Karsinoma sel hati (KSH) adalah kanker hati tersering dan penyebab kematian akibat kanker keempat di Indonesia. KSH merupakan salah satu kanker yang sulit dideteksi dan ditangani karena gejalanya tidak spesifik dan seringkali sudah stadium lanjut saat didiagnosis. Oleh karena itu, diperlukan pedoman nasional pelayanan kedokteran yang dapat memberikan acuan bagi dokter dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam mengelola kasus KSH pada dewasa.
Pedoman ini dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada tahun 2022 dan disusun berdasarkan hasil kajian literatur, konsensus ahli, dan praktik klinis terkini. Pedoman ini menguraikan epidemiologi, etiologi, diagnosis, stadifikasi, dan terapi KSH pada dewasa dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, keseragaman tindakan, dan hasil terapi.
Dalam pedoman ini, sistem stadifikasi yang digunakan adalah Barcelona Clinic Liver Cancer (BCLC) yang menggabungkan faktor tumor, fungsi hati, status klinis, dan harapan hidup pasien. Sistem ini juga memberikan rekomendasi terapi yang sesuai dengan setiap stadium. Pedoman ini mengadopsi algoritma tata laksana yang dianut oleh Asian Pacific Association for the Study of the Liver (APASL) dengan sedikit modifikasi.
Pedoman ini juga menyajikan pedoman manajemen gejala, dukungan paliatif, dan aspek etik dan hukum dalam penatalaksanaan KSH. Pedoman ini diharapkan dapat membantu dokter dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam memberikan pelayanan yang bermutu, berbasis bukti, dan berorientasi pada pasien.
Ulasan katalog mutasi WHO edisi ketiga untuk Mycobacterium tuberculosis: cara membaca gen resistensi obat TBC, lima grup bukti, dan batas penggunaannya.
Ulasan publikasi WHO 2026 tentang pelatihan cupping therapy: jenjang program, domain kompetensi, celah ilmu biomedis, dan relevansinya bagi keselamatan pasien.
Kemenkes menerbitkan pedoman alur klinis (clinical pathway) untuk rumah sakit melalui Keputusan Dirjen Kesehatan Lanjutan HK.02.02/D/2681/2025. Artikel ini mengulas cara menetapkan judul, format formulir, tahap penerapan, indikator evaluasi, serta catatan kritis bagi manajemen RS.
Seribu lima ratus tahun lebih sebelum kita, seorang pangeran terbuang menghentikan untanya di tepi bukit pasir dan mengajak kawannya menangisi bekas kemah kekasih. Dari satu seruan itu lahir pola elegi yang diwarisi sastra Arab selama berabad-abad.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Tinggalkan Balasan