A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Violin is remarkable and amazing musical instrument that human kind ever created. Everybody would easily fall in love with the beauty sound of a violin in the right hand. If there is a musical instrument I’d like able to play, I wish a violin in my hand.

But a friend told me, even in a class of music, only the students with highest rank would able to hold a violin. Meanwhile I’m blind in musical notation, and everything about playing a musical instrument. Well, I just look like a donkey which tried to cross over a mountain in a single jump.

Sometimes I just hold my old dusty violin, clean it up, and gazing for a moment. I really don’t have any idea where to start. I won’t take any class to learn how to play violin, just like I never take a class to learn how to build a website. It is a hobby, I never put my self in front of black or white board to hear some expert tutoring me.

I turn on my DVD player, and put some classical music instrumental audio CD. Listening any part of the melodies, try to capture any magical sound that bring about peace and harmony in my mind. For awhile the moment just make me feel in the very vast ocean, where the wind blows softly, and the sea current running gently takes me to the never land. I can see how the clouds change their form from one beauty to another beauty.

A couple hours later, I realize that I did fall asleep in my bad. And I have not grasp any more talent by listening the music. At lest I can smile to my self, and say yes, if I love this musical instrumentation so much, and so much that I dream to make myself able to play even a single bar of musical notes.

I remember that day, she smile at me and asking me to play one song for her. And the only thing I can do only offering a simple pizzicato without so much harmony. What a shameless moment. But yet, I still love to hold my violin, even I can’t play the simplest notes. It is a joy to love a harmony.

If someone asking me if I can play a violin, ah.., sorry, I am not a violist…, at least, not yet.

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
  • The Dream That Keeps Breathing
    What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
  • PFAS di Meja Makan: Apa yang Diungkap Tinjauan Lanskap WHO tentang “Bahan Kimia Abadi” yang Kita Telan
    WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.
  • Nasi di Piring, Racun yang Tak Terlihat: Apa Kata Evaluasi Terbaru WHO/FAO tentang Arsenik dalam Makanan
    Evaluasi terbaru oleh JECFA (2026) menunjukkan risiko arsenik dalam makanan tidak hanya terkait kanker, tetapi juga penyakit jantung pada dosis lebih rendah. Beras menjadi sumber utama paparan, termasuk di Indonesia, di mana data dari Sulawesi Utara menunjukkan melampaui ambang aman. Perlu ada langkah kehati-hatian dan pembaruan regulasi keamanan pangan.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

18 tanggapan

  1. Avatar astiti
    astiti

    biola ya….
    aku dulu juga punya mimpi bisa jadi violist, tapi mamaku memutuskan supaya aku les piano. Aku jadi pianist keren? ga juga, kurang tekun.
    Yang lain latihan 2 jam sehari, aku seminggu sekali sejam. hahaha!
    ujian terakhirku dengan lagu “Last Sorrow” nilainya B. 😐

    Untuk membuat benda mati menjadi indah adalah kemauan yang sangat kuat. Bukan cuma cerdas atau pintar. That’s what I learned…..

    1. Avatar Cahya

      Wah ternyata Put, aku terharu mendengar kisahmu. Gimana kalau HUT ke-3 BBC besok ada acara resital piano Putri Astiti 🙂
      .-= Cahya´s last blog ..Singing Your Heart’s Song =-.

  2. Avatar haryoga
    haryoga

    wah… saya juga punya cita2 bisa main violin sepertinya suaranya itu bisa membuat pendengar dan pemainnya melayang2… betul gak begitu ya?
    salam

  3. Avatar tiny
    tiny

    huiiiii….

    kereeenn..
    jadi pengen denger nie..

    hehehehehehe

  4. Avatar dinda27
    dinda27

    Nice to met you again.
    I like the sound of this musical instrument tool.
    Unfortunately could not play 🙁

  5. Avatar kenanga
    kenanga

    tx kunjungannya yah..
    btw aku buka kamus dulu deh baru balik lagi..]
    hehehee

  6. Avatar pushandaka
    pushandaka

    I won’t forget that our national anthem was created by a violist.

  7. Avatar ian
    ian

    biola, kapan ya aku bisa maenin alat musik satu itu 😀
    .-= ian´s last blog ..Bisa saja tahun 2012 Bumi kiamat =-.

  8. Avatar a!
    a!

    tentang biola, aku jd inget anak2 yg main biola utk anak2 pengidap HIV. menarik sekali. sesama mereka berinteraksi lewat biola. keren..
    .-= a!´s last blog ..Kado Terindah Dua Tahun BBC =-.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca