Last Saturday, I visited the “Goa Lawah” (literally means: bat cave) Temple on the Southeast coast of Bali. Its located about 50 km from Denpasar City on the main way to Candidasa. In the old-time it located in the border between the Kingdom of Karangasem and Klungkung.
Since it was built around 11th century by the initiative of Master Kuturan. The temple now become the place of praying to the God as ruler of all oceans – The Vishnu of Trimurti, or local people called it as “Bhatara Tengahing Segara” – The Lord of Sea Centre.
Goa Lawah Temple symbolizes the head of Great Serpent Basuki (Lord Vishnu as the protector of life and wisdom), while the tail of great serpent lies at Goa Raja (the king cave) somewhere in Besakih Temple (the largest Hindu Temple in Bali). The head symbolizes the sea, and the tail symbolizes the mountain. The traditional procession which includes spiritual guidance along the life spirits from the sea to the mountain is called “nyagara-gunung” by the Balinese, which means “to the sea and mountain”.
It believed that Goa Lawah at Klungkung connected to Goa Raja at Besakih Temple, but an earth quake at 1917 make the cave collapsed and closed permanently according to old people tales.
Goa Lawah Temple together with Besakih Temple form a great nature Lingga Yoni – a symbol of life creation, the fusion of spirit and material which bring about every living form in this universe.
As one of Sad Kahyangan (Six Heavens) in Bali, Goa Lawah always becomes a popular temple among locals and tourists. You can visit Goa Lawah Temple if you come to Bali, just check it on FourSquare to see the exact location.
Diabetes melitus gestasional adalah gangguan toleransi glukosa yang muncul saat hamil, memengaruhi hingga 14% kehamilan secara global. Di Indonesia, kondisi ini sering luput terdeteksi karena keterbatasan data nasional. Skrining rutin usia 24–28 minggu, tata laksana nutrisi, dan pemantauan pascasalin jangka panjang menjadi kunci mencegah komplikasi ibu dan bayi.
WHO menerbitkan agenda riset global untuk pengobatan tradisional, komplementer, dan integratif (TCIM) dari 2025 hingga 2034, menyoroti kesenjangan antara tingkat penggunaan yang tinggi dan pendanaan riset yang rendah. Indonesia memiliki pengguna TCIM yang besar, namun belum menyusun komitmen riset formal seperti negara lain, membuka peluang baru untuk pengembangan.
Bayi baru lahir kerap menampakkan tanda yang mengkhawatirkan namun jinak — ruam berpindah, bersin, napas tak teratur — sementara tanda paling berbahaya justru nyaris tak terlihat: hipotermia, menyusu buruk, dan terlalu anteng. Artikel ini memetakan keduanya dalam tiga jalur keputusan, agar orang tua tahu kapan menunggu dan kapan berangkat.
Penulis merenungkan dua buku terpanjang yang pernah dibacanya: Mahabharata dan seri Harry Potter. Mahabharata memberikan gambaran tentang warisan dan makna kehidupan, sedangkan Harry Potter mencerminkan perjalanan tumbuh dewasa dan penemuan diri. Kedua pengalaman membaca ini membentuk identitas dan perspektif penulis terhadap dunia dan cerita.
Hipoglikemia pada anak adalah kondisi darurat yang membutuhkan penanganan cepat. Anak sadar harus diberikan glukosa oral 0,3 g/kg, sedangkan anak tidak sadar membutuhkan dekstrosa 10% intravena 2 mL/kg atau glukagon. Pengambilan sampel kritis sebelum terapi penting untuk identifikasi penyebab hipoglikemia secara tepat.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Tinggalkan Balasan