A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Umat manusia sudah sampai ke bulan, tapi kapan kita ke Europa? Ini dijawab salah satunya melalui Europa Clipper.

Europa Clipper adalah misi NASA yang akan melakukan pengintaian rinci bulan Jupiter, Europa, untuk menentukan apakah ada tempat di bawah permukaan es yang dapat mendukung kehidupan. Misi ini memiliki tiga tujuan ilmiah utama:

  • Memahami sifat lapisan es dan samudra di bawahnya, serta komposisi dan geologi bulan tersebut.
  • Mengkonfirmasi keberadaan samudra bawah permukaan dan mengidentifikasi batasan kedalaman, salinitas, dan ketebalannya.
  • Menentukan proses pertukaran materi antara permukaan, lapisan es, dan samudra.

Untuk mencapai tujuan-tujuan ini, Europa Clipper akan mengorbit Jupiter dan melakukan puluhan terbang rendah di atas Europa, dengan jarak terdekat sekitar 25 kilometer dari permukaan. Misi ini akan membawa sembilan instrumen ilmiah untuk mengukur berbagai aspek Europa, seperti medan magnet, radiasi, suhu, topografi, dan komposisi kimia. Misi ini diharapkan diluncurkan pada Oktober 2024 dan mencapai Jupiter pada April 2030.

Message in a bottle for europa clipper

Message in a Bottle” adalah kampanye khusus yang diluncurkan oleh NASA untuk mengundang masyarakat di seluruh dunia untuk menandatangani nama mereka pada sebuah puisi yang ditulis oleh U.S. Poet Laureate Ada Limón. Puisi tersebut berjudul “In Praise of Mystery: A Poem for Europa” dan menghubungkan dua dunia air — Bumi, yang ingin menjangkau dan memahami apa yang membuat sebuah dunia dapat dihuni, dan Europa, yang menunggu dengan rahasia yang belum terjelajah.

Nama-nama peserta akan diukir pada mikrochip silikon yang akan terbang bersama pesawat ruang angkasa Europa Clipper saat melakukan perjalanan 1,8 miliar mil ke bulan Jupiter, Europa. Puisi tersebut juga akan diukir pada pelat logam tantalum yang menutup sebuah lubang ke dalam lemari besi yang melindungi elektronik sensitif dari sabuk radiasi Jupiter.

Kampanye ini adalah sebuah kolaborasi istimewa, yang menyatukan seni dan sains, oleh NASA, U.S. Poet Laureate, dan Library of Congress. Kampanye ini bertujuan untuk menginspirasi orang-orang untuk merasakan keajaiban dan misteri alam semesta, serta untuk mengeksplorasi potensi astrobiologi untuk dunia yang dapat dihuni di luar Bumi.

Anda dapat menandatangani nama Anda untuk mengirimkan “Message in a Bottle” ke Europa melalui situs web NASA. Anda juga dapat membaca puisi Ada Limón dan mendengarkan suaranya di situs tersebut.

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
  • The Dream That Keeps Breathing
    What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
  • PFAS di Meja Makan: Apa yang Diungkap Tinjauan Lanskap WHO tentang “Bahan Kimia Abadi” yang Kita Telan
    WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.
  • Nasi di Piring, Racun yang Tak Terlihat: Apa Kata Evaluasi Terbaru WHO/FAO tentang Arsenik dalam Makanan
    Evaluasi terbaru oleh JECFA (2026) menunjukkan risiko arsenik dalam makanan tidak hanya terkait kanker, tetapi juga penyakit jantung pada dosis lebih rendah. Beras menjadi sumber utama paparan, termasuk di Indonesia, di mana data dari Sulawesi Utara menunjukkan melampaui ambang aman. Perlu ada langkah kehati-hatian dan pembaruan regulasi keamanan pangan.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca