Sebelumnya saya menyampaikan bahwa favorit penyunting komposisi foto bagi saya sendiri adalah LuminarAI, walau-pun saya memilih Polarr pada akhirnya sebagai aplikasi praktis sehari-hari. Tapi jangan keliru, pada saat “gila,” saya bisa memilih menggunakan LuminarAI .
Dari sejumlah aplikasi yang saya coba, Adobe Lightroom Mobile, RawTherapee, DxO Photolab 4, Polarr, Snapseed, Luminar 4; maka LuminarAI merupakan aplikasi yang paling ramah pengguna bagi saya.
Keuntungan menggunakan LuminarAI adalah teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence) yang tertanam di dalamnya. Sehingga tidak heran jika minimal disarankan komputer yang menggunakan Intel i5 / Ryzen 5 dengan optimal 16GB RAM (minimal 8GB RAM).
Jika hanya menginginkan komposisi saja, maka DxO PhotoLab 4 adalah favorit saya, aplikasi yang juga memanfaatkan kecerdasan buatan (AI). Tapi LuminarAI lebih terjangkau harganya, dan sama-sama mampu memroses berkas RAW (walau DxO diunggulkan dengan DeepPRIME-nya).
foto jadul sebelum dan sesudah diolah dengan LuminarAI
Mengolah foto seperti di atas tidak memerlukan lebih dari lima menit hingga jadi. Tentu saja hasilnya mungkin tidak begitu baik, karena banyak bagian lain yang sebenarnya bisa dieksplorasi lebih jauh.
Produk Skylum ini menawarkan banyak pilihan cetakan siap pakai. Dan pengguna juga bisa menambahkan lapisan baru secara mandiri. Bisa dikatakan LuminarAI mengerjakan hal-hal yang membosankan secara otomatis, dan pengguna bisa fokus pada kreativitasnya. Jika pengguna terlalu malas untuk kreatif, Skylum juga menyediakan pasar kreativitas untuk dipilih oleh pengguna.
Yang paling saya sukai dari aplikasi ini adalah Composition AI yang dimilikinya. Bisa membantu kita menyesuaikan komposisi gambar dengan mudah dan cepat.
Luminar AI
Luminar hanya tersedia pada Windows 10 dan Mac OS, dan tidak tersedia pada Android serta iOS/iPadOS.
Lisensi Luminar bersifat lifetime, dan tidak ada pembayaran bulanan. Serta bisa dipindahkan dari satu PC ke PC lainnya melalui keanggotaan Skylum. Tapi seperti aplikasi lain, jika ada peningkatan versi, mungkin akan ada diskon untuk upgrade ke versi berikutnya.
Berminat menggunakan Luminar AI? Bisa mengunduhnya dengan gratis di skylum.com/luminar (referral link).
Legawa.com baru saja melakukan pembaruan identitas visual dengan logo baru yang sederhana, menggambarkan matahari di atas awan. Simbol ini merepresentasikan perjalanan penulis dan esai yang dihasilkan. Desain yang bersih dan konsisten diharapkan dapat menjadikan blog ini lebih tenang dan jujur, tanpa elemen yang bersaing.
Kementerian Kesehatan Indonesia menerbitkan KMK Nomor HK.01.07/MENKES/301/2026 untuk mengatur label gizi pada minuman siap saji, dikenal sebagai Nutri-Level. Sistem ini bertujuan mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih, yang dapat menyebabkan penyakit tidak menular. Kebijakan ini diharapkan meningkatkan kesadaran konsumen dan mendorong reformulasi produk.
Panduan konsolidasi WHO 2026 memperbarui definisi kasus HIV dan menambahkan indikator pemantauan penyakit HIV lanjut. Ini penting bagi Indonesia, yang memiliki 564.000 ODHIV, untuk mengevaluasi kesiapan SIHA 2.1 dalam mendukung pencapaian target eliminasi HIV pada tahun 2030, dengan data diharapkan lebih akurat dan terintegrasi.
Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Tinggalkan Balasan