Violin is remarkable and amazing musical instrument that human kind ever created. Everybody would easily fall in love with the beauty sound of a violin in the right hand. If there is a musical instrument I’d like able to play, I wish a violin in my hand.
But a friend told me, even in a class of music, only the students with highest rank would able to hold a violin. Meanwhile I’m blind in musical notation, and everything about playing a musical instrument. Well, I just look like a donkey which tried to cross over a mountain in a single jump.
Sometimes I just hold my old dusty violin, clean it up, and gazing for a moment. I really don’t have any idea where to start. I won’t take any class to learn how to play violin, just like I never take a class to learn how to build a website. It is a hobby, I never put my self in front of black or white board to hear some expert tutoring me.
I turn on my DVD player, and put some classical music instrumental audio CD. Listening any part of the melodies, try to capture any magical sound that bring about peace and harmony in my mind. For awhile the moment just make me feel in the very vast ocean, where the wind blows softly, and the sea current running gently takes me to the never land. I can see how the clouds change their form from one beauty to another beauty.
A couple hours later, I realize that I did fall asleep in my bad. And I have not grasp any more talent by listening the music. At lest I can smile to my self, and say yes, if I love this musical instrumentation so much, and so much that I dream to make myself able to play even a single bar of musical notes.
I remember that day, she smile at me and asking me to play one song for her. And the only thing I can do only offering a simple pizzicato without so much harmony. What a shameless moment. But yet, I still love to hold my violin, even I can’t play the simplest notes. It is a joy to love a harmony.
If someone asking me if I can play a violin, ah.., sorry, I am not a violist…, at least, not yet.
Diabetes melitus tipe 2 menyerang diam-diam—hanya satu dari 4-5 penyandang di Indonesia yang menyadari kondisinya. Artikel ini membahas patofisiologi resistansi insulin, kriteria diagnosis PERKENI, peran SGLT2 inhibitor dan GLP-1 receptor agonist dalam terapi terkini, serta kesenjangan akses pembiayaan JKN/BPJS terhadap golongan obat baru tersebut.
WHO mengeluarkan pembaruan pedoman malaria pada September 2026, mencakup empat perubahan penting: pencegahan malaria pada ibu hamil dengan HIV, batas penggunaan primakuin dosis tunggal, formulasi baru artemether-lumefantrine untuk bayi <5 kg, serta peninjauan jadwal vaksin. Pembaruan ini relevan untuk Indonesia, khususnya Papua sebagai daerah berisiko tinggi.
Vaksin RSV maternal (Abrysvo) terbukti menurunkan risiko penyakit saluran napas bawah berat pada bayi hingga 90% dalam 90 hari pertama bila diberikan pada minggu ke-28–36 kehamilan. WHO baru mengesahkan vial multidosisnya untuk memperluas akses global. Di Indonesia, vaksin ini sudah terdaftar BPOM namun belum masuk program nasional.
Panduan baru UNESCO-UNICEF-WHO (2026) menegaskan peran guru dalam kesehatan jiwa sekolah: mempromosikan kesejahteraan, menyadari tanda distres, dan menghubungkan murid ke dukungan — tanpa mendiagnosis atau memberi terapi. Dengan I-NAMHS mencatat 15,5 juta remaja Indonesia mengalami masalah kesehatan mental, panduan ini relevan bagi UKS, PPKSP, dan sistem sekolah Indonesia.
Diabetes melitus tipe 1 pada anak Indonesia meningkat tajam dalam dua dekade terakhir, namun tujuh dari sepuluh kasus baru terdiagnosis setelah jatuh ke ketoasidosis diabetikum. Artikel ini membahas patofisiologi, kriteria diagnosis, lima pilar pengelolaan, teknologi CGM, imunoterapi teplizumab, serta konteks jaminan BPJS Kesehatan bagi penyandang DMT1.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
18 tanggapan
astiti
biola ya….
aku dulu juga punya mimpi bisa jadi violist, tapi mamaku memutuskan supaya aku les piano. Aku jadi pianist keren? ga juga, kurang tekun.
Yang lain latihan 2 jam sehari, aku seminggu sekali sejam. hahaha!
ujian terakhirku dengan lagu “Last Sorrow” nilainya B. 😐
Untuk membuat benda mati menjadi indah adalah kemauan yang sangat kuat. Bukan cuma cerdas atau pintar. That’s what I learned…..
Wah ternyata Put, aku terharu mendengar kisahmu. Gimana kalau HUT ke-3 BBC besok ada acara resital piano Putri Astiti 🙂
.-= Cahya´s last blog ..Singing Your Heart’s Song =-.
tentang biola, aku jd inget anak2 yg main biola utk anak2 pengidap HIV. menarik sekali. sesama mereka berinteraksi lewat biola. keren..
.-= a!´s last blog ..Kado Terindah Dua Tahun BBC =-.
Tinggalkan Balasan