A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Satu lagi blog pendek saya yang berjudul “l’énigme” ditutup. Hal ini karena pemilik layanan blog Posterous yaitu Twitter, telah mengeluarkan pengumuman resmi yang saya terima melalui surat elektronik tentang penutupan ini. Sejak Posterous diakuisisi oleh Twitter, saya sudah punya firasat hal ini akan terjadi.

Sejak saat itu, keraguan saya menjadi kenyataan. Twitter hanya ingin mengambil “human resources” alias potensi pekerja dan pengembang aplikasi Posterous ke dalam perusahaan mereka untuk mengembangkan Twitter, sedangkan layanan Posterous sendiri menjadi terlupakan. Ini memang banyak dilakukan oleh korporasi besar dengan mencaplok starter up kecil, kemudian mengambil manis dan membuang sepahnya.

Anda mungkin tidak akan menemukannya lagi, alamat blog lama akan saya alihkan ke WordPress.

Posterous launched in 2008. Our mission was to make it easier to share photos and connect with your social networks. Since joining Twitter almost one year ago, we’ve been able to continue that journey, building features to help you discover and share what’s happening in the world – on an even larger scale.

On April 30th, we will turn off posterous.com and our mobile apps in order to focus 100% of our efforts on Twitter. This means that as of April 30, Posterous Spaces will no longer be available either to view or to edit.

Demikianlah bunyi pengumuman di situs resmi Posterous untuk yang terakhir kalinya, beserta dengan ucapan terima kasih kepada para pengguna – ditulis langsung oleh Sachin Argawal, pendiri dan pimpinan Posterous.

Posterous
Tampilan blog saya yang menggunakan mesin posterous untuk yang terakhir kalinya. Dan sekarang saya mengucapkan selamat tinggal.

Dengan ini saya juga mengumumkan secara resmi bahwa blog saya di atas ditutup sepenuhnya secara otomatis bersamaan dengan berakhirnya layanan Posterous di Internet. Bagi mereka yang telah berkunjung dan meluangkan waktu membaca, saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya.

Artikel Baru Terbit

  • Siklotimia: Ketika “Naik-Turun Suasana Hati” Bukan Sekadar Karakter
    Siklotimia adalah gangguan mood kronis yang ditandai ayunan hipomania dan depresi ringan selama minimal dua tahun, sering disalahartikan sebagai kepribadian labil. Artikel ini membahas kriteria diagnostik DSM-5-TR, risiko berkembang menjadi bipolar, serta tata laksana yang menempatkan psikoterapi sebagai lini pertama sebelum farmakoterapi.
  • Buah Delima dan Jantung yang Kaku: Mengenal Urolithin A, Harapan Baru untuk Gagal Jantung HFpEF
    Urolithin A, senyawa yang dihasilkan dari konsumsi buah delima, menunjukkan potensi dalam mengobati gagal jantung HFpEF dengan memperbaiki relaksasi otot jantung melalui aktivasi protein PKGIα. Meskipun hasil uji pada hewan dan jaringan manusia menjanjikan, uji klinis pada pasien masih diperlukan sebelum penerapan terapi ini.
  • Cyclospora: Parasit Mikroskopis yang Mengintai di Balik Sayuran dan Buah Segar
    Wabah cyclosporiasis melanda ratusan warga Amerika Serikat pada musim panas 2026, disebabkan parasit mikroskopis Cyclospora cayetanensis yang mencemari sayur dan buah segar. Artikel ini mengulas biologi parasit, gejala diare “meledak-ledak”, tantangan diagnosis laboratorium, terapi TMP-SMX, hingga relevansinya bagi keamanan pangan dan kewaspadaan klinis di Indonesia.
  • Ngopi Pagi di Sragen, Otot Lebih Padat: Apa Kata Riset Terbaru soal Kopi dan Komposisi Tubuh?
    Studi kohort Finlandia menemukan bahwa peminum kopi rutin memiliki lemak viseral lebih rendah dan massa otot lebih tinggi meskipun indeks massa tubuh serupa dibanding peminum kopi jarang. Pada pria, konsumsi kopi juga terkait dengan profil testosteron dan SHBG yang lebih baik, namun studi ini bersifat observasional dan tidak membuktikan hubungan sebab-akibat.
  • Faktor Kesuburan Pria: Sisi yang Sering Terlewat dalam Pencarian Momongan
    Faktor pria berkontribusi pada sekitar separuh kasus infertilitas pasangan, namun sering luput dari pemeriksaan awal. Artikel ini mengulas standar analisis sperma terbaru WHO edisi keenam serta bukti terkini mengenai pengaruh rokok, alkohol, berat badan, paparan panas, dan konsumsi gula terhadap kualitas dan integritas DNA sperma.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca