A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Belakangan ini kulihat kampanye melawan plastik sepertinya mulai merebak. Di salah satu toko peralatan tulis/kantor mereka memampang tulisan kecil di dekat meja kasir, isinya kurang lebih “Tahukah Anda bahwa plastik memerlukan waktu lebih dari 200 tahun untuk dapat dihancurkan oleh bumi, dan steroform sama sekali tidak dapat dihancurkan oleh bumi. Jika Anda tidak memerlukan kantong plastik, katakanlah ‘tidak’ pada petugas kassa kami. Selamatkan bumi dari pencemaran plastik”. Tulisan itu begitu sederhana namun mengena, sebenarnya sih biar lebih heboh, bisa dibuat tulisan yang lebih besar, namun bagi mereka yang peduli kurasa ini sudah sangat cukup. Salah satu tempat penyewaan komik langgananku juga merubah sistem mereka, biasanya menggunakan kantong plastik (kresek) untuk tempat membawa komik sewaan bagi pelanggannya, namun kini telah diganti dengan kantong yang terbuat dari bahan ramah lingkungan, dan kantong ini harus dikembalikan bersamaan dengan pengembalian komik yang disewakan.

Walau demikian, rata-rata masyarakat kita sudah tahu bahwa plastik merupakan bahan yang sangat sulit terurai oleh bumi. Namun bisa kita lihat dimana-mana (kecuali pedesaan yang lumayan jauh dari peradaban perkotaan), sampah-sampah plastik berserakan dimana-mana. Alasannya sederhana: plastik banyak memiliki fungsi, murah dan mudah didapatkan dibandingkan bahan penggantinya yang ramah lingkungan, kebanyakan plastik sekali pakai kemudian dibuang tanpa didaur ulang, dan tentunya kebanyakan orang malas mengolah sampah plastik. Lihatlah disekeliling kita, pastilah banyak sekali barang-barang dengan bahan dasar plastik.

Namun mereka yang peduli umumnya akan bersedia menyisihkan lebih banyak sumber daya untuk menggunakan bahan pengganti plastik yang ramah lingkungan, mengolah sampah plastik dengan baik, dan berperan serta dalam upaya pendaur ulangan plastik.

Plastik merupakan salah satu kreasi kecerdasan manusia yang telah begitu banyak membantu kehidupan kita, namun sebagaimana hasil kecerdasaan lainnya, selalu memiliki sisi hitam dan putih, kitalah yang selayaknya bijaksana dalam memanfaatkannya. Minimalisasi penggunaan plastik, olah sampah plastik dengan tepat dan berdayakan sistem daur ulang plastik. Mungkin suatu saat kita masih bisa memanfaatkan plastik, namun dengan sebuah planet yang jauh lebih indah dan sehat tanpa limbah berserakan dimana-mana.

Artikel Baru Terbit

  • Cyclospora: Parasit Mikroskopis yang Mengintai di Balik Sayuran dan Buah Segar
    Wabah cyclosporiasis melanda ratusan warga Amerika Serikat pada musim panas 2026, disebabkan parasit mikroskopis Cyclospora cayetanensis yang mencemari sayur dan buah segar. Artikel ini mengulas biologi parasit, gejala diare “meledak-ledak”, tantangan diagnosis laboratorium, terapi TMP-SMX, hingga relevansinya bagi keamanan pangan dan kewaspadaan klinis di Indonesia.
  • Ngopi Pagi di Sragen, Otot Lebih Padat: Apa Kata Riset Terbaru soal Kopi dan Komposisi Tubuh?
    Studi kohort Finlandia menemukan bahwa peminum kopi rutin memiliki lemak viseral lebih rendah dan massa otot lebih tinggi meskipun indeks massa tubuh serupa dibanding peminum kopi jarang. Pada pria, konsumsi kopi juga terkait dengan profil testosteron dan SHBG yang lebih baik, namun studi ini bersifat observasional dan tidak membuktikan hubungan sebab-akibat.
  • Faktor Kesuburan Pria: Sisi yang Sering Terlewat dalam Pencarian Momongan
    Faktor pria berkontribusi pada sekitar separuh kasus infertilitas pasangan, namun sering luput dari pemeriksaan awal. Artikel ini mengulas standar analisis sperma terbaru WHO edisi keenam serta bukti terkini mengenai pengaruh rokok, alkohol, berat badan, paparan panas, dan konsumsi gula terhadap kualitas dan integritas DNA sperma.
  • Ketika Muntah Datang Seperti Badai yang Terjadwal: Mengenal Cyclic Vomiting Syndrome
    Muntah hebat yang datang berulang lalu hilang seolah tak pernah terjadi—inilah wajah cyclic vomiting syndrome, gangguan interaksi otak-usus yang sering disalahpahami sebagai gastroenteritis biasa. Artikel ini mengulas patofisiologi, kriteria diagnosis Rome IV, pembaruan pedoman NASPGHAN 2025, serta tata laksana berbasis bukti terkini bagi klinisi di layanan primer maupun rujukan.
  • Demo Besar 27 Agustus 2026: Apa yang Perlu Dicermati Pelaku Bursa Saham dalam Jangka Pendek
    Besok, 27 Agustus 2026, Jakarta akan menggadakan unjuk rasa besar oleh berbagai aliansi. Tuntutan termasuk pengesahan RUU Perampasan Aset dan hukuman mati bagi koruptor. Polda Metro Jaya telah menyiapkan pengamanan. Aksi ini dapat mempengaruhi IHSG dan rupiah, dengan proyeksi pergerakan cenderung sideways dalam beberapa hari ke depan.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca