A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Pagi ini saya menyempatkan diri mengecek blog buku harian saya, jarang sih dicek karena sebagian besar isinya saya tulis via ponsel belakangan ini dengan push mail. Dan saya melihat sepertinya akismet sedang menahan satu buah spam di kotak – mungkin itu komentar yang sehat.

Ah, tapi dugaan saya meleset sama sekali. Itu tanggapan yang tidak berhubungan sama sekali dengan konten. He he…, malah itu promosi dari salah satu lembaga yang sepertinya memberikan kursus/pelatihan bahasa asing.

Bagaimana, apa tampak seperti iklan lewat? Jika gambarnya kurang jelas, silakan diklik.

Duh, saya geleng-geleng kepala, ini akismet tidak berubah sejak dulu. Sudah jelas-jelas komentar spam, bukannya langsung dihapus malah dipampang. Itulah mengapa saya tidak menggunakan akismet di blog ini. Tapi saya rasa juga sepenuhnya salah si akismet, soalnya di wordpress.com banyak yang meloloskan tanggapan seperti ini di borang tanggapan (kolom komentar) walau sudah ditandai spam oleh akismet. Alhasil, deteksi si akismet ya kambuh-kambuhan begitu.

Maaf, saya mesti menghapusnya, sesuai dengan ketentuan WordPress, promosi pranala atau usaha tidak diizinkan di blog dengan domain wordpress.com. Tapi tentu saja boleh promosi di sini, di Bhyllabus – tidak mahal kok hanya 150 euro per tahunnya untuk banner 125×125, ha ha….

Belakangan ini memang banyak spam terselebung. Masih ingat tulisan saya tentang “Lomba Internet Sehat yang Sehat?” serta “Splogging dan Splogger”? Belakangan ini marak sekali – maksudnya ada beberapa blog yang menulisnya. Coba saja cari blog yang belakangan ini menulis tentang topik “Safety Ridding”, dan kemudian ada banyak pranala atau taut ke situs tertentu, ditulisannya apa kemudian taut-nya entah kemana, tidak berhubungan, mengecoh pembaca, membohongi publik, tapi yah…, begitulah katanya aturan lombanya.

Saya sih senyum-senyum saja. Sudah jadi narablog (yang tidak baru lagi) kok masih saja mau diajak nyampahin mesin telusur. Promosi sih boleh saja, tapi mesti ada etika dong, jangan meniru iklan di televisi yang seringkali mengecoh konsumen. Narablog walau menyebut dirinya goblok, selayaknya tidak serta merta boleh membodohi pembacanya kan (kecuali April Mop besok, he he).

Katakan dengan bijak jika memang tidak tepat, “Maaf, Bukan untuk Promosi.”

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Rumah Baru, Wajah Baru
    Legawa.com baru saja melakukan pembaruan identitas visual dengan logo baru yang sederhana, menggambarkan matahari di atas awan. Simbol ini merepresentasikan perjalanan penulis dan esai yang dihasilkan. Desain yang bersih dan konsisten diharapkan dapat menjadikan blog ini lebih tenang dan jujur, tanpa elemen yang bersaing.
  • Nutri‑Level: Ketika Segelas Boba Mulai Punya “Rapor” Kesehatan
    Kementerian Kesehatan Indonesia menerbitkan KMK Nomor HK.01.07/MENKES/301/2026 untuk mengatur label gizi pada minuman siap saji, dikenal sebagai Nutri-Level. Sistem ini bertujuan mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih, yang dapat menyebabkan penyakit tidak menular. Kebijakan ini diharapkan meningkatkan kesadaran konsumen dan mendorong reformulasi produk.
  • Ketika Angka Kasus HIV Tidak Menceritakan Seluruh Kisah: Menata Ulang Surveilans di Era Penyakit Lanjut
    Panduan konsolidasi WHO 2026 memperbarui definisi kasus HIV dan menambahkan indikator pemantauan penyakit HIV lanjut. Ini penting bagi Indonesia, yang memiliki 564.000 ODHIV, untuk mengevaluasi kesiapan SIHA 2.1 dalam mendukung pencapaian target eliminasi HIV pada tahun 2030, dengan data diharapkan lebih akurat dan terintegrasi.
  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

11 tanggapan

  1. Avatar suzannita
    suzannita

    ya kadang kesal juga ya, tapi mau diapain lagi mungkin karena nge-fans jadi berbuat begitu 😀

    1. Avatar Cahya

      Nge-fans? Entahlah Mbak, saya rasanya ndak mungkin ada yang nge-fans, kalau Mbak Suzan sih rasanya banyak yang nge-fans :).

  2. Avatar bayuputra
    bayuputra

    wah .. saya sering sekali dapat spam seperti itu .. menjengkelkan memang … namun spamer kada2 comentar shaabat beneran juga di tanggkap, yang mestinya spam malah nggak di tanggap … bikin pusing juga .. apa benar saya harus mengikuti jejas mas juga yah ?

    1. Avatar Cahya

      Bayuputra,
      Ha ha…, sebenarnya akismet juga sudah cukup bagus kok. Yang penting mesti bersabar menggunakannya, sayangnya saya orangnya memang ndak sabaran, makanya ndak menggunakannya di sini :).

  3. Avatar iskandaria
    iskandaria

    Wah, saya cukup sering tuh nemu komentar iklan kursus bahasa asing itu. Katanya sih mencari guru/pengajar. Tapi belum pernah masuk pada blog saya.

    Akismet udah lama saya hapus dari daftar plugin. Plugin Quiz bagi saya udah sangat ampuh menghalau spam. Semenjak pakai plugin Quiz, folder spam blog saya hampir nggak pernah terisi tuh. Paling yang terisi cuma folder pending (kalau ada komentar yang berisi link).

    Kebanyakan yang nyangkut di folder pending blog saya yaitu komentar berisi link dengan anchor-text 'car insurance' 😛

    1. Avatar Cahya

      Mas Is,
      Ya, dulu kayanya sempat ada yang berunsur "insurance" begitu, tapi saya sudah tidak pernah menemukannya. Saya masih menggunakan Antispam Bee dengan manual specific word filtering.

  4. Avatar kucrit
    kucrit

    si akismet tambah parah aja,

    di blog baruku, di post pertama, komen pertama sudah ketangkep.. Padahal komen beneran. Sungguh awal kerja yg buruk.. Haha..

    Salam,

    1. Avatar Cahya

      Kucrit,
      Bersabar saja, pengguna akismet memang mesti sering-sering mengelus dada :).

  5. Avatar jeng Tt

    Aiii…komen di atas salah alamat emailnya. Benerin ya Bli, biar foto yg keluar fotoku, bkn foto monster.. Hehe.. 😀

  6. Avatar jeng Tt

    di t4ku pernah ketangkap akismet spam itu. Delete permanenly, udah gk muncul2 lagi..
    Pagi2 jgn marah2 krn spam/promosi ya Bli… 😉

    1. Avatar Cahya

      Jeng Tt,

      Ndak marah kok, kapan Jeng pernah lihat saya marah, hi hi… :lol:.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca