Ada banyak hal yang berada di luar keterbatasanku, dan batasan inilah yang membuatku seorang manusia. Aku terjatuh, berdiri, berjalan, melangkah, tersandung, melompat, dan terjun segalanya ada dalam batasanku.
Sepertinya ada putaran rantai yang lebih besar yang tak dapat kupahami. Dan kutahu itu di luar batasanku. Kehidupan begitu rapuh, namun mengetahui itu membuat kita menghargainya. Apa pun itu, suatu saat akan runtuh, jika batasanku tak mampu lagi menyangga kehidupan ini, aku hanya tak ingin membenci ketidakberdayaanku akan kehidupan, karena dalam kebencian cinta itu akan mati dan pupus – kehidupan yang rapuh pun akan kehilangan maknanya.
Pun demikian, biarkanlah yang terjadi terjadi, tidak ada yang bisa kulakukan untuk memutar balik waktu, pun jika kubisa, itu tak akan mengubah apa-apa yang bermakna bagi sebentuk kehidupan.
Di Athenaeum, selepas tengah malam, sebuah risalah yang disalin diam-diam menjelaskan mengapa Synod pernah membakar tiga puluh tiga rumah. Di halaman paling belakang sebuah buku saku, sebaris catatan tepi membuat Kaelen mengenali tulisan yang sudah lama ia hindari.
Cetak kayu seukuran lembar kertas ini menaruh Gunung Fuji di lekuk ombak dan memperkenalkan biru Prusia ke dunia. Ulasan tentang mengapa Gelombang Besar karya Hokusai terus dipakai ulang dua abad kemudian.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
“Nobody can’t go back and start a new beginning, but anyone can start
today and make a new ending..”
yang terjadi biar terjadilah, tapi kita harus tetap berusaha untuk memulai suatu yang baru dan tentunya untuk berhasil…
*doh, ngomong apa toh aku ini*
heee
Tinggalkan Balasan