A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Kemarin ibu membawa beberapa tangkai bunga yang (mungkin) dipetiknya dari dekat kali kecil di depan rumah. Warnanya merah unik, sehingga saya hampir mengiranya berasa dari keluarga bunga lili air (lotus), tapi kalau saya lihat tangkainya, rasanya sih bukan.

Beberapa tangkai diletakkannya di beberapa vas bunga di dalam rumah. Bentuknya sangat menarik, hanya sayang saya tidak tahu namanya. Mungkin ada yang bisa memberi tahu saya apa namanya (melirik para ahli taksonomi).

Lihatlah gambar bunga itu di atas, cantik bukan? Untuk menghias vas bunga di rumah sangatlah bagus dipandang, aromanya juga harum.

Tadi pagi saya cukup kaget melihat sambal yang tidak biasa, seharusnya saya tahu jika hanya ada sereh, bawang (merah & putih), cabai, dan beberapa rempah yang dibuat tanpa dimasak, artinya bahan mentah. Tapi saya melihat adanya dominasi irisan berwarna kemerahan yang tidak biasa.

Hmm…, rupanya berasal dari bunga tadi, menambah aroma dan rasa unik ke dalam menu pagi. Dengan nasi beras merah, sayuran yang dipetik dari halaman rumah, serta irisan daging ayam goreng…, nyam…, nyam…, membuat saya tergoda untuk masuk dapur lagi.

Apakah bulan Desember akan menjadi bulan latihan memasak?

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Rumah Baru, Wajah Baru
    Legawa.com baru saja melakukan pembaruan identitas visual dengan logo baru yang sederhana, menggambarkan matahari di atas awan. Simbol ini merepresentasikan perjalanan penulis dan esai yang dihasilkan. Desain yang bersih dan konsisten diharapkan dapat menjadikan blog ini lebih tenang dan jujur, tanpa elemen yang bersaing.
  • Nutri‑Level: Ketika Segelas Boba Mulai Punya “Rapor” Kesehatan
    Kementerian Kesehatan Indonesia menerbitkan KMK Nomor HK.01.07/MENKES/301/2026 untuk mengatur label gizi pada minuman siap saji, dikenal sebagai Nutri-Level. Sistem ini bertujuan mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih, yang dapat menyebabkan penyakit tidak menular. Kebijakan ini diharapkan meningkatkan kesadaran konsumen dan mendorong reformulasi produk.
  • Ketika Angka Kasus HIV Tidak Menceritakan Seluruh Kisah: Menata Ulang Surveilans di Era Penyakit Lanjut
    Panduan konsolidasi WHO 2026 memperbarui definisi kasus HIV dan menambahkan indikator pemantauan penyakit HIV lanjut. Ini penting bagi Indonesia, yang memiliki 564.000 ODHIV, untuk mengevaluasi kesiapan SIHA 2.1 dalam mendukung pencapaian target eliminasi HIV pada tahun 2030, dengan data diharapkan lebih akurat dan terintegrasi.
  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

15 tanggapan

  1. Avatar monda

    ternyata kecombrang atau kincung itu banyak yang suka ya

    1. Avatar Cahya

      Wajar-lah Mbak, sudah pas di lidah lokal dengan pengelohan yang tepat :).

  2. Avatar Mey Bengkulen

    hehe..mrtuanya wis g'kliatan kali mas..lah merem melek keenakan gt kok. 2 rb? br tau kl di kota smahal itu. bs jd side job tuh mas, nanam sdiri, metik sdiri, jual sdiri…untung gde mesti hihi. tp jgnlah mas g cucok deh, masa ada pak dokter spesialis combrang? xixixi..sst..bcanda loh ya.

    1. Avatar Cahya

      Mey,
      Wah…, bisa dipecat sama mertua kalau begitu :lol:. Memang sekarang serba mahal, makanya kalau punya kebun sendiri bisa enak :).

  3. Avatar Mey Bengkulen

    di tanah klahiranku disebut bunga unji mas. bs disambel keprek dg dibakar dulu trs dikeprek2 di atas ulekan bsama sambel ma terasinya, rasane aseli top markotop. ato dioseng2 lombok ijo campur kikil plus pare wuiih..mertua lewat g'bakal digubris deh hihihi

    1. Avatar Cahya

      Mey,
      Namanya kalau dalam bahasa Indonesia memang Kecombrang deh, di tempat saya namanya bunga bongkot. Ha ha…, mbok mertuanya ditawari, kan biasanya ndak setiap hari ada. Kalau di kota sudah susah mencari, di pasaran tempat saya saja satu tangkai bunga bisa seharga dua ribu rupiah, dan itupun tidak selalu ada, kecuali metik sendiri memang :).

  4. Avatar TuSuda
    TuSuda

    kayaknya mirip dengan sambal bongkot, khas tradisional, memang uueenaak mak nyus… 😀

  5. Avatar aldy

    Buset, aku jadi ngiler.

    1. Avatar Cahya

      Pak Aldy,
      Ha ha…, awas Pak, liurnya mengalir ke mana-mana nanti bikin banjir kiriman di sana :lol:.

  6. Avatar yustha tt

    di daerah barat (Banyumasan) biasanya dicampur dengan pecell mas. Rasanya….mmm…..seger….. 😀

    1. Avatar Cahya

      Yustha tt,
      Wah…, saya saya juga pakai pecel untuk sayurnya, dan sambal dengan combrang-nya untuk lauk. Jadi kalau dicampur, jadi maknyus deh :D.

  7. Avatar ganda
    ganda

    Di tempat saya, bunga itu dicampur dengan sayur daun singkong/ubi plus udang rebi dengan lauk ikan teri sambal. Beuuuhhhh.. Rasanya selangit!!!

    1. Avatar Cahya

      Mas Ganda,
      Ya, rasanya kalau ditambah ikan teri akan menambah kegurihannya dan memberi cita rasa menu masakan laut. Setuju…, selangit deh… :D.

  8. Avatar yustha tt

    itu 'combrang' bukan ya?

    sama dgn ini kah?
    http://blog-punya-tt.blogspot.com/2009/02/combran

    1. Avatar Cahya

      Yustha tt,
      Ya, sepertinya sama, he he…, maklum lama ndak masuk dapur (seperti merasa pernah saja) :D.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca