A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Dalam rangka menyambut 17 tahun KISARA, maka diadakan lomba foto bertema “Pacaran Sehat”. Tujuannya sebagaimana ditulis oleh Elfira:

Untuk mendorong remaja agar berperilaku sehat dalam berpacaran, dengan tetap menjaga kesehatan reproduksinya. Kegiatan ini juga ingin mendorong para remaja agar lebih bertanggungjawab dengan pilihan yang mereka miliki.

Adapun ketentuan lombanya adalah sebagai berikut:

  1. Terbuka untuk remaja/warga usia 10-24 tahun;
  2. Biaya pendaftaran Rp 25.000,00 (penyertaan lebih dari 1 foto dikenakan biaya tambahan Rp 5.000,00 per foto);
  3. Foto yang dikirimkan adalah foto “unik” bertema “Pacaran Sehat”;
  4. Foto dikirim dalam bentuk foto cetak ukuran 4R serta salinan lunak dalam media cakram kompak (CD), atau dikirimkan via surel ke alamat: lombafoto_hutkisara[at]yahoo[dot]co[dot]id;
  5. Foto dapat diambil dengan menggunakan kamera analog maupun digital;
  6. Foto bukan merupakan hasil manipulasi komputer (digital imaging), namun pengayaan sederhana (simple retouch) masih diizinkan;
  7. Foto adalah hasil karya pribadi & belum pernah dipublikasikan sebelumnya.

Jangan lupa mencantumkan identitas lengkap, judul foto, lokasi & tanggal pengambilan foto terlampir. Foto paling lambat diterima panitia lomba per 12 Februari 2011, dan dikirimkan ke:

Panitia HUT KISARA PKBI Bali
Gedung PKBI Lt. 3
Jln. Gatot Subroto IV no 6
Denpasar – Bali

Untuk informasi lebih lanjut tentang lomba ini, silakan menghubungi panitia atau lihat halaman lomba yang dititipkan pada media informasi digital Bale Bengong .NET di tulisan “Lomba Foto Pacaran Sehat”.

Artikel Baru Terbit

  • Ketika Diabetes Mengancam Penglihatan: Mengenal Retinopati Diabetik
    Retinopati diabetik adalah komplikasi mikrovaskular diabetes yang dapat merusak penglihatan tanpa gejala awal. Prevalensinya di Indonesia berkisar 10–32%, dengan satu dari empat pasien berisiko mengalami kondisi mengancam penglihatan. Skrining fundus rutin, kontrol glikemik ketat, serta terapi laser atau anti-VEGF menjadi kunci mencegah kebutaan akibat diabetes.
  • Ketika Diabetes Menjadi Kegawatdaruratan: Mengenal Ketoasidosis Diabetik
    Ketoasidosis diabetik adalah kegawatdaruratan metabolik diabetes melitus berupa trias hiperglikemia, ketonemia, dan asidosis, dipicu terutama oleh infeksi atau penghentian insulin. Tata laksana berpusat pada terapi cairan, insulin intravena kontinu, dan koreksi kalium, dengan pemantauan ketat untuk mencegah hipoglikemia, hipokalemia, dan komplikasi mengancam nyawa lainnya.
  • Bukan Sekadar Pikun: Menyimak Pedoman Nasional Tata Laksana Demensia 2026
    Pedoman Nasional Pelayanan Klinis (PNPK) Tata Laksana Demensia 2026 memberikan panduan untuk penanganan demensia di Indonesia. Dengan jumlah penderita yang diproyeksi meningkat, pedoman ini mencakup diagnosis, penanganan, dan strategi pencegahan. Kaya akan rekomendasi medis, hal ini penting untuk memastikan perawatan yang efektif bagi pasien demensia.
  • Satu Kali Kejang, Lalu Apa? Membaca Pedoman Nasional Tata Laksana Epilepsi Dewasa 2026
    Kejang pertama pada orang dewasa tidak otomatis berarti epilepsi, tetapi tidak boleh diabaikan. Artikel ini merangkum Pedoman Nasional Pelayanan Klinis epilepsi dewasa 2026: cara membedakan kejang dari pingsan, pertolongan pertama yang benar, peran pemeriksaan penunjang, prinsip terapi, hingga tantangan stigma dan akses obat di Indonesia. Untuk awam dan tenaga kesehatan.
  • Sang Peniru Ulung yang Bisa Diobati: Membaca Pedoman Nasional Tata Laksana Sifilis
    Indonesia kini memiliki Pedoman Nasional Pelayanan Klinis Tata Laksana Sifilis (KMK 291/2026). Artikel ini merangkum stadium penyakit, alur tes serologi, terapi penisilin, tindak lanjut, penanganan pasangan, serta perlindungan ibu hamil dan bayi, disertai catatan kritis agar fasilitas kesehatan, dari Puskesmas hingga rumah sakit rujukan, siap menerapkannya dengan aman dan konsisten.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

14 tanggapan

  1. Avatar Nandini Ansa
    Nandini Ansa

    gimana mau lomba foto pacaran sehat kalo kami dua2nya lagi sakitt.. hahahaaa…

    1. Avatar Cahya

      Nandini,
      Ayo cepat baikan, kalau salah satu sembuh, nanti yang lain bakal ikut sembuh, kalian kan sehati :).

  2. Avatar Ganda
    Ganda

    Cahya,
    Boleh. Nanti saya tanyakan Bli.

  3. Avatar Ganda
    Ganda

    Eh, ini apa harus yang berada di Bali?

    1. Avatar Cahya

      He he…, kalau itu saya kurang tahu 😀 – coba dihubungi CP-nya:

      Devi : 085 7373 89909
      Cintya : 085 792 011 207

  4. Avatar Ganda
    Ganda

    Bli Cahya,
    Lebay deh. Hahahahahahaha…

  5. Avatar Ganda
    Ganda

    Karena usia saya masih kurang dari usia maximum, kayaknya layak di coba nih. Huehehehehehe… Sekalian nyoba2 kompetisi di luar bidang IT.

    1. Avatar Cahya

      He he, kalau ninja PHP bikin foto pacaran gimana ya, apa dengan duel maut di atas air terjun?

  6. Avatar
    Anonim

    Aduh… saya gak punya pacar… gimana ya ?

    1. Avatar Cahya

      Mbak Suzan,
      Ndak apa-apa, kan ndak harus foto sendiri (rasanya, bukan panitia sih).

  7. Avatar Nandini Ansa
    Nandini Ansa

    aah.. masih dua bulan sebelum saya 24 tahun.. ah, tapi tetap saja pacaran sehat bagi saya adalah pacaran setelah menikah.. 😀

    1. Avatar Cahya

      Nandini,
      Kan bisa ngambil foto di mana gitu, he he…, cari korban :). #ndaketis.

  8. Avatar Sugeng
    Sugeng

    Aku mendukung dengan gaya pacaran sehat ini, semoga banyak anak muda yang ikut serta dalam kegiatan ini. Tapi bukan sekedar iklutan lomba namun ikut dalam gaya berpacaran sehat ini 😆

    1. Avatar Cahya

      Pak Sugeng,
      Sayang, saya bukan remaja lagi, dan memang single :D.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca