Lama sekali saya tidak menulis (secara aktif) di banyak tempat (mungkin karena kebanyakan blog yang dimiliki). Sementara ini bisa dikatakan sedang dalam masa pemulihan. Pemulihan dari dari banyak hal, termasuk aktivitas yang padat, hingga terakhir yang kondisi yang memaksa saya masuk ke dalam kamar operasi dan menjalani pembedahan. Sekarang perlahan-lahan, saya bisa mulai mengisi lagi di sini dengan sejumlah tulisan yang mungkin bisa menjadi catatan tersendiri bagi saya.
Saya sendiri merasa “Bhyllabus” sudah agak banyak berisi ocehan, dan mungkin banyak beban yang ditampungnya, sehingga tidak lagi memperlihatkan warna aslinya. Tapi itulah fungsi ruang curahan, jika tidak bisa menampung hal-hal yang ingin dituangkan, maka tidak akan bisa memuaskan si empunya.
Sebagaimana yang mungkin Anda sudah tahu, halaman-halaman ini tidak akan membahas lagi masalah kesehatan dan kedokteran. Hadirnya Mediskripta membuat semua tulisan baru mengenai kesehatan & kedokteran akan difokuskan ke sana.
Meskipun sudah menggunakan Disqus, ternyata karena hal-hal di atas juga, banyak tanggapan dan pertanyaan belum dapat dijawab dengan segera. Dan yang tidak dijawab dalam waktu lama berarti memang mungkin sekadar pertanyaan retorika, atau justru tersaring sistem anti-sampah.
Jika lama tidak muncul tulisan baru, maka biarkan saja. Saya juga kaget melihat bahwa di tahun 2015 ini tulisan ternyata memang tidak sebanyak tahun-tahun sebelumnya. Tapi demikianlah adanya.
Legawa.com baru saja melakukan pembaruan identitas visual dengan logo baru yang sederhana, menggambarkan matahari di atas awan. Simbol ini merepresentasikan perjalanan penulis dan esai yang dihasilkan. Desain yang bersih dan konsisten diharapkan dapat menjadikan blog ini lebih tenang dan jujur, tanpa elemen yang bersaing.
Kementerian Kesehatan Indonesia menerbitkan KMK Nomor HK.01.07/MENKES/301/2026 untuk mengatur label gizi pada minuman siap saji, dikenal sebagai Nutri-Level. Sistem ini bertujuan mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih, yang dapat menyebabkan penyakit tidak menular. Kebijakan ini diharapkan meningkatkan kesadaran konsumen dan mendorong reformulasi produk.
Panduan konsolidasi WHO 2026 memperbarui definisi kasus HIV dan menambahkan indikator pemantauan penyakit HIV lanjut. Ini penting bagi Indonesia, yang memiliki 564.000 ODHIV, untuk mengevaluasi kesiapan SIHA 2.1 dalam mendukung pencapaian target eliminasi HIV pada tahun 2030, dengan data diharapkan lebih akurat dan terintegrasi.
Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
walah … another doctor down … must be rough gig ya doc 😀 … di sini juga Dr favorit Bekasi terkena stroke ringan … *tepok jidat* … hopefuly it is small surgery (kutil kah? LOL)
ada sih …bukanya bisa untuk 2 tahun atau 10 LOL namanya deposito 😀 … yang sehat dok, engga asik kalau nanti se kamar sama pasien LOL … “loh ..dok kok di sini 😀 “
Tinggalkan Balasan