A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

@SICilkomunud (SIC MIPA UNUD) mengadakan seminar tentang Linux Ubuntu yang saya ikuti tadi pagi . Materinya sedikit mengenai pengenalan Linux/FOSS dan sistem jaringan. Saya ikut karena tidak ada kegiatan lain di rumah, sekalian menyegarkan kembali suasana hati, siapa tahu bisa punya semangat lagi untuk mengerjakan sebagian besar terjemahan dokumentasi openSUSE yang belum selesai.

Saya senang melihat antusias adik-adik muda (karena saya sendiri sudah tua) untuk mengampanyekan FOSS. Dan ternyata cukup banyak yang tertarik untuk mengikuti acara ini, apalagi mengingat – sepertinya – promosi pengadaan acara ini tidak begitu banyak dilakukan. Meski tentunya kebanyakan dari pelajar yang berbasis pada IT.

Acaranya cukup nyaman, apalagi diadakan di gedung yang lingkungan sekitarnya sedang menerapkan “car free day” di hari Minggu, jadi cukup menyenangkan dan tenang.

Pembicaranya dari kalangan mahasiswa, membuat nyaman diskusi yang berjalan – meski dengan tentunya ada satu atau dua keterbatasan yang muncul. Pembicara terakhir Oka Gartria juga menyajikan materi tentang jaringan dengan menarik.

Jika pun ada satu dua masukan saya untuk pihak penyelenggara, mungkin agar lebih antusias lagi mempromosikan seminar-seminar semacam ini, apalagi jika memang akan diselenggarakan setiap tahunnya. Meskipun rencana cakupannya hanya lokal, jangan ragu untuk melakukan promosi hingga ke tingkat nasional, bahkan internasional, apalagi promosi lewat media dan jejaring sosial kini tidaklah mahal. Jangan sungkan meminta bantuan komunitas pengguna Linux untuk promosi kegiatan jauh-jauh hari sebelumnya, mereka bisa dengan cepat mengabarkan adanya kegiatan seperti ini secara cepat di dunia maya.

Para peserta yang antusias juga memberikan kesan tersendiri. Saya sempat mengobrol dengan beberapa anak didik Putu Shinoda, salah satu aktivisi linux yang sering muncul di forum IGOS Nusantara, mereka tampak senang sekali membicarakan Linux meskipun bidang yang mereka dalami tampaknya berbeda satu sama lainnya. Ha ha.., sayangnya saya tidak nyambung, karena saya bukan orang komputer.

Namun di tangan anak-anak muda (seperti) inilah masa depan bangsa bisa dipercayakan untuk lepas dari ketergantungan perangkat lunak proprietary dan menciptakan aplikasi-aplikasi serta sistem yang dapat bersaing di kancah global serta memberi nilai guna bagi masyarakat luas di negeri ini.

Berbincang tentang seminar, ada sosialisasi IGOS Nusantara di Jogja pada pertengahan bulan ini. Jika Anda kebetulan ada di Jogja, mungkin akan tertarik untuk mengikutinya.

Artikel Baru Terbit

  • Paliatif Bukan Tanda Menyerah: Kapan Sebaiknya Tenaga Kesehatan Mulai Menawarkannya?
    Perawatan paliatif sering disalahpahami sebagai layanan menjelang ajal. Padahal pedoman ASCO 2024, WHO, dan Kepmenkes 2180/2023 menekankan identifikasi dini sejak diagnosis penyakit serius. Artikel ini membahas kapan paliatif sebaiknya ditawarkan kepada pasien dan keluarga, alat penapisan seperti SPICT dan Pertanyaan Kejutan, serta penerapannya di layanan kesehatan Indonesia.
  • Ketika Wajah Bayi Menyimpan Rahasia di Kromosom 22
    Sindrom DiGeorge (22q11.2 deletion syndrome) adalah kelainan delesi mikro kromosom tersering pada manusia, memengaruhi jantung, imunitas, kalsium darah, dan perkembangan. Diagnosis sering terlambat karena gejala menyerupai kondisi lain. Di Indonesia, skrining jantung bawaan kritis berpotensi menangkap sebagian kasus, namun konfirmasi genetik masih terbatas aksesnya.
  • Flu Burung Tak Lagi Sekadar Urusan Kandang: Membaca Kerangka Global Empat Lembaga Dunia dan Maknanya bagi Indonesia
    FAO, WHO, WOAH, dan CMS meluncurkan kerangka global untuk mempercepat pengendalian flu burung melalui pendekatan One Health. Artikel ini mengulas mengapa H5N1 klad 2.3.4.4b kian mengkhawatirkan, bagaimana pengalaman Indonesia dengan 200 kasus manusia, dan langkah praktis bagi Puskesmas serta masyarakat untuk mencegah limpahan virus dari kandang ke manusia.
  • Pil KB Tanpa Jeda, Implan Lima Tahun, dan Mifepriston: Membaca Pedoman Baru WHO tentang Perluasan Pilihan Kontrasepsi
    WHO merilis pedoman baru tentang perluasan pilihan kontrasepsi. Mifepriston kini direkomendasikan sebagai kontrasepsi darurat, pil KB kombinasi dapat diminum tanpa jeda hingga setahun, dan implan etonogestrel dapat dipakai lima tahun. Sebaliknya, ormeloksifen dan pil kuinestrol belum layak masuk program. Apa artinya bagi layanan KB dan jutaan akseptor di Indonesia kini?
  • Dari “Tahu” ke “Mau”: Kursus Ilmu Perilaku WHO dan Pelajaran bagi Kesehatan Masyarakat Indonesia
    WHO meluncurkan kursus daring mandiri tentang ilmu perilaku bagi praktisi kesehatan masyarakat. Artikel ini mengulas isi kursus, kerangka DDDIE, data perilaku berisiko dari SKI 2023, contoh kasus antibiotik tanpa resep, serta batas bukti nudge, agar program kesehatan di Indonesia tidak berhenti pada penyuluhan, tetapi mengubah perilaku masyarakat sehari-hari secara nyata.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

5 tanggapan

  1. Avatar Applausr
    Applausr

    asyik nih ada seminar seminar seperti ini… saya juga suka banget bisa hadir di seminar seminar seperti ini menambah wawasan…

  2. Avatar ladeva
    ladeva

    “Saya ikut karena tidak ada kegiatan lain di rumah, sekalian menyegarkan kembali suasana hati” — bisa aja Cahya, bilang aja cari jodohhhhh bhahahhaha…

    1. Avatar Cahya

      Hus, kamu jangan buka kartu Dev, belum juga kampanye, ini masih lagi pencirian ?(^?^)?.

      1. Avatar ladeva
        ladeva

        Dasar! doyan juga ama daun muda! *cabut uban dulu ya nanti kalau kenalan sama mereka* hehehe…

      2. Avatar Cahya

        Namanya juga cari penyegaran ?(^?^)?

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca