem operasi dan peramban) yang ada bagian komentar itu menggunakan plugin apa?

  7. Avatar ipul
    ipul

    yang versi linuxnya ada ga mas? maaf ga punya vista / 7 untuk mencoba

  8. Avatar Cahya

    Mas Rismaka,

    Sayangnya saya tidak pernah menggunakan echofon, jadi belum bisa membandingkannya. Tapi rasanya echofon makin banyak penggemarnya.

  9. Avatar Cahya

    Mas Rismaka,

    Saya suka kok Firefox, saya juga anggota dari komunitas Spreadfox, lihat saja di halaman rekomendasi, saya masih menyarankan menggunakan Firefox :D. Jadi tidak ada hubungannya saya menggunakan Opera dengan suka atau tidaknya terhadap peramban lain (kabur).

    Browser sniffer saya menggunakan pengaya Wp-UserAgent, rasanya sudah dari dulu sekali saya gunakan. Diperkenalkan oleh Bli Dani dulu.

  10. Avatar rismaka
    rismaka

    Saya sudah coba TweetZ, tapi sayangnya cara penggunaannya belum sepraktis echofon (addon firefox)

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca