Batu empedu adalah kondisi yang terjadi ketika ada endapan keras di dalam kantong empedu, yaitu organ yang berfungsi menyimpan cairan empedu yang membantu mencerna lemak. Batu empedu bisa berukuran sangat kecil seperti pasir atau sebesar bola golf. Batu empedu bisa menyebabkan rasa nyeri hebat di perut, mual, muntah, dan kuning. Jika batu empedu menghalangi saluran empedu, bisa terjadi komplikasi serius seperti infeksi atau peradangan.
Sumber: Mayo Clinic
Penyebab utama terbentuknya batu empedu adalah ketidakseimbangan komposisi cairan empedu. Ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko terjadinya batu empedu, antara lain:
Obesitas atau kelebihan berat badan
Diet tinggi lemak dan rendah serat
Puasa atau menurunkan berat badan secara drastis
Diabetes mellitus
Penyakit hati atau saluran empedu
Kehamilan
Usia lanjut
Jenis kelamin perempuan
Riwayat keluarga dengan batu empedu
Penggunaan pil kontrasepsi atau terapi hormon
Untuk mencegah terjadinya batu empedu, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan, antara lain:
Menjaga berat badan ideal dengan diet seimbang dan olahraga teratur
Menghindari makanan yang tinggi lemak jenuh, kolesterol, dan gula
Mengonsumsi makanan yang kaya serat, seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian
Minum air putih yang cukup setiap hari
Mengurangi konsumsi alkohol dan merokok
Berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat-obatan tertentu
Batu empedu bisa diobati dengan beberapa cara, tergantung pada ukuran, jumlah, dan lokasi batunya. Beberapa pilihan pengobatan adalah:
Obat-obatan untuk melarutkan batu empedu
Prosedur endoskopi untuk mengeluarkan batu empedu dari saluran empedu
Operasi untuk mengangkat kantong empedu beserta batunya
Jika Anda mengalami gejala-gejala batu empedu, segera hubungi dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat. Jangan mengabaikan atau menunda penanganan batu empedu karena bisa berakibat fatal bagi kesehatan Anda.
Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.
Evaluasi terbaru oleh JECFA (2026) menunjukkan risiko arsenik dalam makanan tidak hanya terkait kanker, tetapi juga penyakit jantung pada dosis lebih rendah. Beras menjadi sumber utama paparan, termasuk di Indonesia, di mana data dari Sulawesi Utara menunjukkan melampaui ambang aman. Perlu ada langkah kehati-hatian dan pembaruan regulasi keamanan pangan.
Leishmaniasis kutaneus dan PKDL adalah dua wajah dari infeksi parasit Leishmania yang ditularkan lalat pasir—jarang ditemukan di Indonesia, namun tetap relevan lewat kasus impor dari personel yang bertugas di kawasan endemik. Artikel ini mengulas gejala, diagnosis banding dengan kusta, dan tata laksana berdasarkan panduan terbaru WHO SEARO
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Tinggalkan Balasan