A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Narablog ada beberapa yang gemar menambahkan tweet button di blog mereka guna berbagi dengan para pengguna media sosial twitter. Selama ini saya melihat kebanyakan pengguna WordPress (pada hosting sendiri) memanfaatkan pelbagai pengaya yang bisa membantu.

Tentu saja pengaya akan memperbesar ukuran berkas yang terpasang di server, dan memberikan beban lebih banyak pada performa blog – lha, setidaknya begitu yang saya dengar.

Maka saya mencoba melihat opsi lain yang bisa digunakan. Hingga saya tiba di halaman panduan resmi membuat tombol berbagi ke twitter (twitter.com/goodies/tweetbutton). Sebagai pemula, saya merasa dipandu dengan baik pada halaman tersebut. Dengan memberikan pilihan terhadap beberapa setelan yang diajukan, sistem akan membuatkan kita kode HTML yang bisa disalin ke baris-baris dokumen PHP pada halaman blog yang kita inginkan.

Misalnya saja dengan menggunakan kode berikut:

<a href="http://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-count="none" data-via="haridiva">Tweet</a>http://a%20href=

Maka saya akan mendapatkan sebuah tombol mungil berikut:

http://platform.twitter.com/widgets.js

Saya memilih bentuk ini karena sederhana, dan ukurannya yang kecil bisa ditempatkan di pojok manapun tanpa terlalu menyolok. Tentu saja pengguna bisa menambahkan pilihan lain, misalnya seperti tampilan jumlah yang sudah membagi tulisan terkait di twitter – namun saya tidak menggunakannya karena saya tidak melihat fungsi yang cukup bermanfaat baik di sisi admin maupun pengguna.

Saya juga tidak memasangnya pada setelan untuk peramban ponsel, karena saya rasa pengguna ponsel tidak memerlukannya.

Saya rasa aplikasi serupa juga bisa digunakan di pelbagai mesin blog lainnya atau pun pada CMS yang berkesuaian.

Artikel Baru Terbit

  • Cyclospora: Parasit Mikroskopis yang Mengintai di Balik Sayuran dan Buah Segar
    Wabah cyclosporiasis melanda ratusan warga Amerika Serikat pada musim panas 2026, disebabkan parasit mikroskopis Cyclospora cayetanensis yang mencemari sayur dan buah segar. Artikel ini mengulas biologi parasit, gejala diare “meledak-ledak”, tantangan diagnosis laboratorium, terapi TMP-SMX, hingga relevansinya bagi keamanan pangan dan kewaspadaan klinis di Indonesia.
  • Ngopi Pagi di Sragen, Otot Lebih Padat: Apa Kata Riset Terbaru soal Kopi dan Komposisi Tubuh?
    Studi kohort Finlandia menemukan bahwa peminum kopi rutin memiliki lemak viseral lebih rendah dan massa otot lebih tinggi meskipun indeks massa tubuh serupa dibanding peminum kopi jarang. Pada pria, konsumsi kopi juga terkait dengan profil testosteron dan SHBG yang lebih baik, namun studi ini bersifat observasional dan tidak membuktikan hubungan sebab-akibat.
  • Faktor Kesuburan Pria: Sisi yang Sering Terlewat dalam Pencarian Momongan
    Faktor pria berkontribusi pada sekitar separuh kasus infertilitas pasangan, namun sering luput dari pemeriksaan awal. Artikel ini mengulas standar analisis sperma terbaru WHO edisi keenam serta bukti terkini mengenai pengaruh rokok, alkohol, berat badan, paparan panas, dan konsumsi gula terhadap kualitas dan integritas DNA sperma.
  • Ketika Muntah Datang Seperti Badai yang Terjadwal: Mengenal Cyclic Vomiting Syndrome
    Muntah hebat yang datang berulang lalu hilang seolah tak pernah terjadi—inilah wajah cyclic vomiting syndrome, gangguan interaksi otak-usus yang sering disalahpahami sebagai gastroenteritis biasa. Artikel ini mengulas patofisiologi, kriteria diagnosis Rome IV, pembaruan pedoman NASPGHAN 2025, serta tata laksana berbasis bukti terkini bagi klinisi di layanan primer maupun rujukan.
  • Demo Besar 27 Agustus 2026: Apa yang Perlu Dicermati Pelaku Bursa Saham dalam Jangka Pendek
    Besok, 27 Agustus 2026, Jakarta akan menggadakan unjuk rasa besar oleh berbagai aliansi. Tuntutan termasuk pengesahan RUU Perampasan Aset dan hukuman mati bagi koruptor. Polda Metro Jaya telah menyiapkan pengamanan. Aksi ini dapat mempengaruhi IHSG dan rupiah, dengan proyeksi pergerakan cenderung sideways dalam beberapa hari ke depan.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

22 tanggapan

  1. Avatar mocca_chi
    mocca_chi

    aku belum begitu paham tentang kegunaannya sih,maklum bukan tweet maniak wkwkwkw

  2. Avatar Tamba Budiarsana

    Iya di woordpress.com sudah ada, tinggal mengaktifkan saja. :). Sudah saya coba juga..hehe.. 🙂

  3. Avatar Cahya

    Pak Sugeng,

    Kalau WordPress dan Blogspot sudah ada fiturnya sendiri, alias sudah terintegrasi, tinggal diaktifkan saja nanti muncul sendiri. Hanya saja kita tidak bisa bebas menentukan posisi peletakannya :).

  4. Avatar Sugeng
    Sugeng

    Kembali aku cuma sebagai penonton saja di info terbarunya dokter Cahya, apa bisa digunakan di blogku yang gratisan ya 😕

    Salam hangat seta jabat erat selalu dari Tabanan

  5. Avatar Cahya

    Pak Aldy,

    Ya, yang tidak memiliki akun twitter memang tidak memerlukan, tapi bukan berarti tidak bisa memasangnya :D.

  6. Avatar TuSuda
    TuSuda

    Iya, walau belum punya akun twitter, ada baiknya juga membuat ikon ini. Thanks

  7. Avatar Aldy

    Kalau yang tidak punya akun di twitter, kan tidak perlu 😆

  8. Avatar Cahya

    Mas Satrya,

    Saya kan bukan ahli markah php seperti Mas Ardianzzz dan situ 😆 – jadi saya pakai apa yang ada saja, biar uban di kepala saya ndak nambah banyak :D.

    Aming,

    Kata 'thanks' masuk ke moderasi admin, biasanya sering digunakan oleh human spammer sih :D.

  9. Avatar Aming
    Aming

    lho…kok komentnya ngilang…

  10. Avatar Aming
    Aming

    wadohh…ane sendiri belum punya account twitter nih, tapi boleh lah ilmu di coba..

    thanks

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca