Siapa yang tidak kenal Mr. Bean, salah satu tokoh komedi terkenal sedunia yang sudah berusia lebih dari setengah abad. Sudah lama saya tidak mendengar kabar darinya, hingga beberapa hari yang lalu saya mendapatkan surel pemberitahuan dari Twitter (siapa yang tidak tahu Twitter coba), bahwa Mr. Bean sedang menguntit akun saya (baca: following).
Jadi bertanya-tanya juga apa ini karena akhir Desember lalu topik Mr. Bean jadi trending topic di Twitter makanya si Mr. Bean mengikuti orang-orang pengguna Twitter di nusantara, apalagi milik seorang narablog kondang fakir seperti saya, ha ha…, tunggu dulu, mungkin tidak begitu.
Ada kemungkinan bahwa akun tersebut bisa saja bukan milik Mr. Bean yang selama ini saya ketahui. Coba lihat cuplikan gambarnya di sini. Dari sekilas saya lihat, maka saya rasa itu bukan akun pribadi milik Rowan Akintson – pemeran Mr. Bean.
Ada beberapa alasan untuk itu, pertama tokoh yang satu ini tidak mungkin mengikuti akun saya yang kebanyakan isinya tidak jelas sama sekali di twitter. Kedua, jumlah yang diikuti oleh akun ini lebih banyak daripada jumlah yang mengikutinya – itu jelas tidak cocok untuk akun seorang super star. Menggunakan nama akun @rowan_akintson, saya rasa itu terlalu tidak kreatif dan efektif bagi seorang sekelas pemilik karakter Mr. Bean ini. Setahu saya situs resmi untuk Mr. Bean adalah mr.bean.co.uk dan bukan rowanakintson.com.
Nah, saya tentu saja meragukan identitas asli si pemilik akun ini. Tapi malas mengonfirmasi ulang, jadi biarkan saja begitu. Toh saya tidak wajib follow back kan. Lalu apa pendapat Anda, apakah akun ini valid, atau menyalahi aturan twitter?
Ketoasidosis diabetik adalah kegawatdaruratan metabolik diabetes melitus berupa trias hiperglikemia, ketonemia, dan asidosis, dipicu terutama oleh infeksi atau penghentian insulin. Tata laksana berpusat pada terapi cairan, insulin intravena kontinu, dan koreksi kalium, dengan pemantauan ketat untuk mencegah hipoglikemia, hipokalemia, dan komplikasi mengancam nyawa lainnya.
Pedoman Nasional Pelayanan Klinis (PNPK) Tata Laksana Demensia 2026 memberikan panduan untuk penanganan demensia di Indonesia. Dengan jumlah penderita yang diproyeksi meningkat, pedoman ini mencakup diagnosis, penanganan, dan strategi pencegahan. Kaya akan rekomendasi medis, hal ini penting untuk memastikan perawatan yang efektif bagi pasien demensia.
Kejang pertama pada orang dewasa tidak otomatis berarti epilepsi, tetapi tidak boleh diabaikan. Artikel ini merangkum Pedoman Nasional Pelayanan Klinis epilepsi dewasa 2026: cara membedakan kejang dari pingsan, pertolongan pertama yang benar, peran pemeriksaan penunjang, prinsip terapi, hingga tantangan stigma dan akses obat di Indonesia. Untuk awam dan tenaga kesehatan.
Indonesia kini memiliki Pedoman Nasional Pelayanan Klinis Tata Laksana Sifilis (KMK 291/2026). Artikel ini merangkum stadium penyakit, alur tes serologi, terapi penisilin, tindak lanjut, penanganan pasangan, serta perlindungan ibu hamil dan bayi, disertai catatan kritis agar fasilitas kesehatan, dari Puskesmas hingga rumah sakit rujukan, siap menerapkannya dengan aman dan konsisten.
Keputusan Menteri Kesehatan 294/2026 mengatur syarat rekomendasi untuk membuka program studi kesehatan baru, mencakup kajian kesesuaian dengan kebutuhan tenaga kesehatan, kerja sama dengan fasilitas terakreditasi, dan penjaminan mutu. Tujuan utama adalah menyeimbangkan jumlah lulusan dengan kebutuhan layanan kesehatan di Indonesia, terutama yang berkaitan dengan pemerataan tenaga medis.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Bli Wira,
Biarkan saja, saya juga ndak begitu dengan twitter, nanti kalau ndak cocok, kan siapapun pengikutnya boleh angkat kaki, ndak ditahan kok :lol:.
Tinggalkan Balasan