Saya lupa sudah berapa lama tidak menulis di sini, tapi rasanya mungkin sudah ada lebih dari seminggu. Pasca pembekalan di Surabaya akhir bulan yang lalu, kini saya berada di Kota Genteng, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur. Saya akan berada di sini hingga satu tahun ke depan, masa dinas 8 bulan di RSUD Genteng dan 4 bulan sisanya di Puskesmas Sempu.
Dan memang sudah lama saya tidak menyentuh kegiatan klinisi, sehingga perlu cukup banyak beradaptasi kembali. Belum lagi karena perbedaan beberapa terminologi yang memang mesti dibiasakan mencercapnya. Namun perlahan-lahan akan terbiasa juga, setidaknya demikian harapan untuk saat ini.
Karena belum menjelajahi semua wilayah (oleh sebabnya padatnya jadwalnya dinas), saya belum mengenal seluruh wilayah dengan baik, kecuali seputaran rumah sakit.
Pemandangan persawahan pagi hari dari depan tempat tinggal selama di Genteng.
Satu tahun ini saya tinggal di salah satu kost yang lumayan banyak terdapat di sekitar RSUD Genteng. Biaya hidup di sini bisa dikatakan mirip di Jogja, walau mungkin sedikit lebih tinggi dari Jogja ataupun Kota Banyuwangi sendiri yang berjarak satu jam perjalanan ke arah Timur.
Kota ini cukup padat aktivitas, terutama jalanan yang menghubungkan Banyuwangi dan Jember. Saking padatnya, saya mesti benar-benar berhati-hati menyeberang jalan dan mengendarai kendaraan bermotor. Kecelakaan lalu lintas cukup tinggi, namun angka lain yang cukup tinggi yang layak diwaspadai adalah angka ODHA yang terus meningkat. Oleh karena tuntutan profesi, para pekerja medis memiliki risiko tertular HIV/AIDS lebih tinggi dibandingkan masyarakat umum, sehingga kewaspadaan dini ditekankan di mana-mana.
Saya tidak dapat bercerita lebih banyak lagi. Seminggu belum cukup untuk melihat semua sisi daerah Genteng.
Wabah cyclosporiasis melanda ratusan warga Amerika Serikat pada musim panas 2026, disebabkan parasit mikroskopis Cyclospora cayetanensis yang mencemari sayur dan buah segar. Artikel ini mengulas biologi parasit, gejala diare “meledak-ledak”, tantangan diagnosis laboratorium, terapi TMP-SMX, hingga relevansinya bagi keamanan pangan dan kewaspadaan klinis di Indonesia.
Studi kohort Finlandia menemukan bahwa peminum kopi rutin memiliki lemak viseral lebih rendah dan massa otot lebih tinggi meskipun indeks massa tubuh serupa dibanding peminum kopi jarang. Pada pria, konsumsi kopi juga terkait dengan profil testosteron dan SHBG yang lebih baik, namun studi ini bersifat observasional dan tidak membuktikan hubungan sebab-akibat.
Faktor pria berkontribusi pada sekitar separuh kasus infertilitas pasangan, namun sering luput dari pemeriksaan awal. Artikel ini mengulas standar analisis sperma terbaru WHO edisi keenam serta bukti terkini mengenai pengaruh rokok, alkohol, berat badan, paparan panas, dan konsumsi gula terhadap kualitas dan integritas DNA sperma.
Muntah hebat yang datang berulang lalu hilang seolah tak pernah terjadi—inilah wajah cyclic vomiting syndrome, gangguan interaksi otak-usus yang sering disalahpahami sebagai gastroenteritis biasa. Artikel ini mengulas patofisiologi, kriteria diagnosis Rome IV, pembaruan pedoman NASPGHAN 2025, serta tata laksana berbasis bukti terkini bagi klinisi di layanan primer maupun rujukan.
Besok, 27 Agustus 2026, Jakarta akan menggadakan unjuk rasa besar oleh berbagai aliansi. Tuntutan termasuk pengesahan RUU Perampasan Aset dan hukuman mati bagi koruptor. Polda Metro Jaya telah menyiapkan pengamanan. Aksi ini dapat mempengaruhi IHSG dan rupiah, dengan proyeksi pergerakan cenderung sideways dalam beberapa hari ke depan.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Tinggalkan Balasan