Nama Animotica mungkin tidak banyak didengar, lebih banyak penyunting video (video editor) yang ternama lebih banyak dikenal. Saya sendiri menggunakan Animotica pada Windows 10 karena penyunting ini ringan dan dapat memenuhi kebutuhan penyuntingan video yang sederhana.
Kegiatan belajar dalam perkuliahan jarak jauh membuat kelas kami beberapa kali mendapatkan tugas membuat video. Sehingga kami berbagi beberapa tugas dengan kelompok. Saya diberi kesempatan untuk melakukan penyuntingan video.
Menyunting video dengan Animotica sangat sederhana, sehingga saya pun yang tidak pernah melakukan penyuntingan video sebelumnya tidak mengalami kendala. Belajar sambil jalan, rasanya cukup menyenangkan dan tanpa kendala yang berarti.
Animotica juga menyediakan format dan efek video sederhana yang bisa digunakan oleh pengguna. Tentu saja tidak selengkap video modern, tapi sekadar membuat video untuk jejaring sosial seperti YouTube, Instagram dan Tik Tok rasanya sudah cukup mumpuni.
Alasan lain kenapa saya memilih Animotica adalah karena harganya cukup murah saat musim diskon kemarin. Animotica bisa dibeli langsung di Microsoft Store dengan pembayaran lisensi sekali beli, dan bisa digunakan seumur hidup, bahkan jika pindah laptop. Tentu saja perangkat lunak ini juga bisa digunakan secara gratis.
Beberapa fiturnya antara lain:
Menggabungkan video & foto
Memangkas (trim), memisah (split), dan memotong (cut) video
Menambah gambar latar
Menambah transisi video
Menambah judul dan petikan/keterangan
Menambah video dan gambar ke suatu berkas video
Menam bah GIF and stiker animasi
Menambah teks animasi
Mengekspor vidoe dalam pelbagai ukuran
Membuat tayangan salinda (slideshow)
Merotasi video
Membisukan (mute) video
Menstabilkan video
Menambah efek
Memperbaiki warna/gradien video
Memangkas (crop) video
Chroma Key / Green Screen
Mempercepat dan memperlambat video
Mengekspor dalam 4K
Mengaburkan (blur) latar video
Mencampur (blending) video
Memudarkan (fade) video ke hitam/putih
Menambahkan logo atau tanda air (watermark)
Saya rasa sejumlah fungsi itu sangat mencukupi bagi keperluan penyuntingan video sederhana.
Diabetes melitus tipe 2 menyerang diam-diam—hanya satu dari 4-5 penyandang di Indonesia yang menyadari kondisinya. Artikel ini membahas patofisiologi resistansi insulin, kriteria diagnosis PERKENI, peran SGLT2 inhibitor dan GLP-1 receptor agonist dalam terapi terkini, serta kesenjangan akses pembiayaan JKN/BPJS terhadap golongan obat baru tersebut.
WHO mengeluarkan pembaruan pedoman malaria pada September 2026, mencakup empat perubahan penting: pencegahan malaria pada ibu hamil dengan HIV, batas penggunaan primakuin dosis tunggal, formulasi baru artemether-lumefantrine untuk bayi <5 kg, serta peninjauan jadwal vaksin. Pembaruan ini relevan untuk Indonesia, khususnya Papua sebagai daerah berisiko tinggi.
Vaksin RSV maternal (Abrysvo) terbukti menurunkan risiko penyakit saluran napas bawah berat pada bayi hingga 90% dalam 90 hari pertama bila diberikan pada minggu ke-28–36 kehamilan. WHO baru mengesahkan vial multidosisnya untuk memperluas akses global. Di Indonesia, vaksin ini sudah terdaftar BPOM namun belum masuk program nasional.
Panduan baru UNESCO-UNICEF-WHO (2026) menegaskan peran guru dalam kesehatan jiwa sekolah: mempromosikan kesejahteraan, menyadari tanda distres, dan menghubungkan murid ke dukungan — tanpa mendiagnosis atau memberi terapi. Dengan I-NAMHS mencatat 15,5 juta remaja Indonesia mengalami masalah kesehatan mental, panduan ini relevan bagi UKS, PPKSP, dan sistem sekolah Indonesia.
Diabetes melitus tipe 1 pada anak Indonesia meningkat tajam dalam dua dekade terakhir, namun tujuh dari sepuluh kasus baru terdiagnosis setelah jatuh ke ketoasidosis diabetikum. Artikel ini membahas patofisiologi, kriteria diagnosis, lima pilar pengelolaan, teknologi CGM, imunoterapi teplizumab, serta konteks jaminan BPJS Kesehatan bagi penyandang DMT1.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Tinggalkan Balasan