A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Ini dimulai beberapa hari yang lalu ketika salah satu tetangga saya sibuk mencari lensa tambahan untuk perangkat iPhone dan Android-nya. Ya, kamera bawaan ponsel cerdas (smartphone) hanya berkisar pada ukuran 3,2 MP hingga 8 MP, dan kadang saya sudah merasa itu cukup, meskipun mungkin beberapa orang ingin fitur lebih.

Dapatkah Anda membayangkan jika ponsel cerdas anda memiliki kamera yang bisa digunakan untuk telefoto, wide angle atau fish eye effect? Di luar sana ada banyak lensa tambahan yang bisa memberikan fitur ini pada ponsel anda, dengan harga hanya beberapa ratus ribu rupiah saja. Tapi kadang saya bertanya, apakah ponsel-ponsel ini mampu memberikan fitur layaknya kamera SLR?

Inilah yang saya buru, dan pertanyaan saya terjawab ketika mengunjungi situs Photojojo, salah satu penggagas ide kreatif ini. Dengan slogannya: Turn your iPhone 4 into a DSLR using real SLR lenses – cukup menarik perhatian kita semua. Saya mencoba mengambil beberapa cuplikannya.

Bagaimana tanggapan Anda?

Mereka sangat kreatif dalam menyambung lensa-lensa SLR Canon dan Nikon ke iPhone 4 dan membuat Anda serasa memiliki langsung kamera SLR dengan teknologi Apple di dalamnya. Tapi harganya yang lumayan, untuk mendapatkan adapter ini bisa seharga sepertiga kamera DSLR termurah.

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Ketika Angka Kasus HIV Tidak Menceritakan Seluruh Kisah: Menata Ulang Surveilans di Era Penyakit Lanjut
    Panduan konsolidasi WHO 2026 memperbarui definisi kasus HIV dan menambahkan indikator pemantauan penyakit HIV lanjut. Ini penting bagi Indonesia, yang memiliki 564.000 ODHIV, untuk mengevaluasi kesiapan SIHA 2.1 dalam mendukung pencapaian target eliminasi HIV pada tahun 2030, dengan data diharapkan lebih akurat dan terintegrasi.
  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
  • The Dream That Keeps Breathing
    What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
  • PFAS di Meja Makan: Apa yang Diungkap Tinjauan Lanskap WHO tentang “Bahan Kimia Abadi” yang Kita Telan
    WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

14 tanggapan

  1. Avatar Cahya

    Wah, kalau sekarang saya kurang tahu. Coba cek situs resminya atau lewat forum daring kaskus.us :).

  2. Avatar jarwadi

    ini menarik sekali, foto2 yang diambil akan lebih cepat dionline kan dibanding kamera slr beneran, hehe

    1. Avatar Cahya

      Jika tidak salah, sekarang sudah ada kamera-kamera digital yang bisa langsung mengirim hasil jepretan ke media daring dan menyimpan di jejaring sosial seperti Flickr.

  3. Avatar alief
    alief

    sepertiga harga kamera slr itu baru adapternya ya bli,belum termasuk lensa?

    1. Avatar Cahya

      Ya, baru adapternya saja Mas Alief, kalau lensanya ya dijual terpisah oleh produsen masing-masing :).

  4. Avatar @zizydmk

    Aihh… canggih bener ya.
    Kreativitas memang tak bisa lepas juga dari budget…

  5. Avatar Fad

    wah keren banget bli…sayangnya iPhone 4 di Yogya masih mahal… coba kaya di Amrik ya saya lihat yang 4S aja mulai dari $199
    Nyampe sini bisa berapa tuh… hehehe
    (o´_?)o)???!(;?_?) ? ??????)??? ;)/

    1. Avatar Cahya

      Fad, hmm…, apa yakin itu bukan scam, kalau harganya sampai jauh begitu, saya sih tidak pernah bandingin, tapi ada baiknya ngecek harga asli di Apple Store.

      1. Avatar Fad

        itu dari website apple-nya bli klo yang 16GB mulai $199 dengan kontrak operator selama 2 tahun. klo 32GB $299. Dari seputar Indonesia katanya udah ada pre-order yang nawarin 12jt untuk yang 16GB. Harganya jauh kan??

        cuma yang iPhone 4 di EMAX ditawarkan 6jt kemarin. Untungnya saya nggak butuh benda ini, handphone yang sekarang aja sudah cukup memenuhi kebutuhan..klo kepengen sih selalu… hehehe

      2. Avatar Cahya

        Oh, benarkah? Kok beda jauh ya, rasanya kita diperas bangsa sendiri kalau mahalnya justru jatuh di dalam negeri :D.

  6. Avatar Melvin
    Melvin

    melihat i phone di gituin, ngeliatnya agak lucu.
    tapi, apakah tabungnya berfungsi sama dengan kamera biasa ???

    1. Avatar Cahya

      Melvin, tabungnya? Maksudmu lensanya ya? Ya, itu kan memang lensa “SLR” dari kamera Nikon atau Canon, hanya saja disambung ke iPhone melalui sebuah adapter khusus :D.

  7. Avatar Joko Sutarto

    Wow, kreatif juga ya mereka. Bisa ditiru ini. Tapi iPhonenya saya belum punya jadi mesti nabung dulu buat mencoba tips ini 🙂

    1. Avatar Cahya

      Pak Joko, he he…, saya rasa tabungan saya tidak akan pernah cukup :D.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca