A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Ini dimulai beberapa hari yang lalu ketika salah satu tetangga saya sibuk mencari lensa tambahan untuk perangkat iPhone dan Android-nya. Ya, kamera bawaan ponsel cerdas (smartphone) hanya berkisar pada ukuran 3,2 MP hingga 8 MP, dan kadang saya sudah merasa itu cukup, meskipun mungkin beberapa orang ingin fitur lebih.

Dapatkah Anda membayangkan jika ponsel cerdas anda memiliki kamera yang bisa digunakan untuk telefoto, wide angle atau fish eye effect? Di luar sana ada banyak lensa tambahan yang bisa memberikan fitur ini pada ponsel anda, dengan harga hanya beberapa ratus ribu rupiah saja. Tapi kadang saya bertanya, apakah ponsel-ponsel ini mampu memberikan fitur layaknya kamera SLR?

Inilah yang saya buru, dan pertanyaan saya terjawab ketika mengunjungi situs Photojojo, salah satu penggagas ide kreatif ini. Dengan slogannya: Turn your iPhone 4 into a DSLR using real SLR lenses – cukup menarik perhatian kita semua. Saya mencoba mengambil beberapa cuplikannya.

Bagaimana tanggapan Anda?

Mereka sangat kreatif dalam menyambung lensa-lensa SLR Canon dan Nikon ke iPhone 4 dan membuat Anda serasa memiliki langsung kamera SLR dengan teknologi Apple di dalamnya. Tapi harganya yang lumayan, untuk mendapatkan adapter ini bisa seharga sepertiga kamera DSLR termurah.

Artikel Baru Terbit

  • Berapa Jam Sebenarnya Kita Butuh Tidur? Lima Mitos yang Perlu Diluruskan
    Kebutuhan tidur bervariasi berdasarkan usia dan individu, bukan sekadar “8 jam”. Tubuh tidak dapat dilatih untuk butuh tidur lebih sedikit. Tidur siang singkat 10–20 menit justru bermanfaat. Tidak semua hewan tidur seperti manusia. Terlalu banyak tidur juga berisiko. Dan meski kurang tidur jarang membunuh langsung, microsleep akibatnya menewaskan ribuan orang di jalan Indonesia setiap tahun.
  • Gula Darah Tinggi yang Diam-Diam Merusak: Memahami Diabetes Melitus Tipe 2
    Diabetes melitus tipe 2 menyerang diam-diam—hanya satu dari 4-5 penyandang di Indonesia yang menyadari kondisinya. Artikel ini membahas patofisiologi resistansi insulin, kriteria diagnosis PERKENI, peran SGLT2 inhibitor dan GLP-1 receptor agonist dalam terapi terkini, serta kesenjangan akses pembiayaan JKN/BPJS terhadap golongan obat baru tersebut.
  • Empat Pembaruan Kunci Pedoman Malaria WHO 2026: Apa yang Berubah dan Apa Artinya bagi Indonesia
    WHO mengeluarkan pembaruan pedoman malaria pada September 2026, mencakup empat perubahan penting: pencegahan malaria pada ibu hamil dengan HIV, batas penggunaan primakuin dosis tunggal, formulasi baru artemether-lumefantrine untuk bayi <5 kg, serta peninjauan jadwal vaksin. Pembaruan ini relevan untuk Indonesia, khususnya Papua sebagai daerah berisiko tinggi.
  • Vaksin RSV untuk Ibu Hamil: Ketika Antibodi Ibu Jadi Perisai Pertama Bayi
    Vaksin RSV maternal (Abrysvo) terbukti menurunkan risiko penyakit saluran napas bawah berat pada bayi hingga 90% dalam 90 hari pertama bila diberikan pada minggu ke-28–36 kehamilan. WHO baru mengesahkan vial multidosisnya untuk memperluas akses global. Di Indonesia, vaksin ini sudah terdaftar BPOM namun belum masuk program nasional.
  • Guru di Garis Depan: Panduan Baru UNESCO, UNICEF, dan WHO untuk Menjaga Kesehatan Jiwa di Ruang Kelas
    Panduan baru UNESCO-UNICEF-WHO (2026) menegaskan peran guru dalam kesehatan jiwa sekolah: mempromosikan kesejahteraan, menyadari tanda distres, dan menghubungkan murid ke dukungan — tanpa mendiagnosis atau memberi terapi. Dengan I-NAMHS mencatat 15,5 juta remaja Indonesia mengalami masalah kesehatan mental, panduan ini relevan bagi UKS, PPKSP, dan sistem sekolah Indonesia.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

14 tanggapan

  1. Avatar Cahya

    Wah, kalau sekarang saya kurang tahu. Coba cek situs resminya atau lewat forum daring kaskus.us :).

  2. Avatar jarwadi

    ini menarik sekali, foto2 yang diambil akan lebih cepat dionline kan dibanding kamera slr beneran, hehe

    1. Avatar Cahya

      Jika tidak salah, sekarang sudah ada kamera-kamera digital yang bisa langsung mengirim hasil jepretan ke media daring dan menyimpan di jejaring sosial seperti Flickr.

  3. Avatar alief
    alief

    sepertiga harga kamera slr itu baru adapternya ya bli,belum termasuk lensa?

    1. Avatar Cahya

      Ya, baru adapternya saja Mas Alief, kalau lensanya ya dijual terpisah oleh produsen masing-masing :).

  4. Avatar @zizydmk

    Aihh… canggih bener ya.
    Kreativitas memang tak bisa lepas juga dari budget…

  5. Avatar Fad

    wah keren banget bli…sayangnya iPhone 4 di Yogya masih mahal… coba kaya di Amrik ya saya lihat yang 4S aja mulai dari $199
    Nyampe sini bisa berapa tuh… hehehe
    (o´_?)o)???!(;?_?) ? ??????)??? ;)/

    1. Avatar Cahya

      Fad, hmm…, apa yakin itu bukan scam, kalau harganya sampai jauh begitu, saya sih tidak pernah bandingin, tapi ada baiknya ngecek harga asli di Apple Store.

      1. Avatar Fad

        itu dari website apple-nya bli klo yang 16GB mulai $199 dengan kontrak operator selama 2 tahun. klo 32GB $299. Dari seputar Indonesia katanya udah ada pre-order yang nawarin 12jt untuk yang 16GB. Harganya jauh kan??

        cuma yang iPhone 4 di EMAX ditawarkan 6jt kemarin. Untungnya saya nggak butuh benda ini, handphone yang sekarang aja sudah cukup memenuhi kebutuhan..klo kepengen sih selalu… hehehe

      2. Avatar Cahya

        Oh, benarkah? Kok beda jauh ya, rasanya kita diperas bangsa sendiri kalau mahalnya justru jatuh di dalam negeri :D.

  6. Avatar Melvin
    Melvin

    melihat i phone di gituin, ngeliatnya agak lucu.
    tapi, apakah tabungnya berfungsi sama dengan kamera biasa ???

    1. Avatar Cahya

      Melvin, tabungnya? Maksudmu lensanya ya? Ya, itu kan memang lensa “SLR” dari kamera Nikon atau Canon, hanya saja disambung ke iPhone melalui sebuah adapter khusus :D.

  7. Avatar Joko Sutarto

    Wow, kreatif juga ya mereka. Bisa ditiru ini. Tapi iPhonenya saya belum punya jadi mesti nabung dulu buat mencoba tips ini 🙂

    1. Avatar Cahya

      Pak Joko, he he…, saya rasa tabungan saya tidak akan pernah cukup :D.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca