Kemarin saya meningkatkan komputer kantor dari Linux Mint 16 Petra ke Mint 17 Qiana, mumpung jaringan Internet sudah diperbaiki jalurnya. Memang kesannya sederhana, setelah beberapa perintah sederhana dari terminal dan mengganti target repo yang dituju, maka proses peningkatan berlangsung otomatis; tapi jeleknya, setelah selesai, malah tidak bisa masuk ke dalam desktop.
Inilah salah satu alasan kenapa saya lebih menyukai RPM yang cuma tinggal lirik dan senyum saja saat melakukan pembaruan dibandingkan DEB.
Setelah mengutak-atik layar tanpa DE selama bermenit-menit dan memilah-milah paket, akhirnya putar halauan menuju desktop XFCE. Biasanya saya sudah hapus semua partisi kalau ada masalah seperti ini, tapi berhubung komputer kantor, maka data-data wajib dipertahankan agar tidak sampai hilang.
Hal yang menyenangkan dari Linux adalah, selama ada koneksi internet via LAN/WLAN, hampir semua jenis kerusakan karena salah pemasangan paket masih bisa dipulihkan, walau tidak bisa masuk ke dalam jendela sistem operasi.
XFCE Mint 17 Qiana
Setelah Xfce bisa dijalankan, kesan saya tidaklah terlalu buruk (dari sisi yang terbiasa menggunakan KDE yang dipoles). Untuk mengerjakan tugas-tugas perkantoran, dan sisi baik dari Xfce karena cukup ringan digunakan pada mesin tua.
Jadi, sampai ada mesin baru, untuk saat ini, mesin tua ini akan menggunakan Xfce, dan sepertinya cukup stabil karena dukungan jangka panjang dari Ubuntu.
Kementerian Kesehatan Indonesia menerbitkan KMK Nomor HK.01.07/MENKES/301/2026 untuk mengatur label gizi pada minuman siap saji, dikenal sebagai Nutri-Level. Sistem ini bertujuan mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih, yang dapat menyebabkan penyakit tidak menular. Kebijakan ini diharapkan meningkatkan kesadaran konsumen dan mendorong reformulasi produk.
Panduan konsolidasi WHO 2026 memperbarui definisi kasus HIV dan menambahkan indikator pemantauan penyakit HIV lanjut. Ini penting bagi Indonesia, yang memiliki 564.000 ODHIV, untuk mengevaluasi kesiapan SIHA 2.1 dalam mendukung pencapaian target eliminasi HIV pada tahun 2030, dengan data diharapkan lebih akurat dan terintegrasi.
Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
ini donlot isoLinuxmint versi XFCE apa cm donlot XFCE saja? … kl versi Linuxmint kan “tradisi”nya sama, sama “experience”nya walau beda DE. selalu di bawah, ada menu (KDE,MintMenu,cinnamon,whiskersMenu,LXDE,dll)
Tinggalkan Balasan