A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Anda mungkin penggemar permainan-permainan kecil hanya sekadar untuk meloncatkan kecepatan insting Anda, dan tentu saja logika. Dulu kita sudah membahas sebuah permainan mengasah otak bernama GBrainy, kini ada sedikit permainan yang tidak seberat itu, tapi cukup menyenangkan, terutama untuk anak-anak.

Permainan ini bernama Brain Party, pada awalnya dikembangkan sebagai aplikasi untuk iPhone, tapi sekarang dibuat sebagai versi open source. Dan tentunya masih ada dalam versi iPhone dengan lebih banyak permainan, dan tentunya tidak gratis seperti di Linux.

Tampilan jendela Brain Party di Linux

Brain Party is a fun, free puzzle game for all the family that’s made up of 36 minigames designed to push your brain to its limits by testing memory, logic, mathematics, reaction time and more! Brain Party is split into two modes: test mode gives you five minigames in a row and adds up your brain weight to see how smart you are, and practise mode lets you play your favourite minigames as often as you want. If you do well enough, there are six extra minigames that can be unlocked as well as a new game mode designed to keep you playing and enjoying your favourite games even longer.

Brain Party is licensed under the GPLv3 and is compatible with Linux and Mac OS X – it’s free to download, share and enjoy. To get started, download the source code from the link below, then extract the tarball and run “make”. Have fun!

Demikian menurut pembuatnya, permainan Brain Party ini bisa diunduh di LaunhPad.Net. Kemudian untuk

Bagi pengguna openSUSE 11.3 bisa menambahkan repository game di bagian “Configured Software Repositories”, tambahkan alamat repo berikut:

http://download.opensuse.org/repositories/games/openSUSE_11.3/

Lalu temukan lewat “Install/Remove Software” permainan ini dan tinggal dipasang.

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Ketika Angka Kasus HIV Tidak Menceritakan Seluruh Kisah: Menata Ulang Surveilans di Era Penyakit Lanjut
    Panduan konsolidasi WHO 2026 memperbarui definisi kasus HIV dan menambahkan indikator pemantauan penyakit HIV lanjut. Ini penting bagi Indonesia, yang memiliki 564.000 ODHIV, untuk mengevaluasi kesiapan SIHA 2.1 dalam mendukung pencapaian target eliminasi HIV pada tahun 2030, dengan data diharapkan lebih akurat dan terintegrasi.
  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
  • The Dream That Keeps Breathing
    What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
  • PFAS di Meja Makan: Apa yang Diungkap Tinjauan Lanskap WHO tentang “Bahan Kimia Abadi” yang Kita Telan
    WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

2 tanggapan

  1. Avatar Darin

    Waw, tak adakah versi windowsnya?

    Sepertinya anak saya bakal suka nih 🙂

    1. Avatar Cahya

      Mas Darin,

      Seingat saya, tidak ada saya lihat versi untuk Win32, jadinya mungkin tidak bisa digunakan pada Windows. Tapi kalau di dalam Windows-nya dipasang Linux, yah bisa jadi sih :).

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca