A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Tampaknya Mozilla memang telah membuat peramban Firefox memasuki era “rapid release development cycle”, di mana versi-versi terbaru dirilis dengan sangat cepat dibandingkan milestone terdahulu. Setelah sukses dengan rilis Firefox 4, kini Firefox 5 dikatakan memberikan lebih dari 1.000 perbaikan & peningkatan di sisi performa, stabilitas serta keamanan.

Firefox 5 tersedia untuk versi komputer (Windows, Mac, Linux) dan ponsel (Androids, iPhone). Tentu saja dengan teknologi anti-pelacakan (do not track privacy feature) yang tersedia pada semua platform tersebut.

Mozilla Firefox 5

Peramban Mozilla Firefox juga mendukung banyak fungsi yang diperkaya melalui add-ons yang begitu banyak dikembangkan oleh komunitas. Anda mungkin akan menemukan bahwa banyak dari fungsi-fungsi ini yang akan begitu membantu.

Versi Windows, Linux dan Mac kini mendukung standar “CSS Animations” – ini bisa membantu para pengembang untuk membangun aplikasi dan situs web yang lebih memukau. Anda mungkin akan menemukan panduan/tutorial untuk hal ini melalui Mozilla Hacks (cek di sini).

Untuk memasang Firefox 5 pada komputer anda, setidaknya sistem yang diperlukan memiliki kemampuan Pentium 4 (setara), RAM 512 MB dan ruang HDD 200 MB. Dan jangan khawatir, Windows 2000 & XP masih didukung. Untuk pengguna Linux jangan lupa paket dan kepustakaan minimal yang diperlukan adalah: GTK+ 2.10, GLib 2.12, Pango 1.14, X.Org 1.0, libstdc++ 4.3, atau versi-versi yang lebih baru lagi.

Untuk mengetahui lebih banyak tentang apa yang baru di Firefox 5, catatan rilis, pemasangan, masalah yang diketahui, pertanyaan yang paling sering diajukan dan lain sebagainya, silakan membaca Catatan Rilis Firefox 5.

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
  • The Dream That Keeps Breathing
    What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
  • PFAS di Meja Makan: Apa yang Diungkap Tinjauan Lanskap WHO tentang “Bahan Kimia Abadi” yang Kita Telan
    WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.
  • Nasi di Piring, Racun yang Tak Terlihat: Apa Kata Evaluasi Terbaru WHO/FAO tentang Arsenik dalam Makanan
    Evaluasi terbaru oleh JECFA (2026) menunjukkan risiko arsenik dalam makanan tidak hanya terkait kanker, tetapi juga penyakit jantung pada dosis lebih rendah. Beras menjadi sumber utama paparan, termasuk di Indonesia, di mana data dari Sulawesi Utara menunjukkan melampaui ambang aman. Perlu ada langkah kehati-hatian dan pembaruan regulasi keamanan pangan.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

10 tanggapan

  1. Avatar imadewira

    saya masih menggunakan versi 4 nih, coba download ah

    1. Avatar Cahya

      Lho Bli Wira, kan cuma tinggal diperbarui otomatis? Kenapa mesti mengunduh lagi :).

      1. Avatar imadewira

        ternyata ndak perlu download, cukup update dari browser saja. Tapi sepertinya ndak ada perbedaan berarti ya?

      2. Avatar Cahya

        Bli Wira, paling yang baru ada adalah dukungan CSS animation, tapi kalau tidak sering mengamati mana yang namanya CSS animation, kita sih tidak tahu kalau ada dukungan itu. Jadi sekilas akan tampak sama saja.

  2. Avatar Andhy
    Andhy

    paket kepustakaan itu apa ya? 😀

    1. Avatar Cahya

      He he…, maksudnya pustaka gitu :).

  3. Avatar Asop

    Iya nih, baru aja saya update jadi versi 5. 😀

  4. Avatar alief

    perasaan baru kemarin aja make rubah api 4 dah ada rubah api 5, dah begitu ternyata ada perbaikan 1000 kutu lebih. mangstafffff memang ni para komunitas dan pengembangnya

    1. Avatar Cahya

      Mas Alief, sebenarnya kalau tidak ada perubahan yang signifikan sih nomor versi awal tidak perlu cepat bergulir, toh ada nomor-nomor seri di belakangnya yang menyesuaikan. Tidak perlu-lah Mozilla mengikuti Google dalam mengembangan Chrome :).

  5. Avatar jarwadi

    Benar benar gila nih, persaingan antar browser 😀 terutama Firefox dan google chrome

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca