A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Sepertinya film Red Notice yang baru saja tayang di Netflix memang garapan Netflix. Sebenarnya saya tidak begitu sreg dengan film garapan Netflix, entah mengapa film ini muncul terus di rol rekomendasi. Film ini dibintangi oleh Dwayne Johnson, Ryan Reynolds, dan Gal Gadot sebagai tiga orang pencuri seni kelas dunia yang terlibat dalam perburuan harta karun internasional. Apakah film ini layak ditonton? Simak ulasan saya berikut ini.

Film Red Notice bercerita tentang John Hartley (Dwayne Johnson), seorang agen Interpol yang ditugaskan untuk menangkap Nolan Booth (Ryan Reynolds), seorang pencuri seni yang sangat licik dan cerdik. Booth sedang mencari tiga buah telur Fabergé yang merupakan hadiah dari Napoleon Bonaparte untuk istrinya, Josephine. Telur-telur ini sangat berharga dan menjadi incaran banyak orang, termasuk seorang penjahat wanita bernama The Bishop (Gal Gadot).

Hartley berhasil menangkap Booth di sebuah pesta di Roma, tetapi kemudian keduanya ditipu oleh The Bishop yang berhasil mencuri salah satu telur Fabergé. Hartley dan Booth kemudian menjadi buronan Interpol dan harus bekerja sama untuk menemukan The Bishop dan telur-telur lainnya sebelum terlambat. Mereka pun mengalami berbagai petualangan seru dan lucu di berbagai negara, mulai dari Argentina, Rusia, hingga Bali.

Film Red Notice adalah film komedi aksi yang menghibur dan mengasyikkan. Film ini memiliki banyak adegan-adegan menegangkan, lucu, dan romantis yang membuat penonton tidak bosan. Chemistry antara ketiga bintang utamanya juga sangat bagus dan membuat film ini semakin hidup. Dwayne Johnson memerankan karakter Hartley dengan sangat baik sebagai seorang agen yang tegas, berani, dan berprinsip. Ryan Reynolds juga sangat cocok sebagai Booth yang selalu bercanda, cerewet, dan kocak. Gal Gadot juga tidak kalah memukau sebagai The Bishop yang cantik, pintar, dan misterius.

Salah satu hal yang menarik dari film ini adalah penggunaan lokasi-lokasi eksotis yang menjadi latar belakang cerita. Penonton akan dibawa ke berbagai tempat indah dan menawan di dunia, seperti museum-museum di Roma, istana-istana di Rusia, hutan-hutan di Argentina, dan pantai-pantai di Bali. Film ini juga menampilkan budaya-budaya lokal yang kaya dan unik, seperti tarian-tarian tradisional, musik-musik etnik, dan makanan-makanan lezat.

Secara keseluruhan, film Red Notice adalah film yang sangat menghibur dan layak ditonton oleh semua orang. Film ini memiliki cerita yang menarik, aksi yang seru, komedi yang lucu, dan romansa yang manis (mungkin). Film ini juga memiliki pesan-pesan positif tentang persahabatan, kepercayaan, dan cinta. Jadi, tunggu apa lagi? Segera tonton film Red Notice di Netflix sekarang juga!

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
  • The Dream That Keeps Breathing
    What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
  • PFAS di Meja Makan: Apa yang Diungkap Tinjauan Lanskap WHO tentang “Bahan Kimia Abadi” yang Kita Telan
    WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.
  • Nasi di Piring, Racun yang Tak Terlihat: Apa Kata Evaluasi Terbaru WHO/FAO tentang Arsenik dalam Makanan
    Evaluasi terbaru oleh JECFA (2026) menunjukkan risiko arsenik dalam makanan tidak hanya terkait kanker, tetapi juga penyakit jantung pada dosis lebih rendah. Beras menjadi sumber utama paparan, termasuk di Indonesia, di mana data dari Sulawesi Utara menunjukkan melampaui ambang aman. Perlu ada langkah kehati-hatian dan pembaruan regulasi keamanan pangan.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca