A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Kecanduan bermain video gim adalah suatu kondisi di mana seseorang tidak dapat mengontrol diri untuk berhenti atau mengurangi frekuensi bermain video gim, meskipun menyadari dampak negatif yang ditimbulkan. Kecanduan ini dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan mental, hubungan sosial, prestasi akademik atau pekerjaan, dan kualitas hidup secara umum.

Photo by Jessica Lewis Creative on Pexels.com

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kecanduan bermain video gim termasuk dalam gangguan kesehatan mental yang disebut gaming disorder. Gangguan ini ditandai dengan pola perilaku bermain video gim yang terus-menerus atau berulang, sehingga mengganggu fungsi pribadi, keluarga, sosial, pendidikan, pekerjaan, atau bidang penting lainnya.

Beberapa gejala yang dapat menunjukkan adanya kecanduan bermain video gim antara lain:

  • Menghabiskan waktu berlebihan untuk bermain video gim, baik online maupun offline
  • Mengabaikan kegiatan sehari-hari, seperti makan, mandi, tidur, belajar, atau bekerja
  • Mengalami penurunan prestasi akademik atau pekerjaan
  • Mengalami gangguan tidur, seperti insomnia atau tidur terlalu lama
  • Mengalami masalah kesehatan fisik, seperti sakit kepala, lelah, mata kering, nyeri leher atau punggung, obesitas, atau gangguan postur tubuh
  • Mengalami masalah kesehatan mental, seperti stres, cemas, depresi, marah, mudah tersinggung, atau kurang percaya diri
  • Mengalami kesulitan menjalin hubungan sosial dengan keluarga, teman, atau orang lain
  • Menarik diri dari kegiatan sosial yang sebelumnya disukai
  • Menyangkal atau meremehkan masalah yang dihadapi akibat bermain video gim
  • Berbohong atau menyembunyikan kebiasaan bermain video gim dari orang lain
  • Tidak mampu menghentikan atau mengurangi frekuensi bermain video gim meskipun sudah mencoba
  • Merasa gelisah, cemas, bosan, atau tidak nyaman jika tidak dapat bermain video gim
  • Bermain video gim sebagai cara untuk melarikan diri dari masalah atau emosi negatif

Jika Anda atau orang terdekat Anda mengalami gejala-gejala di atas, segera konsultasikan dengan dokter atau psikolog untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Kecanduan bermain video gim dapat diatasi dengan bantuan profesional dan dukungan dari keluarga dan teman.

Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda mengatasi kecanduan bermain video gim:

  • Tetapkan batas waktu untuk bermain video gim dan patuhi jadwal tersebut. Anda dapat menggunakan alarm atau aplikasi pengingat untuk membantu Anda mengatur waktu.
  • Pilih jenis video gim yang sesuai dengan usia dan minat Anda. Hindari jenis video gim yang terlalu menantang, menegangkan, atau menimbulkan kecemasan.
  • Jauhkan perangkat elektronik yang digunakan untuk bermain video gim dari tempat tidur Anda. Hal ini dapat membantu Anda tidur lebih nyenyak dan menghindari godaan untuk bermain video gim saat bangun tidur atau sebelum tidur.
  • Libatkan diri Anda dalam kegiatan lain yang bermanfaat dan menyenangkan, seperti olahraga, hobi, belajar, bekerja, atau bersosialisasi dengan orang lain. Hal ini dapat membantu Anda mengisi waktu luang Anda dengan hal-hal positif dan meningkatkan kesejahteraan Anda secara keseluruhan.
  • Cari dukungan dari keluarga dan teman. Ceritakan masalah yang Anda hadapi dan minta bantuan mereka untuk mengawasi dan mengingatkan Anda jika Anda melanggar batas waktu bermain video gim. Anda juga dapat bergabung dengan komunitas atau kelompok dukungan online yang memiliki pengalaman serupa dengan Anda.

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
  • The Dream That Keeps Breathing
    What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
  • PFAS di Meja Makan: Apa yang Diungkap Tinjauan Lanskap WHO tentang “Bahan Kimia Abadi” yang Kita Telan
    WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.
  • Nasi di Piring, Racun yang Tak Terlihat: Apa Kata Evaluasi Terbaru WHO/FAO tentang Arsenik dalam Makanan
    Evaluasi terbaru oleh JECFA (2026) menunjukkan risiko arsenik dalam makanan tidak hanya terkait kanker, tetapi juga penyakit jantung pada dosis lebih rendah. Beras menjadi sumber utama paparan, termasuk di Indonesia, di mana data dari Sulawesi Utara menunjukkan melampaui ambang aman. Perlu ada langkah kehati-hatian dan pembaruan regulasi keamanan pangan.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca