Sebagaimana yang saya kisahkan sebelumnya dalam “Membuat Koneksi Huawei E220 Jadi Stabil”, meski berhasil melakukan stabilisasi yang lebih lama, namun selang beberapa puluh menit, koneksi akan terputus sebab modem ter-unplug dengan sendirinya. Jika untuk berselancar di dunia maya sih saya rasa ini sangat mencukupi, tapi jika untuk mengunduh berkas dalam porsi besar dan perlu waktu lama, mungkin akan memberikan beberapa masalah.
Saya sempat berpikir untuk melepas modem ini, namun selalu saya urungkan meski kisaran harga bekas pakainya di pasaran masih berkisar $ 30 – $ 50 di pasaran, yang menjadikannya setara dengan harga modem 3G keluaran baru, apalagi karena modem lawas ini masih bisa sampai koneksi 3,5G.
Seperti barang yang melegenda, saya belum ingin melepasnya. Ya, mungkin karena dia modem 3G yang menggemaskan. Tidak ada lagi modem yang bentuknya serupa dengan si “chubby” yang satu ini. Dan konektivitasnya juga masih sangat dapat dihandalkan.
Masalahnya hanya pada keisengannya yang kadang unplug sendiri. Dari penelusuran saya di forum Huawei ini, penyebabnya adalah masalah pada kabel konektivitas (USB) yang digunakan, tampaknya jika ada aliran listrik yang tidak stabil dari mesin/komputer, menyebabkan sejenis “reset” pada kondisi modem. Jika Anda tidak tahan dengan hal ini, silakan coba cara saya sebelumnya, atau membuatkan tambalan perbaikan elektrik ala yang disarankan di forum tersebut.
Koneksi menggunakan IM2 memang hanya untuk mereka yang penyabar. Tapi meski di jalur sibuk dan padat akses seperti Jalan Kaliurang, modem ini masih dapat bersaing untuk mendapatkan jaringan sehingga tidak mengganggu kenyamanan berselancar.
Nah, memang tidak terlalu cepat sih, tapi lumayan-lah. Kalau sekadar membuka halaman jurnal, artikel dan blog, serta jejaring sosial, atau menggunggah foto ke flickr dan berbalas surel.
Wabah cyclosporiasis melanda ratusan warga Amerika Serikat pada musim panas 2026, disebabkan parasit mikroskopis Cyclospora cayetanensis yang mencemari sayur dan buah segar. Artikel ini mengulas biologi parasit, gejala diare “meledak-ledak”, tantangan diagnosis laboratorium, terapi TMP-SMX, hingga relevansinya bagi keamanan pangan dan kewaspadaan klinis di Indonesia.
Studi kohort Finlandia menemukan bahwa peminum kopi rutin memiliki lemak viseral lebih rendah dan massa otot lebih tinggi meskipun indeks massa tubuh serupa dibanding peminum kopi jarang. Pada pria, konsumsi kopi juga terkait dengan profil testosteron dan SHBG yang lebih baik, namun studi ini bersifat observasional dan tidak membuktikan hubungan sebab-akibat.
Faktor pria berkontribusi pada sekitar separuh kasus infertilitas pasangan, namun sering luput dari pemeriksaan awal. Artikel ini mengulas standar analisis sperma terbaru WHO edisi keenam serta bukti terkini mengenai pengaruh rokok, alkohol, berat badan, paparan panas, dan konsumsi gula terhadap kualitas dan integritas DNA sperma.
Muntah hebat yang datang berulang lalu hilang seolah tak pernah terjadi—inilah wajah cyclic vomiting syndrome, gangguan interaksi otak-usus yang sering disalahpahami sebagai gastroenteritis biasa. Artikel ini mengulas patofisiologi, kriteria diagnosis Rome IV, pembaruan pedoman NASPGHAN 2025, serta tata laksana berbasis bukti terkini bagi klinisi di layanan primer maupun rujukan.
Besok, 27 Agustus 2026, Jakarta akan menggadakan unjuk rasa besar oleh berbagai aliansi. Tuntutan termasuk pengesahan RUU Perampasan Aset dan hukuman mati bagi koruptor. Polda Metro Jaya telah menyiapkan pengamanan. Aksi ini dapat mempengaruhi IHSG dan rupiah, dengan proyeksi pergerakan cenderung sideways dalam beberapa hari ke depan.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Andhy, yah itu dia, kadang untung kadang buntung, masalah kalau sudah mau terhubung ke Internet tapi kemudian putus, biasanya tidak ada garansi untuk itu bagi para pembelinya :).
Memang klo dari segi design lebih simple Mini yah … tapi bener besar itu menggambarkan kekokohan. saya liat di toko komputer teman saya ada model yang gede persis kayak gitu
jangan panggil mas donk … hehehe saya masih muda lho …
Mas Imam, kalau dibandingkan modem-modem saat ini, ukurannya sudah lebih mini semua. Memang tidak nyaman sih kalau modem-nya besar, tapi malah terkesan lebih kokoh :D.
MAs Hendro, saya rasa juga bisa demikian. Tapi kalau sudah bisa tahan lebih dari sejam saja kan sebenarnya sudah lumayan buat Internetan dalam sehari :). Jadi saya tidak terlalu masalah dengan penyakitnya itu.
pake siera lupa seri berapa tapi yang keluaran lama,lumayan kenceng mas pake telkom flash,dibandingin dengan modem huawei kalah jauh tuh huawei..salam kenal ya,seneng bisa mampir ke blog ini.
Saya sih utamanya pakai MOBI CDMA karena lebih kenceng daripada IM2 dan lebih stabil, tapi ada beberapa hal yang saya perlu IM2 karena sifat jaringan GSM/HSDPA-nya :). Ha ha…, saya cuma pernah dengar saja tentang wajanbolic tapi ndak pernah kepikiran sampai memanfaatnya.
Tinggalkan Balasan