A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Narablog ada beberapa yang gemar menambahkan tweet button di blog mereka guna berbagi dengan para pengguna media sosial twitter. Selama ini saya melihat kebanyakan pengguna WordPress (pada hosting sendiri) memanfaatkan pelbagai pengaya yang bisa membantu.

Tentu saja pengaya akan memperbesar ukuran berkas yang terpasang di server, dan memberikan beban lebih banyak pada performa blog – lha, setidaknya begitu yang saya dengar.

Maka saya mencoba melihat opsi lain yang bisa digunakan. Hingga saya tiba di halaman panduan resmi membuat tombol berbagi ke twitter (twitter.com/goodies/tweetbutton). Sebagai pemula, saya merasa dipandu dengan baik pada halaman tersebut. Dengan memberikan pilihan terhadap beberapa setelan yang diajukan, sistem akan membuatkan kita kode HTML yang bisa disalin ke baris-baris dokumen PHP pada halaman blog yang kita inginkan.

Misalnya saja dengan menggunakan kode berikut:

<a href="http://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-count="none" data-via="haridiva">Tweet</a>http://a%20href=

Maka saya akan mendapatkan sebuah tombol mungil berikut:

http://platform.twitter.com/widgets.js

Saya memilih bentuk ini karena sederhana, dan ukurannya yang kecil bisa ditempatkan di pojok manapun tanpa terlalu menyolok. Tentu saja pengguna bisa menambahkan pilihan lain, misalnya seperti tampilan jumlah yang sudah membagi tulisan terkait di twitter – namun saya tidak menggunakannya karena saya tidak melihat fungsi yang cukup bermanfaat baik di sisi admin maupun pengguna.

Saya juga tidak memasangnya pada setelan untuk peramban ponsel, karena saya rasa pengguna ponsel tidak memerlukannya.

Saya rasa aplikasi serupa juga bisa digunakan di pelbagai mesin blog lainnya atau pun pada CMS yang berkesuaian.

Artikel Baru Terbit

  • Siklotimia: Ketika “Naik-Turun Suasana Hati” Bukan Sekadar Karakter
    Siklotimia adalah gangguan mood kronis yang ditandai ayunan hipomania dan depresi ringan selama minimal dua tahun, sering disalahartikan sebagai kepribadian labil. Artikel ini membahas kriteria diagnostik DSM-5-TR, risiko berkembang menjadi bipolar, serta tata laksana yang menempatkan psikoterapi sebagai lini pertama sebelum farmakoterapi.
  • Buah Delima dan Jantung yang Kaku: Mengenal Urolithin A, Harapan Baru untuk Gagal Jantung HFpEF
    Urolithin A, senyawa yang dihasilkan dari konsumsi buah delima, menunjukkan potensi dalam mengobati gagal jantung HFpEF dengan memperbaiki relaksasi otot jantung melalui aktivasi protein PKGIα. Meskipun hasil uji pada hewan dan jaringan manusia menjanjikan, uji klinis pada pasien masih diperlukan sebelum penerapan terapi ini.
  • Cyclospora: Parasit Mikroskopis yang Mengintai di Balik Sayuran dan Buah Segar
    Wabah cyclosporiasis melanda ratusan warga Amerika Serikat pada musim panas 2026, disebabkan parasit mikroskopis Cyclospora cayetanensis yang mencemari sayur dan buah segar. Artikel ini mengulas biologi parasit, gejala diare “meledak-ledak”, tantangan diagnosis laboratorium, terapi TMP-SMX, hingga relevansinya bagi keamanan pangan dan kewaspadaan klinis di Indonesia.
  • Ngopi Pagi di Sragen, Otot Lebih Padat: Apa Kata Riset Terbaru soal Kopi dan Komposisi Tubuh?
    Studi kohort Finlandia menemukan bahwa peminum kopi rutin memiliki lemak viseral lebih rendah dan massa otot lebih tinggi meskipun indeks massa tubuh serupa dibanding peminum kopi jarang. Pada pria, konsumsi kopi juga terkait dengan profil testosteron dan SHBG yang lebih baik, namun studi ini bersifat observasional dan tidak membuktikan hubungan sebab-akibat.
  • Faktor Kesuburan Pria: Sisi yang Sering Terlewat dalam Pencarian Momongan
    Faktor pria berkontribusi pada sekitar separuh kasus infertilitas pasangan, namun sering luput dari pemeriksaan awal. Artikel ini mengulas standar analisis sperma terbaru WHO edisi keenam serta bukti terkini mengenai pengaruh rokok, alkohol, berat badan, paparan panas, dan konsumsi gula terhadap kualitas dan integritas DNA sperma.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

22 tanggapan

  1. Avatar mbah jiwo
    mbah jiwo

    baru tahu mas, thanks, baca2 lagi ah…

  2. Avatar Cahya

    mocca_chi,

    Lha, kan fitur ini peruntukkan bagi pengguna, bukan admin, jadi ndak masalah apakah adminnya pengguna twitter atau bukan :D.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca