Nama Animotica mungkin tidak banyak didengar, lebih banyak penyunting video (video editor) yang ternama lebih banyak dikenal. Saya sendiri menggunakan Animotica pada Windows 10 karena penyunting ini ringan dan dapat memenuhi kebutuhan penyuntingan video yang sederhana.
Kegiatan belajar dalam perkuliahan jarak jauh membuat kelas kami beberapa kali mendapatkan tugas membuat video. Sehingga kami berbagi beberapa tugas dengan kelompok. Saya diberi kesempatan untuk melakukan penyuntingan video.
Menyunting video dengan Animotica sangat sederhana, sehingga saya pun yang tidak pernah melakukan penyuntingan video sebelumnya tidak mengalami kendala. Belajar sambil jalan, rasanya cukup menyenangkan dan tanpa kendala yang berarti.
Animotica juga menyediakan format dan efek video sederhana yang bisa digunakan oleh pengguna. Tentu saja tidak selengkap video modern, tapi sekadar membuat video untuk jejaring sosial seperti YouTube, Instagram dan Tik Tok rasanya sudah cukup mumpuni.
Alasan lain kenapa saya memilih Animotica adalah karena harganya cukup murah saat musim diskon kemarin. Animotica bisa dibeli langsung di Microsoft Store dengan pembayaran lisensi sekali beli, dan bisa digunakan seumur hidup, bahkan jika pindah laptop. Tentu saja perangkat lunak ini juga bisa digunakan secara gratis.
Beberapa fiturnya antara lain:
Menggabungkan video & foto
Memangkas (trim), memisah (split), dan memotong (cut) video
Menambah gambar latar
Menambah transisi video
Menambah judul dan petikan/keterangan
Menambah video dan gambar ke suatu berkas video
Menam bah GIF and stiker animasi
Menambah teks animasi
Mengekspor vidoe dalam pelbagai ukuran
Membuat tayangan salinda (slideshow)
Merotasi video
Membisukan (mute) video
Menstabilkan video
Menambah efek
Memperbaiki warna/gradien video
Memangkas (crop) video
Chroma Key / Green Screen
Mempercepat dan memperlambat video
Mengekspor dalam 4K
Mengaburkan (blur) latar video
Mencampur (blending) video
Memudarkan (fade) video ke hitam/putih
Menambahkan logo atau tanda air (watermark)
Saya rasa sejumlah fungsi itu sangat mencukupi bagi keperluan penyuntingan video sederhana.
Studi fase 3b terbaru di JAMA Network Open melaporkan 54% perempuan dengan ISK tanpa komplikasi merasakan gejala membaik dalam 24 jam setelah gepotidacin. Namun desain studinya satu lengan, tanpa pembanding dan tanpa penyamaran. Artikel ini membedah angka, keterbatasan, keamanan, serta relevansinya bagi praktik klinis dan pengendalian resistansi antibiotik di Indonesia.
Bahu adalah sendi paling sering mengalami dislokasi di tubuh manusia—dan salah tangani bisa berujung ketidakstabilan berulang. Artikel ini mengulas mekanisme cedera, lesi Bankart dan Hill-Sachs, protokol reduksi dan imobilisasi terkini, hingga kapan operasi seperti Bankart repair atau Latarjet diperlukan, lengkap dengan konteks layanan ortopedi di Indonesia.
Laporan Direktur Regional WHO Pasifik Barat untuk periode Juli 2025–Juni 2026 memuat bab khusus Indonesia. BPOM naik kelas sebagai WHO Listed Authority dan wabah polio dinyatakan selesai, tetapi hanya 5% penderita hipertensi yang terkendali dan cakupan campak dosis kedua masih 78%.
WHO merilis paket panduan 2026 untuk mencegah penyakit akibat panas di acara massal. Intinya: nilai risiko sejak awal, pasang pelindung berlapis seperti air minum, area pendingin, dan jalur rujukan, tentukan tingkat eskalasi sebelum acara, serta ubah pesan “minum air” menjadi arahan yang didukung layanan nyata. Relevan bagi penyelenggara di Indonesia.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Tinggalkan Balasan