Ransomware sudah ada sejak dulu sekali, setidaknya mulai dari tahun 1989. Dan banyak sekali terjadi kasus penyanderaan data dan sistem komputer. Kadang pilihan terakhir adalah membayar sejumlah uang untuk mendapatkan kunci membuka gembok penyanderaan.
Perlindungan pada komputer pribadi, tentu saja akan berbeda dengan sistem server pada organisasi. Ada beberapa tips yang bisa kita lakukan untuk mencegah Ransomware.
Pertama-tama, kita harus tahu dari mana biasanya Ransomware datang. Kebanyakan dari surat elektronik yang menipu, berpura-pura jadi surat oleh perbankan, toko jual beli daring, atau perusahaan ekspedisi pengiriman barang. Celah lain kadang datang dari aplikasi pihak ketiga jejaring sosial atau iklan internet yang menjebak.
Mengatasi hal ini, kita harus bisa sedikit teknik anti-phising. Selalu waspada akan kemungkinan data palsu (aspal) yang mungkin kita terima. Kita bisa menggunakan klien surat elektronik yang dilengkapi dengan teknologi serupa. Antimalware seperti antivirus bisa memiliki fungsi ini, namun tidak semua.
Kedua, simpan data penting dengan sistem pencadangan. Kita bisa melakukan hal melelahkan seperti menyimpan salinan data penting di UFD atau cakram penyimpanan eksternal. Tapi kita juga bisa menyimpan di pencadangan awan.
Saya sendiri menggunakan pencadangan awan dengan mekanisme pencadangan otomatis, dan untuk berkas yang sangat penting dan sensitif, saya menyimpannya di brankas awan yang mengunci secara otomatis dan hanya bisa diakses kembali dengan kombinasi verifikasi dua langkah dan pengamanan biometrik.
Berkas yang diamankan dengan cara demikian merupakan standar pengamanan terkini dalam melindungi diri dari serangan Ransomware.
Ketiga dan terakhir, tips yang cukup penting. Jangan pelit menganggarkan sedikit dana untuk menyewa proteksi awal terhadap kemungkinan serangan Ransomware, misalnya dengan berlangganan perangkat lunak antivirus yang selalu diperbarui setiap saatnya.
Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.
Evaluasi terbaru oleh JECFA (2026) menunjukkan risiko arsenik dalam makanan tidak hanya terkait kanker, tetapi juga penyakit jantung pada dosis lebih rendah. Beras menjadi sumber utama paparan, termasuk di Indonesia, di mana data dari Sulawesi Utara menunjukkan melampaui ambang aman. Perlu ada langkah kehati-hatian dan pembaruan regulasi keamanan pangan.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
[…] Pertama, miliki produk antivirus/keamanan yang bisa melawan ransomware (baca: Avast Ultimate Bundle – Sebuah Ulasan). Kedua, amankan data sensitif dengan layanan cloud (baca: Melindungi Komputer Pribadi dari Ransomware). […]
Tinggalkan Balasan