Keberadaan fonta pada Linux bisa sangat banyak, tergantung sumber yang kita gunakan. Pada openSUSE misalnya, saya menambahkan respositori M17N:fonts sebagai salah satu sumber fonta. Repositori ini berisi sejumlah karya pendesain kreatif yang menyumbangkan fonta-nya ke dalam OFL (lisensi fonta terbuka), dan berisi lebih dari 100 fonta gratis.
Yang termasuk di antaranya adalah Exo Typeface Family yang terkenal sebagai fonta geometris kontemporer. Ada juga Linux Libertine yang sudah sangat dikenal di mana-mana. Atau secuil dari Google Webfonts yang banyak dimanfaatkan oleh para naradesain web. Dengan koleksi ini, Anda bisa menghasilkan teks yang memenuhi unsur keterbacaan dan dibuat menarik sesuai selera Anda, baik untuk dokumen yang dicetak maupun yang diunggah ke web.
Jangan kaget jika mungkin nama fonta akan berubah dari yang pernah Anda kenal. Karena saat ini openSUSE menggunakan konvensi terbaru untuk penamaan paket fonta yang ada. Jika Anda ingin menyumbangkan fonta Anda, ada baiknya membaca terlebih dahulu tentang pemaketan fonta openSUSE.
M17N akan menjadi repositori untuk fonta yang ada saat ini ataupun yang akan ada di masa mendatang. Anda bisa menambahkannya ke dalam repositori yang digunakan. Bagi yang menggunakan openSUSE 12.1 Asparagus, dapat menambahkan repositori berikut melalui terminal:
zypper ar http://download.opensuse.org/repositories/M17N:/fonts/openSUSE_12.1/ M17N:fonts.repo
Sedangkan pengguna seri lain bisa menyesuaikan, silakan menggunakan tautan M17N pada paragraf awal. Atau Anda bisa menambahkannya secara manual dari antarmuka pengelolaan repositori pada YaST.
Selamat mencobanya. Dan jangan lupa, setelah memasang repositori, Anda baru bisa memasang fonta yang Anda inginkan melalui install/remove software.
Does misfortune carry hidden purpose, or only the meaning we build afterward? A potter’s cracked jar opens a meditation across the Gita, Tao Te Ching, Stoic philosophy, Rumi, Confucius, and Javanese Serat Kalatidha — arguing that reason is rarely given, but can always be made, patiently, by willing hands.
Insiden salah pemberian obat tetes telinga ke mata pada anak di Puskesmas Ngawi menunjukkan pentingnya verifikasi berlapis dan pemisahan sediaan yang serupa. BPOM menyatakan standar pengelolaan obat sudah terpenuhi, namun kejadian ini menekankan perlunya investigasi sistemik untuk meningkatkan keselamatan pasien di fasilitas kesehatan.
Artikel membahas tantangan resistensi antibiotik di ICU, menyarankan pendekatan Prospective Audit and Feedback (PAF) untuk penggunaan antibiotik yang bijaksana. PAF melibatkan kolaborasi antara tim penatagunaan dan dokter untuk meninjau terapi antibiotik secara berkala, mendukung evaluasi yang cepat, dan meningkatkan keselamatan pasien sambil mencegah resistensi bakteri.
Legawa.com baru saja melakukan pembaruan identitas visual dengan logo baru yang sederhana, menggambarkan matahari di atas awan. Simbol ini merepresentasikan perjalanan penulis dan esai yang dihasilkan. Desain yang bersih dan konsisten diharapkan dapat menjadikan blog ini lebih tenang dan jujur, tanpa elemen yang bersaing.
Kementerian Kesehatan Indonesia menerbitkan KMK Nomor HK.01.07/MENKES/301/2026 untuk mengatur label gizi pada minuman siap saji, dikenal sebagai Nutri-Level. Sistem ini bertujuan mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih, yang dapat menyebabkan penyakit tidak menular. Kebijakan ini diharapkan meningkatkan kesadaran konsumen dan mendorong reformulasi produk.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
2 tanggapan
Applausr
ini cuma untuk opensuse saja ya… apakah buat mac bisa?
Sementara untuk openSuSE saja, karena repositorinya dibuat untuk openSUSE. Tapi kalau OBS semestinya juga bisa digunakan pada distro Linux lain. Sedangkan OFL seharusnya juga bisa digunakan pada Mac OS dan Windows, tapi teknis mendapatkannya saya kurang tahu.
Tinggalkan Balasan