Setelah membuat halaman facebook untuk blog ini tahun lalu, tahun ini saya membuatkan halaman Google+ (baca: google plus) untuk Bhyllabus. Halaman ini sudah bisa digunakan jika hanya untuk sekadar berkomunikasi, tentang isi blog, masukan atau topik apapun yang ingin dibicarakan tanpa perlu mengakses halaman blog yang asli.

Saya juga menambahkan pembaruan tulisan secara berkala di halaman ini, meski mungkin tidak seperti pada Facebook yang bisa dilakukan secara otomatis. Saya belum menemukan cara pembaruan otomatis ke halaman Google+. Sehingga mungkin pembaruan konten agak lebih terlambat.

Untuk lebih jelasnya, silakan langsung mengunjungi halamannya di Google+: Bhyllabus on Google Plus. Namun perlu diingat bahwa diperlukan akun Google untuk mengakses halaman ini.

Google+

Selain tentang konten blog sendiri, halaman ini juga diizinkan sebagai media diskusi masalah teknis dan non-teknis, seperti misalnya untuk jaringan afiliasi yang tidak diizinkan dibahas pada borang tanggapan blog asli sesuai dengan syarat layanan penggunaan (terms of service) Bhyllabus.

Anda diizinkan secara bebas menambahkannya ke dalam lingkaran (circle) akun Google+ anda. Jika memiliki masukkan jangan ragu untuk menyampaikannya.

Artikel Baru Terbit

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

6 tanggapan

  1. Avatar die

    Senada dengan mas iskandar, belum kepikiran untuk membuat halaman khusus pada jejaring sosial seperti ini.

    1. Avatar Cahya

      Karena mungkin memang tidak begitu penting sih Pak Aldy, akhirnya paling berpikir juga siapa yang akan menggunakannya.

      1. Avatar die

        Saya sempat mendiskusikan hal ini dengan putri saya dan alasannya yang dikemukakannya cukup rasional.  Jika blog pribadi seperti ini, suatu saat akan kolaps, dengan menyebarkannya kebeberapa layanan, arsip itu akan terjaga bahkan untuk jangka waktu yang sangat lama.

      2. Avatar Cahya

        Blog seperti punya saya ini juga akan “runtuh” nantinya, namun di saat itu tiba, generasi baru akan meremajakan dunia blog itu sendiri, dengan ilmu yang diperbarui dan sintesa pemikiran dan sudut pandang dari generasi sebelumnya.
        Patah tumbuh, hilang berganti. Mari percaya bahwa generasi berikutnya akan memberikan sesuatu yang lebih baik daripada kita, sehingga keusangan kita tidak perlu terlalu lama menyesakkan dunia maya :).

  2. Avatar Iskandaria
    Iskandaria

    Hehe. Saya sendiri sampai saat ini belum membuat halaman semacam fans page untuk blog saya, entah itu di Facebook maupun di Google Plus. Atau anggaplah semacam halaman khusus untuk blog saya (misalnya khusus untuk pembaruan konten maupun diskusi). Sejauh ini saya hanya memanfaatkan akun pribadi yang saya miliki di Facebook dan Twitter (untuk pembaruan konten). Entahlah ke depannya. Sejauh ini saya belum punya niat sih untuk membuat halaman khusus bagi blog saya. Mungkin saya agak aneh ya 🙂

    1. Avatar Cahya

      Memang ndak perlu sih Mas, tapi saya sih sekalian untuk latihan membangun situs e-commerce soalnya :).

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca