A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

PCLinuxOS adalah salah satu distro Linux dengan cita rasa KDE yang cukup populer. Selalu masuk dalam 10 besar distribusi Linux secara internasional. Selain itu – konon – mudah digunakan oleh pemula, dan kini mendukung sistem rolling release update, yang tampaknya sudah mengadaptasi beberapa distro besar lainnya.

Saat ini tampaknya baru tersedia versi 32-bit, dan versi 64-bit mungkin akan menyusul dalam beberapa pekan ini. Yang tampak baru adalah tema yang digunakan sepenuhnya baru, bergaya hitam metalik. Sedangkan kernel yang dibawa masih pada versi stabil Linux kernel 2.6.38.8, dan bagi mereka yang memiliki memori di atas 4 GB, mungkin bisa menggunakan kernel tambahan yang terdapat di repositorinya.

PCLinuxOS KDE
Tampilan Dekstop KDE PCLinuxOS 2011.6 Bergaya Hitam Metalik

Gambar di atas adalah pratampil dekstop PCLinuxOS terbaru yang saya ambil dari pengumumam rilisnya. Adapun peranti lunak yang disertakan pada seri ini adalah:

  • KDE 4.6.4
  • Firefox 5
  • Thunderbird 3.1.11
  • Pidgin 2.9.0
  • VLC 1.10.0
  • Clementine 0.7.1

Sedangkan untuk aplikasi Office, sebagaimana distro besar lainnya, PCLinuxOS sudah tidak menggunakan OpenOffice lagi, namun beralih ke LibreOffice.

Jika tertarik, Anda bisa mengunduhnya via:

  • Direct Download: Unduh PCLinuxOS ISO | Mirror 1 | Mirror 2 | Mirror 3 | Mirror 4.
  • Torrent: Unduh dari Ibiblio.

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Nutri‑Level: Ketika Segelas Boba Mulai Punya “Rapor” Kesehatan
    Kementerian Kesehatan Indonesia menerbitkan KMK Nomor HK.01.07/MENKES/301/2026 untuk mengatur label gizi pada minuman siap saji, dikenal sebagai Nutri-Level. Sistem ini bertujuan mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih, yang dapat menyebabkan penyakit tidak menular. Kebijakan ini diharapkan meningkatkan kesadaran konsumen dan mendorong reformulasi produk.
  • Ketika Angka Kasus HIV Tidak Menceritakan Seluruh Kisah: Menata Ulang Surveilans di Era Penyakit Lanjut
    Panduan konsolidasi WHO 2026 memperbarui definisi kasus HIV dan menambahkan indikator pemantauan penyakit HIV lanjut. Ini penting bagi Indonesia, yang memiliki 564.000 ODHIV, untuk mengevaluasi kesiapan SIHA 2.1 dalam mendukung pencapaian target eliminasi HIV pada tahun 2030, dengan data diharapkan lebih akurat dan terintegrasi.
  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
  • The Dream That Keeps Breathing
    What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

4 tanggapan

  1. Avatar alief

    pengen juga mencobanya bli, tapi apa daya lebar pita sudah terkoyak disana sini, sehingga pita itu semakin sempit dan tidak memungkinkan untuk melakukan pengunduhan-disamping "malas".

    hehehehe

    1. Avatar Cahya

      Mas Alief, saya bisa mengirimkannya "free of charge" jika Mas Alief memang ingin mencobanya, silakan kirimkan saja saya surat elektronik dengan alamat tujuan pengiriman. Tapi ya, posnya pakai pos biasa saja, jadi tibanya mungkin (lumayan) lama.

      1. Avatar alief

        wah, terima kasih sekali bli. tapi bukannya menolak, tapi aku tinggal di hutan, dan alamat pastinya tidak tau -walau sudah setaun tinggal disini- cuma tau nama kotanya saja. :).

        mungkin bulan depan pas pulang jawa bisa mengunduh sendiri dengan kapasitas pita yang lebih memadai di sana.

      2. Avatar Cahya

        Wah, bisa pulang pergi seperti itu, rasanya banyak yang suka bekerja sambil bepergian ya? 🙂 – sayang saya tidak begitu cocok dengan perjalanan jauh. Ndak apa-apa Mas Alief, nanti saya tunggu review-nya saja :D.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca