A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Apakah Anda seorang pencipta konten kreatif? Seperti penulis fiksi, pencipta lagu, peracik resep masakan, pembuat video animasi dan sebagainya. Namun Anda belum tahu dari mana bisa mendapatkan penghasilan dari konten kreatif Anda.

Menulis novel belum tentu bisa diterbitkan dan laku, atau jika ditulis online, belum tentu akan bisa mendapatkan penghasilkan dari iklan pihak ketiga misalnya.

Tapi jika Anda memiliki basis penggemar atau pendukung yang bersedia membantu Anda, maka Patreon sangat layak dipertimbangkan untuk menjadi solusinya.

Patreon tidak seperti startup yang membutuhkan banyak keahlian dan sumber daya manusia untuk menciptakan sebuah karya. Karena Patreon lebih ditujukan bagi seniman perseorangan. Tentu saja dengan karya-karya yang spesifik.

Dengan menggunakan Patreon, Anda bisa mengundang para pendukung atau penggemar Anda untuk memberikan kontribusi (patron) terhadap janji target yang Anda buat (pledge) terhadap konten yang hendak ada berikan.

Kontribusi berupa sumbangan finansial bisa diberikan per bulan atau per konten diterbitkan. Misalnya per lagu yang Anda ciptakan maka para patron Anda akan memberikan sumbangan sebesar yang telah ditentukan.

Mintalah besar sumbangan yang Anda nilai setara dengan konten yang Anda ciptakan. Dan jangan meminta secara berlebihan. Maka seiring dengan berkembangnya dan bertambahnya jumlah patron dan komunitas fans Anda, maka jaminan finansial Anda akan semakin baik dan Anda dapat tetap fokus terhadap penciptaan konten kreatif.

Namun jangan lupa sesekali menyapa para patron Anda, sedemikian hingga Anda tetap dekat di hati mereka.

Jika Anda berminat bergabung dengan Patreon, silakan menggunakan tautan referensi saya berikut ini: patreon.com/invite/.

Artikel Baru Terbit

  • Ketika Gula Darah Anak Terjun Bebas: Panduan Penanganan Hipoglikemia Pediatrik Sesuai Pedoman Terbaru
    Hipoglikemia pada anak adalah kondisi darurat yang membutuhkan penanganan cepat. Anak sadar harus diberikan glukosa oral 0,3 g/kg, sedangkan anak tidak sadar membutuhkan dekstrosa 10% intravena 2 mL/kg atau glukagon. Pengambilan sampel kritis sebelum terapi penting untuk identifikasi penyebab hipoglikemia secara tepat.
  • Diabetes: Membongkar Mitos yang Masih Dipercaya di Indonesia
    Sebelas mitos seputar diabetes—dari anggapan gula sebagai penyebab langsung hingga klaim obat herbal penyembuh instan—dibedah dengan bukti ilmiah dan data terbaru. Prevalensi diabetes Indonesia mencapai 11,7% (SKI 2023), namun mayoritas penyandang belum terdiagnosis. BPOM memperingatkan bahaya produk herbal ilegal yang mengklaim menyembuhkan “kencing manis”.
  • Bukan Sekadar Ramah di Loket: Memahami Patient-Centered Care sebagai Sistem Kerja
    Patient-centered care kerap disalahpahami sebagai keramahan petugas atau kelengkapan berkas akreditasi. Artikel ini menelusuri definisi, bukti ilmiah terbaru, dan payung regulasi Indonesia — UU 17/2023, STARKES KMK 1596/2024, serta indikator nasional mutu — lalu menawarkan langkah praktis tiga lapis bagi klinisi, kepala unit, dan manajemen fasilitas kesehatan.
  • Hari Keberapa Demamnya? Cara Membaca Pemeriksaan Penunjang Dengue, DBD, dan Sindrom Syok Dengue Secara Tepat
    Diagnosis dengue bergantung pada hari demam. NS1 dan RT-PCR berguna pada hari 1–7, serologi IgM setelah hari ke-7. Di Indonesia, sensitivitas NS1 RDT hanya 73–80%, sehingga hasil negatif tidak menyingkirkan dengue. Kombinasi NS1+IgM meningkatkan sensitivitas. Pemantauan hematokrit dan trombosit serial tetap penentu utama keselamatan pasien.
  • Membaca Demam yang Tak Kunjung Turun: Peta Lengkap Pemeriksaan Penunjang Demam Tifoid
    Diagnosis demam tifoid bertumpu pada pemeriksaan yang lambat namun akurat, atau cepat namun meleset. Artikel ini membedah kultur darah, kultur sumsum tulang, Widal, Tubex, Typhidot, dan PCR — sensitivitas, spesifisitas, teknik pengambilan sampel, serta cara membacanya bersama probabilitas pra-uji agar antibiotik tidak diberikan sia-sia.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca