A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Beberapa hari yang lalu, avast! memperbarui versi peranti lunak antivirus dan internet security milik mereka ke versi 8. Saya menemukan banyak perubahan di sini, dan perpindahan dari versi 7 ke 8 benar-benar perubahan yang cukup besar pada avast! Internet Security yang saya gunakan.

Kini avast! juga merilis produk baru, jika dulu perlindungan paling lengkap menggunakan avast! Internet Security, maka sekarang bisa didapatkan avast! Premier – di mana kita bisa mengelola keamanan semua perangkat yang terhubung dengan avast! antivirus dari satu perangkat saja. Hanya saja saya sendiri belum jelas di mana letak perbedaannya. Mungkin harus saya tanyakan ke forum, hanya belakangan ini tampaknya waktu tidak memungkinkan.

Saya melalukan peningkatan melalui antarmuka pengguna di versi sebelumnya, jadi tidak mengunduh lagi berkas instalasinya secara manual.

Instalasi
Peningkatan ke versi 8 dan fitur-fitur baru yang ditawarkan. Terdapat beberapa fitur yang hanya ada di avast! Premier edisi baru.

Peningkatannya berlangsung dengan cepat, bahkan saat saya menggunakan koneksi Internet seadanya. Dan ketika masuk ke dalam aplikasinya, saya menemukan sebuah antarmuka yang sama sekali baru, setidak sejumlah besar perubahan sudah dibuat.

Antarmuka
Tampilan halaman muka avast! 8 – Terkesan minimalis dan kompak.

Begitu tampil, saya langsung bisa melihat bahwa avast! 8 tampil mengikuti desain antarmuka metro milik Windows 8 yang terkesan khas dengan tile-nya. Tampilan awal yang sederhana memberikan kesan bersih dan mudah dipahami.

Perlindungan yang cukup lengkap dengan antivirus berkelas tentu saja sudah menjadi inti yang tidak bisa dipungkiri bahkan pada program versi gartisnya.

Rangkuman
Antarmuka rangkuman yang memperlihatkan statistik dasar semua sistem perlindungan yang ditawarkan oleh avast! 8.

Sistem layanan perlindungan awan masih cukup menarik pada avast, karena inilah yang selalu melindungi komputer dan sistem operasi.

Apakah Anda sudah mencoba avast! 8, apa yang menurut Anda menarik di dalamnya?

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
  • The Dream That Keeps Breathing
    What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
  • PFAS di Meja Makan: Apa yang Diungkap Tinjauan Lanskap WHO tentang “Bahan Kimia Abadi” yang Kita Telan
    WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.
  • Nasi di Piring, Racun yang Tak Terlihat: Apa Kata Evaluasi Terbaru WHO/FAO tentang Arsenik dalam Makanan
    Evaluasi terbaru oleh JECFA (2026) menunjukkan risiko arsenik dalam makanan tidak hanya terkait kanker, tetapi juga penyakit jantung pada dosis lebih rendah. Beras menjadi sumber utama paparan, termasuk di Indonesia, di mana data dari Sulawesi Utara menunjukkan melampaui ambang aman. Perlu ada langkah kehati-hatian dan pembaruan regulasi keamanan pangan.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

7 tanggapan

  1. Avatar Cahya

    Wes, laptop lama enaknya dipasang JoliOS saja :D.

    1. Avatar gadgetboi

      ngeledek nih 😀 … #kekeuhMATEuntuk5tahunKedepan

      1. Avatar Cahya

        Uh, pakai Ubiquity saja sekalian :D.

  2. Avatar Applausr
    Applausr

    avast ya… terima kasih informasinya… lagi nyari anti virus nih…

    1. Avatar Cahya

      Iya Mas, yang satu ini memang layak dipertimbangkan ;).

  3. Avatar gadgetboi

    beberapa minggu yang lalu saya akhirnya menggunakan avast! bli 😀 … laptop adek akhirnya saya install ulang. bukan karena ada virus, tapi jadi lelet karena terlalu banyak bloatware. untung ada SP3 dari dvd majalah kalau engga harus donlot mah bisa mencret. ini aja update office 2007, donlot aplikasi utilities dll di filehippo abis 1 Giga lebih *tepok jidat* tapi semua jadi aplikasi baru semua. makanya saya kepikiran untuk instal Avast 😀

    1. Avatar Cahya

      Oh, kok tumben ndak pakai BlankOn atau Mint. Perasaan kemarin nulis tentang itu deh di blog :D.
      Laptop saya masih lawas, Windows Vista. Yang penting lancar dan produktivitasnya masih baik. Alias, ndak punya dana beli yang baru, he he…

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca