Siang ini saya mendapatkan sebuah kiriman dari pos, terbungkus rapi dan sekilas saya lihat dikirim dari luar negeri. Saya yang sedang duduk dengan buku teks dan kepala sudah pusing dibuat cukup kaget. Seingat saya, saya tidak sedang memesan apapun dari luar negeri, dan tidak ada seorang sahabat atau kolega saya di luar di negeri yang memberi kabar akan mengirim sesuatu pada saya.
Setelah membayar Rp 3.000,00- untuk cukai masuk (atau apapun itu), saya melihat salah satu sisinya, saya kaget, dan saya merasa tidak pernah memesan benda ini (sambil siap-siap ngecek apa kartu kredit saya masih di tempatnya, walau ternyata yang saya punya selama ini hanya kartu debit, hi hi).
Amplop persegi itu tersegel rapi, dengan lapisan plastik kedap guncangan di bagian dalamnya. Dapatkah Anda menebak isinya? Walau saya bisa menebaknya, tapi yang membuat saya kaget setengah mati adalah angka yang tertera dalam barang yang saya terima – 7.04!
Ya, saya menerima sebuah keping diska instalasi Ubuntu seri 7.04 – yang berarti kepingan itu diproduksi untuk Ubuntu seri April tahun 2007. Dan sekarang sudah Juli 2010, rasanya membuat de’ javu juga, apa saya memang memesan kepingan ini 3 tahun yang lalu.
Kepingan ini datang terlambat 3 tahun lebih, dan saya tidak tahu bagaimana bisa begini, pun saya tidak ingin memikirkan lebih jauh apa alasannya. Toh sekarang saya menggunakan distro Green Gecko, sudak tidak menyentuh Ubuntu lagi, he he…, maaf untuk para penggemar Ubuntu. Mungkin ini-lah salah satu alasan saya berhenti mencoba distro ini dulu sekali – karena dia terlambat datang, ha ha untungnya gratis.
Ya, sudahlah keanehan hari ini, kini saya harus kembali ke buku teks tebal saya lagi.
Tiga studi terbaru 2026 menegaskan: tak ada batas aman minum alkohol. Dua gelas sehari menaikkan risiko kanker kolorektal 91%, konsumsi rendah tetap menurunkan aliran darah otak, dan satu gelas sehari berkontribusi pada kematian dini akibat kanker serta sirosis. Simak bukti lengkapnya dan artinya bagi kesehatan masyarakat Indonesia.
Cystic fibrosis adalah kelainan genetik langka yang mengganggu transpor cairan di paru, pankreas, dan organ lain, menyebabkan infeksi paru berulang serta gangguan pencernaan. Meski jarang di Asia, kasus tetap ditemukan di Indonesia. Artikel ini membahas patofisiologi, diagnosis melalui uji keringat, serta era baru terapi CFTR modulator dan tantangan aksesnya.
Studi fase 3 UP-AA1/UP-AA2 di JAMA Dermatology menunjukkan upadacitinib—obat rematik golongan JAK inhibitor—membantu hingga 55% penderita alopesia areata berat menumbuhkan kembali minimal 80% rambut kulit kepala dalam 24 minggu. Meski menjanjikan, obat ini belum disetujui resmi untuk indikasi ini di Indonesia maupun global.
Siklotimia adalah gangguan mood kronis yang ditandai ayunan hipomania dan depresi ringan selama minimal dua tahun, sering disalahartikan sebagai kepribadian labil. Artikel ini membahas kriteria diagnostik DSM-5-TR, risiko berkembang menjadi bipolar, serta tata laksana yang menempatkan psikoterapi sebagai lini pertama sebelum farmakoterapi.
Urolithin A, senyawa yang dihasilkan dari konsumsi buah delima, menunjukkan potensi dalam mengobati gagal jantung HFpEF dengan memperbaiki relaksasi otot jantung melalui aktivasi protein PKGIα. Meskipun hasil uji pada hewan dan jaringan manusia menjanjikan, uji klinis pada pasien masih diperlukan sebelum penerapan terapi ini.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Tinggalkan Balasan