A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Beberapa waktu yang lalu, aku dihadapkan pada sebuah mini konseling dari seorang teman yang merasa dirugikan oleh pihak penyedia jasa isi ulang tinta printer. Ia membeli sebuah printer Canon Pixma IP1880 (seri 1800) beberapa bulan yang lalu, dan ber-inisiatif menggunakan metode isi ulang infus (continius ink system) pada printer tersebut, tentu saja ini karena pengalaman membuktikan bahwa metode ini jauh lebih hemat dibandingkan dengan mengisi dengan sistem ‘suntik’, tetes, atau yang paling membuat pusing adalah jika harus membeli catridge atau tonner baru yang harganya tidak akan terjangkau oleh mahasiswa secara umum.

Ia memiliki sejumlah koleksi buku elektronik yang ingin ia cetak di rumah, karena itu ia memutuskan untuk memasang CIK (continius ink system … – kuharap tulisannya benar) pada printer barunya. Tentu saja itu harus mengorbankan kualitas tinta chromalite (kualitas warna pada kertas foto yang akan tetap cemerlang selama 100 tahun – sesuai iklannya) yang dibawa oleh Pixma IP1880 ini. Mungkin karena kurangnya pehaman, ia hendak mengganti dengan tinta yang berkualitas Durabrite sebagaimana dimiliki oleh printer-printer Epson terbaru, dalam hal ini adalah hasil cetakan pada kertas HVS akan tahan pada siraman air (waterproof), walau demikian yang kemungkinan hancur oleh air adalah kertasnya (he… he… terkadang sama aja bohong). Ia memilih biro jasa Acasiana yang sudah terkenal di area tinggal kami sebagai salah satu tempat refill tinta printer dengan kualitas yang sangat baik. Ia sempat memastikan pada para pekerja Acasiana, apakah tinta yang dibelinya (terinstall) pada printernya tahan air, dan menurutnya para petugas Acasiana sudah menyatakan padanya bahwa tinta itu tahan air.

Aku sendiri tak tahu menahu masalah ini sampai ia mengatakan padaku bahwa ia baru mendapati bahwa hasil cetakannya sendiri luntur ketika terkena air (saat ia bersin … ha.. ha..), tentu saja ia kemudian melakukan konfirmasi ulang pada pihak Acasiana, dan terpaksa mendapat jawaban yang memberatkan hati, bahwa tinta itu tidak waterproof di media HVS. Setelah ralat informasi yang memberatkan hati ini, ia merasa tertipu oleh pihak Acasiana yang sebelumnya menyatakan bahwa tinta produk mereka pada Pixma IP1000 adalah tinta yang waterproof pada media HVS maupun photopaper. Ia sudah membayar lima kali lebih mahal dibandingkan dengan membeli tinta standar lainnya untuk CIK (semisal tinta merk Speed yang kugunakan pada printer sejenis yang sama), ia mengeluarkan dana setara untuk membeli sebuah tinta se-kualitas durabrite dari Epson, tapi dengan hasil yang tidak seindah harapannya.

Aku hanya bisa mengatakan, bahwa sepengetahuan-ku, Pixma IP1880 (1800-series) tidak memiliki kemampuan mencetak waterproof di media HVS, bahkan tidak ada tinta yang sanggup untuk itu. Jika ingin cetakan waterproof untuk koleksi buku, maka Epson Durabrite adalah pilihan yang baik. Sepertinya kini ia akan selesai berlangganan di Acasiana, sejak merasa tertipu itu, ah… padahal ini hanyalah kesalahpahaman, mungkin pegawai atau petugas Acasiana belum berpengalaman sehingga keliru memberikan informasi dan konfirmasi.

  Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
  • The Dream That Keeps Breathing
    What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
  • PFAS di Meja Makan: Apa yang Diungkap Tinjauan Lanskap WHO tentang “Bahan Kimia Abadi” yang Kita Telan
    WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.
  • Nasi di Piring, Racun yang Tak Terlihat: Apa Kata Evaluasi Terbaru WHO/FAO tentang Arsenik dalam Makanan
    Evaluasi terbaru oleh JECFA (2026) menunjukkan risiko arsenik dalam makanan tidak hanya terkait kanker, tetapi juga penyakit jantung pada dosis lebih rendah. Beras menjadi sumber utama paparan, termasuk di Indonesia, di mana data dari Sulawesi Utara menunjukkan melampaui ambang aman. Perlu ada langkah kehati-hatian dan pembaruan regulasi keamanan pangan.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca